APRIL KERAMAT

Semua bulan tentu mempunyai keistimewaan tersendiri bagi masing masing orang atau institusi, karena sangat mungkin seseorang atau lembaga dilahirkan pada bulan tertentu, sehingga bulan tersebut dianggap sebagai bulan yang bermakna dan penting.  Bagi bangsa Indonesia, bulan Agustus merupakan bulan keramat, karena bangsa dan Negara kita lahir pada bulan tersebut, demikian pula dengan bulan lainnya, sudah barang pasti akan diartikan yang sama oleh masing maing pihak yang berkepentingan dengan bulan tersebut.

Kita sebagai bangsa Indonesia juga menjadikan bulan April sebagai bulan yang bermakna, karena pemberi inspirasi  kaum perempuan Indonesia, yakni ibu kartini ternyata lahir di bulan April ini.  Dan kebetulan sebagai warga  universitas Islam negeri Walisongo yang sebelumnya IAIN Walisongo juga lahir pada bulan April, sehingga kita menganggapnya bulan April ini sebagai bulan keramat bagi kita.  Setiap tahun, kita selalu memperingati peristiwa yang kita anggap bersejarah tersebut, yakni sebagai bangsa, kita memperingai lahirnya ibu Kartini dan sebagai warga UIN kita memperingati kelahiran institusi tersebut.

Untuk April tahun ini kita juga tetap memperingati kelahiran isntitusi ini, vahkan rencananya sekaligus  dilakukan peresmian universitas Islam negeri Walisongo, yang akan dilakukan oleh menteri Agama, pada tanggal 6 April nanti, dan sekaligus ditandai dengan penendatanganan prasasti.  Namun demikian rangkaian peringatan dies natalis tersebut juga  didahului dengan dzikir  atau istighatsah bersama dengan jamaah al-Hikmah yang akan dilaksanakan pada Sabtu malam tanggal 4 April.

Sudah seharusnya seluruh keluarga besar UIN Walisongo bangga dan sekaligus menghadiri acara dzikir bersama tersebut, karena  semua itu semata mata milik dan untuk kita dan bukan untuk yang lain.  Tentu ada  harapan dengan istightsah tersebut, yakni  perjalanan institusi ini ke depan akan lebih baik dan mulus serta dapat mewujudkan visi yang sudah ditetapkan.  Usaha secara riil tetap harus terus dilaksanakan, tetapi sebagai  instirtusi Islam, kita juga harus tetap membarengkannya dengan permohonan kepada Tuhan.

Disamping itu secara kebetulan UIN  Walisongo juga  mengukuhkan kepada dua professor di bulan April ini, sehingga hal tersebut menambah semaraknya bulan ini dan sekaligus juga dapat memberikan nuansa keramat pada bulan April ini.  Bukan hanya itu, tetapi banyak kegiatan yang  dilaksanakan pada bulan ini, termasuk  seminar internasional, kerjasama dengan baijing Language dan Culture Universiaty, tentang hubungan  Indonesia Tiongkok , dan juga dalam  upaya memulai pembukaan pusat kajian China di kampus UIN.

Sudah barang tentu kegiatan kecil yang dilaksanakan oleh unit dan lembaga juga banyak yang dilakukan  pada bulan ini, seeprti workshop dan pelatihan tentang menulis di jurnal internasional,  workshop tentang  pemberdayaan masyarakat partisipatory, seminar dan bedah buku dan lainnya.  Tentu kita menjadi bangga sebagai warga kampus yang kegiatan ilmiahnya semarak, khususnya di bulan April ini dan juga pada bulan bulan lainnya.

Dengan  akan diresmikannya  UIN oleh menteri Agama RI tentu keberadaan UIN yang merupakan kelanjutan dari IAIN tersebut akan tetap  selaras, karena meskipun secara formal UIN telah dilahirkan sejak bulan Oktober 2014 dengan lahirnya peraturan presiden RI tanggal 16 Oktober 2014, namun  persmiannya  dilaksanakan pada saat lahirnya IAIN Walisongo.  Jadi ke depannya tidak akan muncul perbedaan dan dualism  pemaknaan kelahiran UIN dan IAIN Walisongo.

