NASEHAT TUKANG PIJAT

Ketika saya suatu saat sangat capek dan minta tolong kepada seorang tukang pijat untuk sekedar menghilangkan rasa capek dan mendapatkan kebugaran tubuh, saya justru mendapatkan sesuatu yang lebih dari hanya sekedar hilangnya rasa capek, tetapi  justru mendapatkan sesuatu yang menurut saya sangat berharga.  Memang walaupun sebuah nasehat dari seorang tukang pijat, tetapi menurut saya  nasehat tersebut sangat bijak dan  bermanfaat bagi diri saya khususnya dan  juga bagi semua orang yang mau mendengarkan nasehat tersebut.  Untuk itulah saya memerlukan untuk memberitahukan nesehat tersebut kepada semua orang untuk sekedar menjadi pengetahuan yang saya yakin akan dapat memberikan manfaat.

          Seperti biasanya ketika badan sangat lemah dan kecapean, saya meminta tolong kepada seseorang yang bisa memijat untuk sekedar menghilangkan kecapean.  Nah pada saat tertentu saya pernah pijat pada seorang tukang pijat atas saran seorang kawan, dan benar juga ia memang ahli pijat dan bahkan sedikit mengetahui tentang syarat dan system kerjanya, sehingga sambil memijat, dia banyak bercerita tentang banyak orang dengan berbagai sikap dan perilakunya, termasuk berbagai penyakit yang  suka menghinggapi badan seseoran.

          Cerita panjang sambil memijat saya tersebut, terkadang juga diselingi dengan rasa humor yang cukup membuat saya tersenyum, sehingga pijatan yang sebenarnya cukup sakit untuk ukuran saya, menjadi seperti tidak terasa, walaupun stelah selesai, ada  beberapa bagian tubuh saya yang menjadi njarem bekas dipijat.  Tetapi yang menjadi sangat berarti bagi saya ialah ketika dia memberikan nasehat tentang bagaimana menjaga kesehatan diri, sehingga kita dapat hidup secara sehat dan tidak mudah diganggu oleh segala macam penyakit.

          Walaupun saya sangat yakin bahwa segala macam penyakit itu datangnya dari Tuhan, namun saya juga yakin bahwa penyakit tersebut sesungguhnya dapat kita cegah dan hindari dengan berbagai cara yang masuk akal, seperti bagaimana  menjadi  dan memenej makan, olah raga secara teratur dan melakukan kegiatan yang dapat memberikan fek sehat bagi tubuh kita, seperti latihan pernafasan dan lainnya.

          Nasehat yang diberikan secara sambil lalu tersebut sangat banyak, namun ada beberapa yang menurut saya cukup berarti bagi saya, antara lain bagaimana melakukan latihan pernafasan yang rutin yang menurut  tukang pijat tersebut akan dapat menangkal berbagai macm penyakit, seperti flu, batuk dan lainnya. Latihan pernafasan tersebut memang cukup sulit. Itu dapat saya bayangkan melau ceritanya, dan juga memerlukan ketekunan, tetapi masih menurut dia, bahwa kalau sudah menjadi kebiasaan, maka tidak akan terasa berat dan bahkan secara otomatis badan  akan menjadi sangat kuat dan seakan kebal dari berbagai penyakit.

          Saya dahulu memang pernah mengenal latihan pernafasan yang sederhana, dan bahkan mirip dengan posisi yoga, tetapi latihan pernafasan yang dicertitakan oleh tukang pijat tersebut memang agak sedikit berbeda dan dilakukan dalam beberapa posisi dan menurut akal pikiran saya, apa yang disebutkannya cukup masuk diakal dan saya cukup menjadi percaya  atas nesehatnya tersebut.  Cuma masalahnya ialah untuk saat ini saya belum mungkin untuk melakukannya, mengingat banyak hal yang harus saya lakukan, yang sangat tidak memungkinkan untuk melaksanakan nasehat tersebut.

