KONSENTRASI LAGI KE CALON MAHASISWA BARU

Setelah kemarin dan beberapa hari sebelumnya, kita disibukkan dengan berbagai aktifitas menyongsong peringatan dies natalis dan peresmian UIN Walisongo Semarang, kini semua telah usai dan  kita semua merasa bangga dengan kesuksesan acara tersebut.  Sudah barang tentu hal tersebut tidak lepas dari pertolongan Tuhan dan sekaligus juga partisipasi semua pihak untuk menyukseskan acara.  Kita semakin bangga karena pertemuan forum pimpinan PTKIN yang digelar di Semarang, bersamaan dengan kegiatan dies tersebut juga dapat berjalan dengan baik.

Namun demikian kita tidak boleh berpuas diri dengan kesuksesan  tersebut, karena tugas setelah ini masih cukup banyak dan membutuhkan konsentrasi dari kita, yakni kehadiran para calon mahasiswa baru tahun 2015 ini, baik melalui jalur SNMPTN, SPANPTKIN, SBMPTN maupun UMPTKIN serta UJM. Kita harus dapat memberikan kesan pertama yang menarik, sehingga mereka akan  menjadi sangat enjoy di kampus kita.  Selebihnya kita juga harus tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi mereka selama mereka studi di kampus kita.

Untuk itu  kita semua harus bersiap diri menerima mereka dengan berbagai  cara yang memungkinkan mereka akan semakin tertarik dengan kampus kita.  Hari ini rencananya akan dilakukan  FGD untuk persiapan SBMPTN yang dilaksanakan di jakarta, dan kebetulan saya sebagai salah seorang pengurus MRPTN dan sekaligus juga panitia  SBMPTN,  ikut serta dalam pelaksanaan persiapan  SBMPTN tersebut.

Sudah barang pasti masing masing kampus, termasuk UIN Walisongo Semarang juga sudah seharusnya mempersiapkan diri dengan berbagaihal yang memungkinkan  pelaksanaan seleksi bersama mahasiswa perguruan tinggi negeri tersebut dapat berjalan mulus dan didapatkan calon yang berkualitas.  Untuk itu semua  kita wajib terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat luas tentang berbagai program studi yang kita miliki serta keunggulan masing masing.

Disamping itu perlu juga disampaikan berbagai aktifitas di kampus, baik mengenai kegiatan ilmiah, maupun kegiatan yang sifatnya  pemenuhan hasrat dan penyaluran bakat serta minat mahasiswa, seperti  olah raga, kesenian, dan lainnya.  Demikian juga berbagai fasilitas yang dimiliki  oleh kampus, sangat perlu disampaikan kepada masyarakat, seperti akses internet tidak terbatas, berbagai fasilitas mutakhir yang  dapat diakses oleh seluruh mahasiswa dan tentu laboratorium dan perpustakaan yang cukup memadahi.

Saat ini kinerja semua tenaga pendidik serta tenaga kependidikan di kampus kita sudah relatif bagus, dan bahkan dinilai oleh inspektorat sebagai yang terbaik, sehingga  kemudian mereka memberikan rekomendasi ke beberapa perguruan tinggi di bawah kementerian agama, termasuk perguruan tinggi agama  lain, seperti Hindu, untuk  melakukan kunjungan ke kampus kita, dengan tujuan memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang kinerja dosen, terutama  dengan BKD on line yang sudah cukup berhasil.

Namun sekali lagi kita memang tidak boleh berpuas diri dengan apa yang sudah kita raih, melainkan harus terus berusaha untuk mempertahankannya dan  meningkatkannya, serta juga berusaha memberikan penekanan kepada hal hal yang memang  dirasakan masih tertinggal dengan perguruan tinggi lain.  Artinya kita memang tidak boleh berhenti untuk berusaha dan berinovasi, melainkan  harus terus  melakukan berbagai terobosan  untuk mendapatkan sesuatu yang  terbaik.  Barangkali itulah ciri yang harus kita miliki dan terus pertahankan sebagai insan yang berada di lingkungan perguruan tinggi.