Hal tersebut  sangat menguntungkan kepada semua pihak bahwa para pendiri IAIN Walisongo juga tetap bangga bahwa institusi yang diusahakannya  sejak tahun 1970 tersebut, kini  berkembang dan  bermetamorfosis menjadi universitas.  Tentu dfengan iringan harapan bahwa institusi ini akan semakin berkembang dan maju serta berkualitas, sehingga akan mampu memberikan jawaban atas berbagai persoalan masyarakat dan bangsa di masa depan.

Artinya dengan perubahan institusi  ini menjadi universitas, akan memungkinkan di masa depan untuk memberikan  solusi atas berbagai persoalan, karena  pada saatnya  universitas ini akan dapat membuka program studi yang sesuai dengan keinginan masyarakat banyak.  Kami memang  akan membuka program studi yang didahului dengan semacam riset untuk mendapatkan pendapat masyarakat secara  umum, sehingga nantinya program studi tersebut dapat memberikan harapan kepada masyarakat, dan bukan semata mata keinginan  para pimpinan institusi ini saja.

Sebagai muslim, kita memang tidak mendewakan  sesuatu yang bukan Tuhan, seperti bulan, namun  dengan mengkeramatkan bulan April tersebut bukan dalam arti memberikan keyainan tertentu sehingga membelokkan  dari Tuhan, sama sekali bukan itu, melainkan hanya sebagai peringatan bahwa bulan April itu memberikan ingtana kepada kita bahawa  institusi kita itu dilahirkan pada bulan April sehingga kita harus mengingatnya untuk  sekedar  bersyukur kepada Allah swt.

Jadi makna keramat di sini bukan mendewakan dan menjunjung tinggi mengalahkan yang lain, bahkan sampai melupakan Tuhan, namun keramat di sini diartikan sebagai peringatan dan  dianggap penting bagi warga  universitas ini agar tidak lupa diri dan melupakan tujuan serta visi misi yang diemban.  Setiap bula April kita  dapat disadarkan oleh periongatan  ulang tahun yang kita rayakan, bahwa kita ini berada dalam lembaga yang mulia, yakni pendidikan, dan karena itu harus terus bekerja keras untuk mewujudkan cita cita yang telah ditancapkan.

Hal terpenting dalam menyikapi sesuatu ialah dengan tetap menyandarkan semuanya kepada Tuhan.  Artinya kalau saat ini, di bulan April ini, kita sedang mempunyai hajat besar, yakni memperingati kelahiran IAIN dan sekaligus  direncanakan peresmian UIN pada tanggal yang sama,  kita harus terus memohoan kepada Tuhan agar semuanya akan lancar danmendapatkan  perkenan-Nya.  Karena itu kita akan upayakan untuk berdzikir dan beristighztsah bersama untuk memohon yang terbaik bagi institusi kita, dan berharap bahwa semua keluarga besar UIN dapat berpartisipasi untuk itu.

Selanjutnya kita juga berharap bahwa dengan selalu diperingatinya hari kelahiran institusi ini, kita yang berada di dalamnya dapat tersadarkan  bahwa kita mempunyai tanggung jawab besar untuk melaksanakan tugas dan fungsi kita, sehingga  pada akhirnya dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, bangsa dan Negara.  Semua warga  UIN dapat memerankan diri sebagai pemberi layanan kepada masyarakat dengan prima dan juga dapat menjadikan diri sebagai teladan bagi semua.

Mari kita jadikan bulan April ini sebagai bulan kesadaran kita semua untuk memberikan layana  terbaik bagi masyarakat, melalui fungsi kita masing masing.  Kepada semua  dosen, kita berharap agar lebih meningkatkan peran mereka, baik dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa maupun dalam hal memberikan pengabdiannya kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi perkembangan dunia keilmuan, melalui riset yang dilakukannya.

Kita ingin bulan April, sebagai bulan kelahiran institusi kita ini akan dapat memberikan inspirasi kepada semua warga besar UIN untuk bergairah memberikan dharma bakti merka demi keunggulan dan kemajuan institusi.  Memang kita harus mengandalkan diri sendiri, meskipun kita juga mengharapkan ada pihak lain yang peduli terhadap institusi ini.  Artinya kalau kita berkeinginan  agar ada pihak lain memajukan institusi kita, sudah barang pasti kita sendiri harus peduli dan memperlihatkan  kebaikan serta manfaat dari institusi kita ini.  Tanpa  kita mau memperhatikannya sendiri,  sangat tidak mungkin untuk mengharapkan pihak lain peduli terhadap institusi kita.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.