          Ketika saya iseng menjawab dan menceritakan tentang adanya latihan pernafasan yang tidak sama dengan yang dia certakan, dia juga bisa memahami dan menyarankan kepada saya untuk melakukan latihan pernafasan sesuai yang saya sukai asalkan dilakukan secara rutin.  Karena menurut dia, bahwa latihan pernafasan tersebut sangat dibutuhkan, disebabkan banyaknya persoalan nyang saat ini dapat mengganggu pernafasan kita.  Dia bahkan mencontohkan pernafasan yang sangat baik, seperti ketika kita menyaksikan anak anak atau bayi yang sedang tidur pulas.  Dan seperti itulah seharusnya nafas kita, tetapi banyak diantara kita yang nafasnya telah berubah sangat jauh dengan berbagai tanda, seperti mendengkur, nafas tidak lancer, dan lainnya.  Dengan melakukan latihan pernafasan secara rutin dan benar, maka nafas kita akan seperti nafas seorang bayi yang sedang tidur tersebut.        

Disamping nasehat tentang latihan pernafasan tersebut, dia juga bercerita tentang persoalan makanan yang banyak dikonsumsi oleh kebanyakan orang, serta pola yang mereka lakukan.  Soal nasehat yang ini sesungguhnya sudah banyak kita dapatkan dari beberapa dokter dan orang bijak.  Artinya meskipun  secara agama kita diberitahu tentang bebrbagai jenis makanan yang halal dan juga yang haram untuk dikonsumsi,  namun ternyata masih banyak hal yang harus diperhatikan, bukan dalam arti dilihat dari sisi halal dan haramnya, melainkan dalam upaya menjaga kesehatan kita.

Persoalan makanan ini untuk beberapa orang memang tidak menjadi perhatian, mungkin juga termasuk saya, tetapi secara rasional juga dapat dipahami bahwa ada bberapa makanan yang banyak mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, tetapi dalam waktu yang bersamaan juga harus diperhatikan bahwa adakalanya vitamin tertentu perlu dibatasi untuk dimasukkan kedalam tubuh kita, sehingga tidak menjadi berlebihan yang akibatnya akan menjadi penyakit.  Karena itu kombinasi antara beberapa makanan tersebut sangat diperlukan untuk membuat keseimbangan tubuh kita.

Disamping itu pola makan yang teratur juga sangat diperlukan untuk menjaga dan sekaligus memberikan kesemptan kepada pencernaan tubuh kita dalam melakukan pekerjaannya.  Untuk keperluan tersebut dibutuhkan kedisiplinan dalam mengatur waktu makan, misalnya makan pagi jangan sampai meebihi jam 7 dan makan siang antara jam 12 hingga jam 1 serta makan malam jangan sampai melebihi jam 6, dan seterusnya.  Memang bagi sebgian orang, termasuk saya, hal seperti itu menjadi sangat berat dan bahkan mungkin sangat terasa menyiksa, tetapi kalau diikuti tentu banyak manfaat yang akan dapat didapatkan.

Itu diantara beberapa nasehat yang saya tangkap dan sangat bermanfaat bagi orang yang mau menerima dan melakukannya.  Tetapi sekalilagi bahwa semua itu hanyalah sebuah nasehat yang kalau dilakukan mungkin akan menjadi bermanfaat bagi kita, tetapi kalaupun tidak di laksanakan, maka tidak ada konsekwensi apa-apa. Bahkan untkmsaya sendiri, terus terang belum dapat melaksanakannya, meskipun saya dapat menerima dan memahami.

Kalau kita runut kepada  kebiasaan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sesungguhnya kita dapat membenarkan nasehat tersebut, sebab Nabi pernah memberikan nasehat kepada kita semua bahwa sebaiknya kita mau menghentikan makan sebelum kita benar-benar kenyang dan tidak usah makan sebelum kita benar-benar lapar.  Filosofi nasehat  Nabi tersebut sesungguhnya sangat dalam dan bukan hanya sekedar nasehat biasa.  Kita dapat menyelami nasehat tersebut dalam kehidupan nyata kita dan sekaligus merealisakinanya.

