TIDAK BOLEH KENDOR

Sebagaimana umum diketahui bahwa pada akhir tahun anggaran seperti sekarang ini, semakin banyak pekerjaan yang memerlukan penanganan, karena ternyata  kebiasaan menumpuknya pekerjaan hingga akhir tahun tidak atau belum dapat dihindari, walaupun  sudah diupayakan sedemikian rupa, bahkan sampai pencairan anggaran pun sudah dimulai sejak awal tahun.  Hanya saja memang untuk pencairan anggaran di awal tahun tersebut masih hanya sekdar retorika, karena dalam kenyataannya masih banyak hambatan sehingga  dapat dipastikan sampai bukan ketiga dan keempat.

Namun bukan berarti  hal tersebut tidak dapat disiasati, yakni dengan peningkatan  penyerapan anggaran pada pertengahan tahun.  Penyusunan  rencana pelaksanaan  anggaran yang kemudian ditindak lanjuti dengan sikap konsisten terhadap hal tersebut, akan memungkinkan terlaksananya  seluruh program sesuai dengan  keinginan.  Namun kita juga haru8s menyadari bahwa ada sebuah kenyataan  dimana kita tidak mampu melakukan semua rencana, disebabkan munculnya  aktifitas yang tidak dapat dihindarkan.

Sebagai suatu contohnya ialah  pada tahun ini, kita disibukkan dengan berbagai persoalan yang  menyita banyak waktu.  Salah satunya ialah peresmian  universitas yang tentu memakan banyak perhatian.  Artinya buikan hanya sekedar peresmiannya, melainkan  lebih pada bagaimana  membuka program studi baru sebagai konsekwensi transformasi lembaga tersebut.  Kita banyak disibukkan dengan pengurusan  masalah ijin program studi yang harus melewati banyak rintangan, bahkan hampi rseluruh perhatian harus tercurahkan untuk mengegolkan hal tersebut.

Terus terang saja bahwa  kemunculan  peraturan menteri ahama RI tentang aturan pengangkatan dan pemberhentian rector di lingkungan perguruan tinggi dalam lingkup kementerian agama, sedikit memberikan ruang untuk  dimuncurkannya kepastian pelantikan  rector UIN yang baru.  Bahkan hal tersebut  sampai menyita banyak waktu dan perhatian, bukan saja di UIN, melaibnkan juga di kementerian agama sendiri.

Dengan begitu sesungguhnya ada kalanya  muncul sesuatu yang diluar perencanaan dan perkiraan kita sendiri, sehingga kalau sampai dengan akhir tahun  sepeeti saat ini masih ada beberapa rencana kegiatan yang belum  selesai, tentu harus dimaklumi.  Namun demikian dengan  kerja keras semua pihak, insyaallah semuanya akan dapat tertangani dengan baik, dan semua  kegiatan yang sudah direncanakan, tetap akan dapat berjalan, walaupun tidak tepat waktu.

Disamping itu sebagimana  semua tahu bahwa saat  akhir tahun ini, kita juga sedang menyelesaikan komposisi  kepemimpinan secara menyeluruh, sebagai akibat dari alih status dari IAIN menjadi UIN, mulai dari para wakil rector hingga ketua  jurusan dan prodi.  Bahkan hingga detik ini  belum semuanya  selesai.  Itu juga menambah  banyaknya kegiatan yang harus dilaksanakan yang sesungguhnya berada di luar perkiraan  semula.

Namun sekali lagi semua pihak tidak boleh kendor dalam  melaksanakan tugas, lebih lebih di akhir tahun  yang memang memerlukan  kesigapan kita semua.  Kita sangat yakin bahwa semua yang kita rencanakan ulang tersebut akan dapat berjalan sebagaimana mestinya, termasuk penataan  pejabat dan juga dosen serta pegawai.  Masih ada  waktu untuk menyelesaikan semua hal yang belum selesai, karena itu  berbagai hal yang  memerlukan penanganan khusus, harus segera dibagi habis kepada semua pihak sehingga  sisa waktu yang ada, akan mampu  digunakan dengan maksimal.

Sudah barang tentu semua harus saling mendukung dan tidak ada satu pihakpun yang boleh  berpangku tangan menonton kawannya.  Memang kita tahu masing masing sudah diberikan  tanggung jawab, namun dalam kondisi seperti saat ini, semua pihak harus saling mendukung dan membantu dalam penyelesaian pekerjaan.  Bagi pekerjaan yang sudah dapat diselesaikan,  harus segera tengok kepada  pekerjaan lain, bukan  kemudian hanya  menonton.

