MEMBINA MAHASISWA

Sejak jumat hingga malam tadi Koordinatorat perguruan tinggi Agama Islam swasta wilayah X jawa Tengahm mengadakan kegiatan workshop tentang pembinaan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi agama Islam swasta,  Kegiatan tersebut menurut saya ckup bagus mengingat pada saat ini ada kecenderungan sebagian perguruan tinggi kita yang mulai mengabaikan pembinaan kepada mahssiswa.  Celakanya kondisi seperti ini justru semacam mendapat dukungan dari sebagaia mahasiswa itu sendiri. Karena sebagaimana kita ketahui bahwa sebagian mahasiswa ada yang memang kurang berminat dalam melaksanakan aktifitas kemahasiswaanm dan hanya menginginkan kuliah dan lulus.

Tentu kondisi semacam itu tidak boleh kita biarkan, tetapi harus kita upayakan agar selruh perguruan tinggi agama islam di wilayah kopertais X menjalankan fungsi pembinaan kepada mahasiswa secara maksimal.  Hal itu semata-mata untuk pengembangan mahsiswa itu sendiri dan juga lembaga secara umum.  Kita dapat membayangkan kalau seandainya pihak perguruan tingggi tidak memberikan bimbingan dan pembinaan  terhadap mahasiswa, dapat dipastikan  akan muncul berbagai problem yang akan merugikan perguruan tinggi itu sendiri.  Akibat leih jauhnya, hal tersebut akan dapat menurunkan citra perguruan tinggi dan akan semakin berat untuk mengembangkannya ke depan.

Jadi pembinaan kepada mahasiswa memang mutlak diperlukan dalam upaya mengembangkan mereka  dalam berbagai bidang, seperti kemampuan dan kelebian yang dimiliki dalam berbagai bidang, kepemimpinan, penggalian bakat dan minat, pengembangan penalaran, pemberian bekar teoritik tentang kewirausahaan, dan upaya mendorong diwujudkannya organisasi alumni dan lainnya.  Pihak perguruan tinggi tentunya diharapkan juga dapat menyediaan fasilitas yang dibutuhkan oeh mahasiswa, baik sarana prasarana, Pembina atau trainer dan juga dana sesuai dengan kemampuan yang ada.

Pada umumnya para mahasiswa sedang mencari identitasnya masing-masing, sehingga kalau tidak diarahkan kepada aktifitas yang positif, bisa-bisa mereka itu kemudian dimanfaatkanoleh kelompok tertentu untuk tujuan tertentu, meskipun prosentasinya masih sedikit, tetapi sebagai upaya preventif, peminaan yang intensif memang sangat diperukan.  Pada usia mahasiswa yang kebanyakan baru belasan hingga sekitar 20 an tahun lebih sedikit, tentu merupakan saat dimana mereka ingin sesuatu yang baru dan menantang.  Untuk itulah dibutuhkan arahan yang tepat sehingga mereka tidak akan salah melangkah yang akibatnya  akan merugikan bagi mereka sendiri dan juga keluarga serta lembaga.

Peran perguruan tinggi dalam pembinaan mahasiswa sesungguhnya merupakan sebuah keniscayaan, karena sesuai dengan peraturan perundangan yang ada, disana dapat dipastikan ada pimpinan yang khusus menangani persoalan kemahasiswaan.  Nah pimpinan bagian kemahasiswaan itulah yang menjadi kepanjangan pimpinan tertinggi utnuk melaksanakan pembinaan mahsiswa, baik dalam hal penggalian bakat dan minat mereka, penalaran mereka, dan berbagai hal yang dapat memungkinkan mereka mengembangkan diri mereka kea rah yang lebih maju.

Lebih-lebih pada saat ini kita sedang perihatin atas maraknya kasus yang bersumber kepada minimnya  moral dan berbagai perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam, tentu pembinaan mahasiswa yang pertama-tama harus diarahkan kepada pembinaan dalam  idang akidah dan moral.  Pembinaan akidah dimaksudkan untuk membentengi berbagai upaya yang terus dlancarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawaab untuk mengajak mereka kepada suatu keyakinan yang berbeda dengan maenstrim  umat Islam secara umum.  Sudah banyak contoh nyata yang sangat memperihatinkan kita semua, dimana banyak orng yang menawarkan suatu pengertian  yang tidak tepat dalam memahami dan mempraktekkan beberapa istilah yang sesungguhnya bermakna positif, seperti memaknai jihad dengan kekerasan dan membunuh orang yang tidak sepaham dengan dia dan yang lainnya.