Artinya kalau kita percaya dengan nasehat tersebut, kita harus mencobanya dengan mengehentikan makan, sebelum kita menjadi kenyang.  Nasehat tersebut memang cukup berat kita lakukan, karena biasanya kita akan melakukan makan sampai kita kenyang, lebih-lebih kalau kita sedang menghadapi puasa, maka ketika makan sahur, biasanya dilakukan dengan bersiap untuk kenyang sekenyang kenyangnya.  Padahal kalau kita kenyang, banyak penyakit yang dapat menjalar dan bergabung dengan kondisi badang yang kenyang.  Disamping itu kondisi kenyang juga tidak akan membuat badan kita fit, bahakan sangat mungkin kita akan terserang kantuk yang sangat, sehingga kita dapat produktif dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kita dan lingkungan.

Sementara nasehat janganlah kita makan sebelum kita lapar, memberikan pelajaran bagi kita bahwa kita tidak boleh serakah, karena sesungguhnya masih banyak diantara  kawan kita yang kesusahan untuk mendapatkan makanan, tetapi kenapa kita tidak lapar kok ya tega makan.  Disamping itu kalau kita belum lapar, maka sesungguhnya pencernaan kita masih tersu bekerja, sehingga kalau kita lakukan makan lagi sebelum pencernaan kkta beristirahat, akan menjadikan pencernaan kita berkerja over, yang akibatnya pada saatnya nanti akan menjadikan pencernaan kita tidak kuat lagi, dan saat itulah penyakit akan datang ke tubuh kita.

Memang kalau saya pikir nasehat tukang pijat tersebut tentang dua hal, yakni tentang bagaimana kita sebaiknya melakukan latihan pernafasan secara rutin dan sekaligus menjaga makanan dan pola makan kita, sunggguh merupakan nasehat yang sangat berharga, tidak saja buat saya yang mendengarkan langsung, tetapi juga bagi siapa saja yang dapat menerima nasehat tersebut.

Keyakinan kita terhadap Tuhan bahwa segala sesuatu itu datangnya dari Tuhan termasuk kesehatan dan penyakit, tidak akan menghalangi  kita untuk dapat mempercayai bahwa penyakit dan sehat tersebut sesungguhnya dapat kita capai dan sekaligus cegah dengan perilaku kita sendiri.  Kalau kita membiasakan diri dengan hidup sehat dengan memenej cara makan dan makanan yang kita konsumsi setiap harinya, tentu kesehatan akan berpihak epada kita.  Tetapi sbaliknya, kalau kita tidak dapar mengatur pola makan kita serta tidak bisa hidup dengan cara sehat sebagaimana yang sering dianjurkan oleh para ahli kesehatan, maka berbagai penyakit tentu akan akrab dengan kehidupan kita.

Semuanya terserah kepada kita, tetapi kita tetap harus percaya kepada Tuhan bahwa meskipun kita telah berusaha dengan melakukan berbagai saran untuk hidup sehat, dan kebetulan Tuhan masih memberikan penyakit kepada kita, tentunya harus kita terima sebagai ujian dan sekaligus sebagai wahana untuk mengurangi dosa-dosa yang pernah kita lakukan.  Artinya kita tetap harus husnudzdzn kepada Tuhan dalam segala keadaan yang kita alami.

Semoga dengan nasehat yang saya dapatkan dari seorang tukang pijat tersebut akan memberikan efek posisif bagi diri saya untuk dapat melaksanakan nasehat tersebut, meskipun belum keseluruhan, dan sekaligus juga dapat memberikan pengetahuan yang sama bagi siapa saja yang mengetahui saran dan nasehat tersebut.  Saya terus memohon kepada Tuhan agar senantiasa memberikan taufiq hidayah dan inayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat megikuti setiap nasehat baik yang sampai kepada kita, sehingga kita akan menjadi manusia yang baik  dan bermanfaat bagi sesama.  Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.