LAKUKAN DUA HAL UNTUK KEMUDAHAN HIDUP

Barangkali ada sebagian orang yang tidak mempercayai sebuah pernyataan yang memberikan semacam jaminan bahwa  siapapun yang melakukan  ini dan itu, maka akan mendapatkan ketenangan hidup.  Namun hal tersebut memang sangat bergantung kepada kepercayaan.  Artinya bagi siapapun yang tidak ercaya terhadap sesuatu,. Biasanya  memang tidak akan terjadi pada diri seseorang tersebut, tetapi bagi yang percaya, maka semuanya akan menjadi kenyataan.  Apalagi kelau sesuatu tersebut sudah diisyaratkan secara jelas oleh Tuhan.

Salah satu hal yang biasanya  secara lisan dipercaya tetapi secara substansial tidak dipercaya dan tidak dilakuikan ialah tentang sedekah yang akan memberikan tambahan rizki, minimla sepuluh kali lipat.  Buktinya tidak banyak orang melakukannya dan berlomba untuk mewujudkannya.  Padahal kita tahu manusia di dunia ini biasanya terus memburu keuntungan, tetapi begitu diberikan petunjuk bahwa dengan derma yang tulus atau dengan sedekah ikhlas, maka  seseorang tersebut akan memperoleh sepuluh kali lipat, semuanya tiarap.

Memang bagi  mereka yang muslim tidak berani membantah secara terang terangan, karena persoalan tersebut dengan jelas diungkapkan  oleh Tuhan, tetapi penentangan mereka biasanya dilakukan dengan tindakan, yakni tidak mau melaksanakannya.  Kalau memang seseorang sangat percaya dengan pernyataan Tuhan tersebut, sudah pasti akan terjadi perlombaan dalam bersedekah, karean keuntungannya  sudah pasti, dan bahkan bisa lebidari sekedar sepuluh kali lipat saja.

Itu baru salah satu contoh yang mudah kita dapati  pada setiap kesempatan dan komunitas.  Padahal masih banyak keterangan lain yang menyatakan bahwa dengan melakukan sesuatu, tentu yang bukan wajib, seseorang akan mendapatkan keuntungan sangat banyak, dan bahkan dapat menjadikan hidupnya  sangat mudah dan sejahtera.  Karena itu melalui tulisan ini, saya sangat berharap dapat berbagi tip untuk mendapakan kemudahan dalam menjalani hidup di dunai ini, sekaligus nantinya akan mendapatkan kesejaheraan hidup di akhirat.

Sudah barang tentu untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman di akhirat, seseorang harus  beriman kepada Tuhan, Allah swt, kepada nabi Muhammad saw, kepada hari akhir dan kepada semua hal yang diwajibkan untuk dipercaya.  Selain itu seseorang tersebut harus beramal shalih dalam kaitannya dengan kehidupan duniawi maupun kehidupan ukhrawi.  Minimal itulah yang harus dilakukan, dan selebihnya jika menghendaki yang lebih baik lagi, tentu harus juga mengamalkan  kebajikan lainnya.

Sedangkan secara khusus jika kita ingin mendapatkan kehidupan yang mudah,  sesungguhnya sudah banyak tip yang disampaikan oleh banyak orang dengan bervariasi amalan.  Hanya saja semuanya itu bermuara kepoada amal shalih  dan hanya bentuknya saja yang beragam.  Secara khusus ada amalan sunnah yang jika kita amalkan, insyaallah kita akan mendapatykan kemudahan dalam hidup, bahkan jalan rizki juga akan semakin mulus serta jauh dari kekurangan.

Ada dua hal amalan yang jika kita mau melanggengkannya atau  melaksanakan sedara rutin, baik dalam kondisi susah maupun senang, insyaallah  kita akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda dan kemudahan dalam menjalani hidup, tanpa kekurangan.  Dua hal tersebut ialah melanggengkan  shalat malam atau qiyamullail atau shalat tahajjud dengan khusyu’  serta  setelah itu memohon kepada Tuhan dengan kerendahan hati dan kepasrahan seluruh jiwa.

Pada saat  sepertiga malam terakhir, biasanya umat manusia sedanag lelap tidur dan bagi mereka yang mau  sejenak meninggalkan  tidur dan menjalankan shalat serta  memohon kepada Tuhan, maka seluruh jiwa akan merasa menyatu dalam kekurangan dan kefakiran kepada Tuhan.  Saat itulah kita akan pasrah secara total kepada Tuhan tanpa ada  sedikitpun rasa  unggul dalam diri apalagi rasa sombong, karena  dalam suasana seperti itu kita akan menyadari betapa kecilnya kita dan betapa butuhnya kita kepada kasih sayang Tuhan.

