MASIH TENTANG ASAP

Bagi masyarakat yang berada di tempat yang diserang dan dipenuhi asap, tentu layak jika  memnggugat pemerintah dan bahkan menuduh pihak pemerintah tidak becus dan tidak serius dalam menangani peroalan asap.  Asap sudah begitu menyesakkan dan korban telah berjatuhan, lalu mau menungu apa lagi?. Kiranya kita tidak cukup hanya berdoa saja atau  dengan membantu  memberikan masker semata, karena  pada dasarnya  masyarakat di daerah tersebut hanya membutuhkan penanganan yang serius  terhadap masalah asap tersebut.

Dahulu  pemerintah pernah berjanji bahwa asap dalam dua minggu ke depan akan segera teratasi, tetapi saat ini sudah berlebih waktu, tetapi bukannya mereda, malahan asap semakin menggila, dan kebakaran hutan semakin meluas.  Kalau pada saat itu hanya di beberapa  daerah di Sumatera dan Kalimantan saja, tetapi saat ini sudah merambah ke Sulawesi dan juga Papua.  Ini sungguh  darurat asap yang snagat nakut dan pemerintah harus  segera bekerja sesuai dengan moto kerja kerja dan kerja.

Bahkan beberapa waktu yang lalu pada saat  menjelang pertandingan final sepak bole piala presiden, dalam menghadapi suporter saja  DKI dinyatakan  darurat 1, dan daerah asap tetap dibiarkan merana, tentu  masyarakat di daerah asap akan tersinggung dan sama sekali tidak diperhatikan.  Makanya  tidak heran  jika kemudian muncul tudingan bahwa pemerintah memang tidak berniat menangani asap dan seolah lepas tangan.

Mungkin tudingan tersebut tidak benar, karena pemerintah juga   sudah melalukan berbagai upaya, namun belum berhasil memadamkan kebakaran dan membebaskan asap, hanya saja  masyarakat yang sudah sangat menderita memang snagat sensitif dalam  semua hal.  Karena itu memag dibutuhkan sikap yang bijak dari semua phak, utamnya dari pemerintah pusat untuk mengerahkan  kekuatan dalam menanggulangi asap tersebut.

Langkah pertama tentu menangkap dan mengadili semua pihak yang terlibat dalam pembakaran hutan serta  kalau terbukti pembakarnya ialah sebuah korporasi atau perusahaan, maka ijinnya harus dicabut dan tidak diperbolehkan beroperasi lagi untuk selamanya.  Lalu segara dilakukan upaya untuk pemadaman api melalui berbagai cara yang memungkinkan, kalau diperlukan meminta bangtuan asing atau negara tetangga.  Dalam hal ini kita tidak boleh malu karena persoalan ini sangat darurat dan menjadi persoalan bersama.

Meskipun persoalan asap tersebut hanya persoalan  sederhana, namun kalau dibiarkan berlarut larut, akan menjadi senjata yang kuat untuk digunakan pihak pihak tertentu untuk menyerang pemerintah dan  mungkin juga akan digunakan oleh mereka yang memang berniat memisahkan diri dari NKRI.  Semuanya harus kita waspadai dan jangan sampai ada satu pihak pun yang memanfaatkan  persoalan asap ini sebagai alat untuk mecapai tujuan mereka.

Kita sudah sepakat dan  kesepakatan tersebut sifatnya final bahwa  NKRI merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia, tanpa harus mempersoalakan lagi hal hal yang erkait dengan itu.  Kita juga sudah sepakat bahwa kita  akan bersaudara dengan semua etnis, penganut kepercayaan dan agam yang beragam di negeri ini, sehingga yang ada ialah bangsa Indonesia yang harus bahu menbau  untuk memajukan negeri dan mensejahterakan seluruh rakyat.

Artinya kalau ada sebagian rakyat yang tersakiti, maka seluruh masyarakat harus  dapat merasakannya dan berusaha untuk menanggulanginya.  Demikian juga jika sebuah daerah dilanda  musibah, maka seluruh rakyat juga harus  membantunya dan berushaa untuk menyelesaikan nya.  Karena itu pada saat sebagian daerah saat ini sedang kena musibah asap yang mengnggangu dan membuat masyarakat gelisah, seluruh  anak bangsa harus juga dapat merasakannya, dan membantu sesuai dengan kapasitasnya untuk meringankan dan membebaskan asap tersebut.