 Sementara itu untuk urusan morailtas, kita juga sering disuguhi berbagai berita tentang persoalan amoral, baik yang dilakukan oleh  orang ternama maupun rakyat jelata, termasuk mahasiswa.  Tentu kita tidak ingin bahwa  ada mahasiswa kita yang terlibat berbagai aktifitas yang dapat dikategorikan amoral, seperti perkosaan, penodongan, pencurian, dan lainnya.  Dari situlah dibutuhkan pembinaan mahasiswa secara intensif dan bersungguh-sungguh serta diperlukan keteladanan dari para pimpinan secara konsisten.

Penggalian bakat dan minat mahasiswa juga sangat perlu dilakukan oleh pimpinan perguruan tinggi, karena dengan  menggali kemampuan yang mungkin masih tersimpan dalam diri mereka, akan dapat mengangkat nama perguruan tinggi kita.  Kita tentu mengetahui bahwa salah satu hal yang dapat mengangkat nama perguruan tinggi ialah prestasi yang diraih oleh civitas akademika, termasuk mahasiswa.  Kita sangat yakin bahwa  diantara para mahasiswa yang ada pasti ada beberapa yang menyimpan potensi yang kalau dikeluarkan dan kemudian dipupuk, akan melahirkan sesuatu yang  dapat menakjubkan.  Sesuatu tersebut bisa sebuah ketrampilan, seperti berbagai macam seni maupun berbagai macam cabang oleh raga.

Bakat dan kemampuan yang masih tersimpan di dalam diri para mahasiswa akan dapat dikeluarkan, manakala ada sarana untuk itu, dan bakat terpendam yang telah dikeluarkan tersebut akan menjadi layu kalau tidak dibina dan dipupuk dengan pembinaan yang intensif.  Untuk itulah diperlukan  fasilitas dari perguruan tinggi untuk membina dan mengembangkan bakat bakat terpemdam tersebut.

Lebih dari itu, ada hal penting yang saat ini tidak boleh dilupakan oleh perguruan tinggi, ialah pembekalan ketrampilan wira usaha.  Kita harus realistis bahwa para mahasiswa setelah selesai dan menjadi sarjana, mereka akan berada dan hidup bersama dengan masyarakat.  Kalau mereka hanya mengandalkan bekal ilmu pengetahuan yang didapatkan  selama menjalani kuliah di pergurun tinggi kita saja,. Tentu mereka tidak akan dapat berbuat banyak dalam menyongsung kehidupan mereka yang lebih baik.  Untuk itu pemberian ketrampilan, terutama tentang ketrampilan wira usaha, mutlak diperlukan, dengan tujuan agar mereka dpat berbuat untuk masa depan mereka tanpa mengandalkan pihka lain.

Kepercayaan pada diri sendiri dalam menyongsong hidup merupakan modal berharga, tentu kepercayaan tersebut haus dibarengi dengan sebuah ketrampilan, sehingga memungkinkan mereka melakukan usaha riil dan menjalankannya dengan sabar dan penuh gairah serta kepercayaan diri yang tinggi.  Dengan modal seperti itu, kita sangat yakin, mereka akan menjadi orang yang berhasil dikemudian hari.

Ketikan para mahasiswa mempunyai sikap wira usaha dan mau menjalankannya dengan penuh kesungguhan, serta pada akhirnya mereka berhasil, maka saya kok juga yakin bahwa mereka akan selalu mengenang perguruan tinggi dimana dahulu mereka menuntut ilmu dan diberikan bekal ketrampilan wira usaha serta motivasi yang dibungkus dengan nasehat keagamaan.  Kalau kondisinya seperti itu  maka akan sangat mudah untuk mengharapkan mereka membantu kita dalam berbagai hal, seperti  dalam hal pemberian beasiswa untuk para mahasiswa kurang mampu yang ada di perguruan tingi kita, atau setidaknya memberikan testimoni kepada perguruan tinggi kita.

Meskipun dalam membina mereka, kita tidak berniat untuk mendapatkan balasan dari mereka, namun secara jujur harus kita nyatakan bahwa  ketika kita telah berbuat sesuatu yang terbaik untuk kemajuan dan keberhasilan para mahasiswa, tentu pada saatnya nanti ketika mereka telah berhasil menjadi orang sukses, kita akan mendapatkan balasan dengan sendirinya, meskipun bukan berupa materi, melainkan bisa berupa nama baik lembaga, kepercayaan masyarakat kepada lembaga kita dan lain sebagainya.

Untuk itu sekali lagi mari kita upayakan pembinaan kepada para mahasiswa kita dengan maksimal dan berupaya pula untuk memberikan berbagai fasilitas yang mungkin kita sediakan, sehingga mereka akan dapat mengembangkan diri mereka, sekaligus akan membawa nama harum perguruan tinggi kita.  Semoga Allah SWT  senantiasa memberikan pertolongan-Nya kepada kita sehngga kita dapat melakukan sesuatu yang terbaik bagi pembinaan mahasiswa kita.  Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.