Apalagi kalau shalat tersebut kita jalankan dengan kekhusyukan yang  luar biasa, yakni dengan  memahami secara tartil setiap ungkapan dan doa dalam shalat tersebut, sudah pasti kita akan merasa merinding dan terkadang tidak terasa kita harus  menangis dalam kehinaan di hadapan Allah swt.  Setiap kita pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa, seberapa pun kadarnya.  Nah, pada saat saat seperti itu semua rekaman kehidupan kita akan  menampakkan diri dan seolah memberikan sinyal kepada kita bahwa kita ini masih sangat kotor dan membutuhkan ampunan Tuhan.

Memang secara teoritis seharusnya setiap shalat wajib yang kita laksanakan harus diupayakan sedemikian rupa, sehingga ada  dampak setelah menjalankan shalat.  Namun kalaupun dalam menjalani shalat setiap saatnya tersebut belum mampu berkonsentrasi penuh sebagaimana shalat malam, sesungguhnya  tidak mengapa, asalkan kita terus berusaha.  Setidaknya dalam shalat malam yang memang hening tersebut kita  harus  mampu berkonsentrasi secara penuh hanya kepada Tuhan semata.

Sementara itu amalan keduanya yang tidak  terpisah dari  shalat malam ialah  bersedekah atau berbagai dengan sesama.  Anjuran bersedekah tentu sudah sangat banyak, baik dalam al-Quran maupun dalam hadis, bahkan anjuran tersebut  ditujukan untuk harta kita yang sangat berharga, bukan harta yang sudah tidak kita perlukan.  Memang tidak salah dan tetap bernilai bagus jika kita memberikan sesuatu barang yang sudah tidak kita perlukan, namun akan lebih bagus jika barang yang kita bagi tersebut ialah yang masih sangat kita butuhkan.

Alasannya ialah bahwa barang yang masih kita butuhkan  itu pastilah bagus dan karena itu dapat dipastikan akan dibutuhkan juga oleh orang lain.  Nah,  dengan memberikan sesuatu yang  sangat dibutuhkan orang, pastilah kita akan menyenangkan pihak yang diberi tersebut.  Sebaliknya, jika kita memberikan sesuatu yang sudah tidak kita butuhkan,  barang kali juga  orang lain tidak terlala me butuhkannya sehingga barang tersebut kurang bermanfaat.  Itulah mengapa Tuhan menganjurkan dan menyatakan bahwa kita tidak akan memperoleh kebajikan hingga kita mau mensedekahkan sesuatu yang sangat kita senangi dan butuhkan.

Sangat boleh jadi jika kita memberikan sesuatu yang snagat bagus, orang yang ita beri akan mendoakan baik kepada kita dan kemudian kita juga akan mendpatakan keuntungan dari doa mereka.  Karena itu memberikan sesuatu, baik pada saat kita dalam kondisi sempit maupun dalam kondisi lapang adalah perbuatan yang sangat terpuji dan akan mendatangkan kemudahan bagi kita, baik dalam menjalani kehidupan dalamkaitannya dengan berhubungan dengan pihak lain, maupun dalam kaitannya dengan kesejahteraann hidup.

Nah, jika  dikombinasikan antara menjalankan ibadah shalat malam dengan bersedekah, maka hasilnya akan luar biasa hebat.  Bahkan mungkin tidak ada hal lain yang lebih manjr untuk mendapatkan kemudahan hidup selain mendawamkan atau melakukan secara terus menerus dua amalan sunnah tersebut.  Kita tidak usah ragu sedikitpun, karena keraguan akan dapat menghilangkan  anugrah yang bterdapat di dalam  dua hal tersebut.

Mungkin klaua kita sedikit ragu dan belum mampu menjalankannya secara rutin, sesungguhnya tidak mengapa, asalkan kita terus berusaha untuk menjalaninya.  Artinya ada agenda  yang kitamupayakan untuk terus menjalani shalat malam, dan sekaligus berbagi dengan bersedekah kepada sesama, terutama  kepada mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan kita.  Janganlah berpikiran bahwa dengan sedekah tersebut harta kita akan berkurang, melainkan kita harus berpikir positif bahw adengan sedekah tersebut kita akan semakin kaya dan  mudah mendapatkan gantinya.

Semoga tip ini akan mampu membagkitkan semangat kita dalam memperbaiki idup kita, dan tidak Cuma usaha  lahir semata, tetapi juga usaha baitinmelalui shalat dan sedekah.  Mari kita buktikan bersama dan jangan sekalikali kita meragukannya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.