Itulah sesungguhnya kebersamaan yang selama ini sudah kita bangun dan akan terus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan.  Namun demikian ke depannya kita juga akan tetap memberikan  tanggung jawab kepada masing masing pihak seseuai dengan kapasitas serta job yang ditentukan.  Harapannya semua pihak  akan dapat menyelesaikan garapan dan pekerjaaan yang menjadi tangung jawabnya dengan baik dan tepat waktu.  Hanya saja jika terjadi hal hal yang diluar perkiraaan sebagaimana tersebut, maka semua pihak harus tetap saling mendukung.

Demikian juga dengan peran pada dosen yang selama ini sudah cukup bagus, baik dalam hal kuantitas melaksanakan tatap muka maupun dalam hal kualitas pembelajarannya.  Namun sebagaimana  yang selalu kita  harapkan bahwa untuk pembelajaran memang tidak tidak boleh puas hanya dengan apa yang sudah kita peroleh dan laklukan, melainkan harus terus berusaha  meningkatkannya, utamayan dalam  hal kualitas, sehingga para mahasiswa juga akan semakin berkualitas.

Barangkali para dosen juga harus menyadari bahwa  kewajiban kita bukan saja mentransfer ilmu pengetahuan kepada para mahasiswa saja, melainkan juga harus ada aspek pendidikannya, sehingga  para dosen tidak boleh hanya  memberikan pengajaran saja tanpa disertai dengan upaya mengubah para mahasiswa agar menjadi lebih  berhasil, baik dalam studi mereka maupun dalam kehidupan mereka.

Kita harus banyak dan sering memberikan motivasi kepada mereka, baik dalam hal belajar, ketekunan, kerajinan, kesungguhan dalam ibadah, kejujuran dan juga  keimanan. Kita juga harus terus mendorong kepada mereka untuk  selalu tampil sebagai sosok yang dapat dijadikan teladan bagi semua pihak, karena itu sikap sopan santun dan kedisi[linan harus terus disuarakan.  Pendidikan memang membutuhkan proses penjang dan terus menerus, serta keteladanan dari diri kita, karena yang kita harapkan dalam pendidikan ialah sebuah perubahan menuju sesuatu yang kita harapkan dan inginkan.

Kalau usaha kita selama ini masih menemui  kebuntuan, maka kiota harus tetap  terus berusaha, jangan sampai kita kendor, karena sikap tersebut hanya akan menjadikan kita  tidak siap dalam menghadapi  kondisi tertentu yang pasti akan kita hadapi.  Memang ada kalanya kita mendapatkan jalan yang mudah  dan ada kalanya pula kita mengalami kesulitan.  Itulah kehidupan yang memang harus kita jalani dan terima, meskipun kita  harus tetap berusaha untuk mendapatkan kemudahan tersebut, baik melalui doa maupun kerja nyata.

Apalagi bagi para pejabat  yang baru saja diberikan keprcayaan untuk menduduki  pos tertentu, haruslah  terus menuingkatkan kualitasnya sehingga akan mampu berkhidmat dalam institusi dengan lebih baik.  Kita semua harus dapat menujukkan kinerja yang bagus, sehingga keberadaan kita memang tepat dan  tidak menimbulkan kesan negative bagi siapapun.  Bahkan akan sangat bagus bilamana kita mau mencari tambahan pengetahuan yang dapat menunjnag tugas kita tersebut.

Inilah awal kita dapat mengukir presatasi dan menunjukkan  kepada siapapun bahwa kita memang layak untuk menjadi sesuatu sebagaimana yang sudah diberikan. Bahkan  kita harus memp[unyai sebuah  keinginan bahwa  pada tahun  2016 nanti harus lebih bagus dan lebih menunjukkan prestasi dibandingkan tahun ini, yang sudah bagus.  Keberhasilan dan kepuasan tentunya terletak pada prestasi yang kita dapat raih dan sumbangkan  untuk institusi.

Pada intinya kita semua mempunyai keinginan yang sama, yakni  menjadikan institusi kita sebagai hal pokok yang harus didahulukan ketimbangn persoalan lainnya.  Komiotmen tersebut sungguh sudah merupakan sebuah modal  kuat untuk memperbaiki dan mengembangkan UIN kita tercinta.  Kita sangat yakin bahwa dengan sikpa andarbeni dari semua warga kampus, akan merupakan awal yang cerah bagi terciptanya sebuah kondisi yang menggembirakan dan kesuksesan di masa depan.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.