Kita juga sangat menyadari bahwa saat ini persaingan sehat antar perguruan tinggi sangat ketat dan jika kita tidak  terus berusaha untuk memperbaiki diri, tentu akan tergilas dan tertinggal dengan lainnya.  Akibat selanjutnya ialah bahwa  masayarakat akan semakin menjauh dari kita dan itu tandanya kita tidak berhasil untuk mempertahankan posisi yang saat ini telah kita raih.  Banyak perguruan tinggi yang berlomba dalam memberikan layanan terbaik dengan memberikan fasilitas terbaik, dan semua itu dimaksudkan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

Nah, kalau kita tidak melakukan hal yang sama, maka sudah barang pasti kita akan tertinggal dan bahkan tidak akan mampu lagi mengejar mereka.  Memang kita mempunyai  kekhususan dan segmen masyarakat tersendiri, akan tetapi kita tidaka boleh hanya “njagakke” yang demikian, karena perkembangan masyarakat saat ini sungguh sangat cepat dan luar biasa.  Jadi kalau kita tidak mampu mengikuutinya, pasti kita akan ditinggalkan oleh mereka.

Mengelola pendidikan sesungguhnya hampir sama dengan mengelola perusahaan.  Artinya harus dilakukan pengelolaan yang terencana dan juga  harus mau mengerti selera pengguna  dan bukan memaksakan untuk menawarkan sesuatu yang sangat mungkin sudah sama sekali tidak dimintai oleh masyarakat.  Untuk itu diperlukan penjajagan atau survey kepada masyarakat tentang apa yang diinginkan oleh mereka, dan kemudian kita diskusikan di kampus untuk dirindaak lanjuti.

Ketika kita akan membuka sebuah program studi baru, bukan semata mata didasarkan atas analisa  kebutuahn kita saja, melainkan juga harus dikombinasikan dengan keinginan masyarakat, sehingga menjadi klop.  Sebaik apapun sebuah produk yang kita tawarkan menhurut pendapat kita, belum pasti menarik untuk mastarakat, untuk itu kita memang harus  mengethaui keinginan dan kebutuhan masyarakat secara umum sehingga kita  akan  dapat memberikan sesuatu yang memang diinginkan mereka.

Kita sesungguhnya hanya menginginkan bahwa setelah  selesai  melakukan kerja besar, kita tidak terlena untuk  berbangga bangga dan lupa menatap pekerjaan lain yang juga memerlukan perhatian kita semua.  Sebagai  abdi negara yang berada di lingkungan pendidikan, kita memang dituntut untuk terus aktif dalam mencari solusi  terhadap berbagai kekurangan yang pasti ada, agar semua kekurangan tersebut dapat ditambal  dengan berbagai terobisan yang dilakukan tersebut.

Terobosan tersebut dapat berupa kegitan yang menunjang kegiatan akademik secara langsung dan juga dapat berupa layanan prima yang diberikan.  Lebih lebih dalam menghadapi kehadiran banyak calon mahasiswa baru, kita dituntut untuk dapat menujukkan bahwa kita sesungguhnya sudah sangat siap untuk  menyambut mereka dengan tangan tersbuka dan juga pelayanan yang maksimal.  Sepertinya kita harus memberikan jawaban kepada mereka bahwa mereka tidak salah memilih  universitas kita sebagai tempat studi mereka.

 Tahun ini kita memang berbeda dengan tahun sebelumnya, karena status lembaga kita yang sudah berubah menjadi univeresitas, dan juga program studi kita yang bertambah, baik yang diijinkan oleh kementerian agama maupun  yang diijinkan oleh kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi.  Walaupun untuk yang prodi baru dari kemenristek dikti memang sampai saat ini belum dapat keluar, tetapi kita harus optimis bahwa  pada saatnya nanti pasti akan keluar dan kita akan dapat menerima calon mahasiswa baru tahun ini.

Mari  kita semua  selalu berdoa kepada Allah swt agar semua yang kita usahakan dan laukuan akan mendapatkan ridla dari-Nya dan sekaligus diberikan kelancaran.  Untuk prodi  dari kemenristekdikti kita sangat yakin dan optimis bahwa tidak lama lagi akan  dikeluarkan dan kita langsung akan dapat mendaftarkannya di panitia SBMPTN.  Keyakinan tersebut didasarkan atas  semua persyaratan yang sudah terpenuhi dan tinggi proses peng SK an.  Bahkan  menteri sendiri sudah emmberikan isyarat untuk segera dikeluarkan.

Semoga  ke depan  universtias kita ini akan semakin maju dan berkembang bersama dengan kerja keras kkita semua untuk membenahi dan melakukan pekerjaan dengan bagus.  Untuk saat ini kita harus fokus untuk menyongsing para calon mahasisw abaru tersebut dan memberikan kesan yang sangat menyenangkan.  Selebihnya kita juga harus tetap konsisten dalam melaksanakan kegiatan sebagaimana tugas pokok dan fngsi kita masing masing.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.