Saat oini saudara kita yang di Daerah Asap, khususnya Sumatera dan Kalimantan, sudah sangat terjepit, karena udara sehat yang mereka hirup setiap saatnya tinggal hanya 5% saja,. Selebihnya sudah terkontaminasi asap, sehingga akan sanat berbahaya, jika dihirup manusia, lebih lebih anak anak.  Sungguh snagat amat darurat kasus asap tersebut dan tidak bleh dibiarkan lebih lama lagi.  Kalau kemudian ada anjran agar seluruh rakyat Indonesia menuangkan air di baskom untuk dijemur dipanasnya matahari untuk sekedar ikhtiyar, itu sudah bagus,. Nemun akan lebih bagus lagi jia ada kegiatan yang langsung berkaitan dengan pemadaman api.

Laporan beberapa media, justru kali ini titik api kebakaran semakin meluas dan  bahkan hingga di Papua dan beberapa daerah lainnya, yang sebelumnya aman.  Kita hanya khawatir, kalau hal initerus menerus tanpa pananganan serius dari pihak pihak terkait, maka  negera kita akan menjadi bulan bulanan  pihak lain dan sekaligus akan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada pemrintah yang sudah mulai membaik.

Kasus asap ini memang merupakan bencana nasional dan tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan menjadi persoalan sleuruh masyarakat Indonesia.  Hanya saja harus ada komando yang jelas dari pemerintah tentang langkah langkah yang  dilakukan, agar semua pihak dapat memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan, paling tidak  secara moral dan doa.

Kalau kita yakini bahwa semua itu merupakan musibah, tentu kita tidak boleh menyalahkan siapapun, terkecuali diri kita, karena Tuhan sudah mengingatkan keada kita semua bahwa kerusakan di daratan dan lautan itu hanya disebabkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut harus dcari dan kemudian dilakukan proses hukum serta pemberian sanksi yang berat, sementara itu diantara kita tidak perlu saling menyalahkan, melainkan saling membantu untuk mengatasi masalah asap.

Barangkali  utnuk ke depannya sangat diperlukan ketegasan dari aparat kita  kepada siapapun yang berushaa membakar lahan hutan dengan tujuan apapun.  Ketegasan dan beratnya hukuman  sedikitnya akan membuat jera bagi mereka yang melakukannya atau akan berusaha melakukannya. Demikian juga dengan konsistensi serta integritas semua petugas yang tidak dapat disuap, akan juga merupakan sinyal bagus untuk penegakan hukum serta untuk memberantas semua kejahatan, termasuk dalam pembakaran hutan.

Untuk itu yang diperlukan saat ini ialah bagimana seluruh rakyat bahu membahu  berusaha mencari jalan keluar terbaik demi kenyamanan semua masyarakat.  Kita pasti akan mendapatkan jalan keluar tersebut, jika kita memang benar benar serius, dan Tuhan  pasti akan memnatu kita dalam membebaskan daerah kita dari bencana asap.  Namun kalau pembakaran hutan tidak berhenti dan bahkan semakin banyak dan meluas, maka itulah hukuman Tuhan kepada kita, bukan saja kepada mereka yang melakukannya, tetapi termasuk kita yang tidak berbuat kesalahan.

Hal terpenting yang harus dilakukan saat ini ialah  pemberitahuan pemerinta kepada masyarakat tentang hal hal apa saja yang sudah dilakukan dan terus akan dilakukan dalam upaya menghentikan masalah asap tersebut.  Penjelasan yang gamblang tentu akan sedikit memberikan angins ejuk kepada mereka, karena  mereka merasa diperhatikan dan nasib mereka  ada harapan untuk ditangani dan diselesaikan.  Semakin cepat dalam memberikan informasi tersebut dan semakin serius dalam menanggulangi asapat tersebut, tentu akan semakin baik bagi semuanya.

Semoga persoalan asap ini tidak akan menjadi pemicu lahirnya persoalan baru yang semakin rumat dan semakin sulit untuk diatasi.  Kita percaya bahwa kita semua berkinginan untuk  tetap aman, damai dan sejahtera dalam semua hal.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.