PRIHATIN ATAS MUSIBAH AIR ASIA

Kemarin pagi kita semua dikejutkan dengan informasi mengenai  hilangnya kontak pesawat Air Asia rute Surabaya Singapura.  Betapa tidak, sejak beberapa  waktu lalu, tepatnya semenjak hilangnya pesawat Adam air beberapa tahun yang lalu, penerbangan kita  sangat bagus dan tidak banyak mengalami kendala, meskipun  ribuan kali take off dan landing setiap harinya, tetapi relatif aman.  Kalau toh ada persoalan  hanyalah  pacah ban dan juga terpeleset di landasan dan tidak  menelan korban, apalagi sampai ratusan.

Memang namanya musibah, tentu akan dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, untuk itu kita berharap bahwa  ada keajaiban dalam persoalan pesawat Air Asia tersebut, sehingga seluruh penumpangnya sdelamat.  Namun manakala sudah menjadi takdir Tuhan dan semua penumpang dan awak pesawat seluruhnya tidak selamat,  maka  kita semua harus memandangnya sebagai sebuah musibah yang memang tidak dapat dielakkan,  sehingga meskipun kita semua sedih, terutama para keluarga yang ditinggalkan, tetapi harus tetap tabah dan dapat menerimanya dengan ikhlas.

Kasus  hilangnya pesawat tersbut harus kita pandang sebagai sebuah musibah dan merupakan takdir dari Tuhan yang tidak terelakkan.  Kekuasaan dan keputusan Tuhan memang mutlak dan tidak dapat dilawan oleh kekuatan apapun.  Kita sebagai manusia yang tetap bersandar dan berharap kepada-Nya, tentu akan menerima apapun yang telah diputuskan, meskipun kita harus tetap berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan selamat.  Artinya sebelum takdir tersebut  terjadi, kita harus  yakin bahwa kalau kita berusaha dengan baik, maka apa yang kita inginkan akan dapat kita capai.

Hanya saja kepercayaan  terhadap takdir tersebut semata mata  untuk menentramkan jiwa setelah semuanya terjadi.  Sebab kalau kita tidak dapat menerimanya dengan ketulusan,  sangat mungkin kita justru akan tersandera oleh pikiran kita sendiri dan pada akhirnya kita justru akan rugi sendiri.  Musibah tersebut harus kita jadikan sebagai sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi kita, utamnya untuk  lebih ijak dalam menentukan dan memutuskan apapun untuk diri kita sendiri maupun untuk keluarga dan bahkan untuk pihak lain.

Menurut informasi yang disamp[aikan oleh pihak yang berwenang bahwa sesunggunya pesawat Air Asia  sudah  melakukan prosedur dengan benar dan dalam kontak sebelum  hilag, pilot sudah  meminta untuk menghindaribadai serta meminta ijin untuk  terbang lebih tinggi  lagi.  Namun setelah itu kontak menjadi hilang dan tidak  terdeteksi lagi.  Dengan begitu faktor kesalahan  manusia dalam megendalikan peswat sesungguhnya tidak terbukti, dan yang paling mungkin ialah faktor cuaca dan takdir Tuhan.

Memang  terbang pada saat cuaca sangat buruk seperti  saat ini sangat berisiko, karena itu banyak orang lebih memilih tidak terbang atau menunda keperluannya pada saat musin hujan dan cuaca sangat tidak  bersahabat tersebut.  Mereka beranggapan akan lebi baik tetap berdiam diri di rumah yang dianggapnya sebagai lebih selamat, ketimbang harus terbang yang beresiko tinggi, meskipun urusan  mungkin akan dapat dibereskan.

Tetapi sesungguhnya kita dapat mempercayai pihak yang menerbangkan pesawat, karena tentu sudah dengan pertimbangan matang.  Kalau sekiranya   berbahaya tentu penerbangan akan dibatalkan dan hal tersebut sudah sering dilakukan oleh maskapai, walaupun harus dimaki oleh para penumpang, dan harus memberikan konpensasi kepada para calon penumpang.  Tetapi hal tersebut tentu akan lebih bagus, karena demi keselamatan semua pihak.

Artinya kalau pihak maskapai  telah yakin bahwa penerbangan akan selamat, kita dapat mempercayainya dan tidak usah khawatir, meskipun pada saat cuaca kurang bagus.  Pasrahkanlah semuanya kepada Tuhan yang  Maha Kuasa.  Meskipun demikian kita memang tidak dapat memaksa orang untuk mempercayai begitu saja hal tersebut, karena semua orang mempunyai hak untuk percaya dan tidak percaya.  Dan memang sebaiknya bagi mereka yang ragu tidak usah terbang dulu, kaena hal tersebut tentu akan membenai pikirannya dan tidak tenang dalam melangkah.

Tetapi bagi mereka yang percaya diri dengan memasrahkan seluruhnya kepada Tuhan melalui pilot dan krunya,  dipersilahkan untuk tetap terbang.  Kita tidak boleh berkesimpulan bahwa musibah terhadap Air Asia tersebut disebabkan oleh kenekatan dari maskapai.  Semuanya sudah diperkirakan, tetapi karena faktor yang tidak mungkin untuk dihindari, tentu musibah pun akhirnya terjadi dan kita pun juga belum mengetahui secara pasti penyebab hilangnya peswaat tersebut.

Hal terpenting saat ini ialah bagaimana kita menenangkan para keluarga para penumpang dan kru yang tentu sangat sedih dan berduka.  Semua pihak harus dapat berpikir jernih dan tidak saling meyalahkan atau mnuding pihak tertentu dan lainnya.  Sebab musibah tersebut dapat menimpa siapapun tidak terkecuali mereka yang sangat berhati hati sekalipun.  Kita doakan kepada semua penumpang dan kru  agar selamat, dan kalupun mereka harus  menjadi korban, tetapi mereka akan dapat ditemukan.

Hal terpenting lagi ialah bagaimana seluruh maskapai penerbangan dapat menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran yang sangat berharga untuk lebih memberikan keyakinan dan rasa nyaman bagi seluruh pengguna maskapainya.  Artinya  kesiapan peswat dan juga para awaknya  harus seratus persen prima. Perawatan mesin pesawat juga harus rutin dan tidak  sembrono,  sehingga tidak akan terjadi persoalan teknis yang menyangkut  keselamatan seluruh penumpang sebagaimana  yang pernah terjadi pada masa yang lalu.

Jangan sampai  dengan alasan bisnis, kemudian keselamatan  penumpang diabaikan.  Justru dengan pelayanan dan jaminan keselamatan yang handal,  akan merupakan investasi yang sangat menguntungkan bagi bisnis penerbangan tersebut.  Penumpang tentu akan lebih memilih maskapai yang memberikan layanan dan jaminan  keselamatan yang abgus, ketimbang dengan harga murah tetapi tidak ada jaminan keselamatan.  Memang dengan harga murah dan  nyaman terbang serta layanan yang prima, menjadi dambaan semua penumpang, tetapi tentu ada  pilihan yang paling dipertimbagkan oleh mereka, yakni faktor keselamatan dan kenyamanan.

Kita sama sekali tidak menuduh ataupun mencurigai maskapai manapun yang tidak memberikan kenyamanan dan jaminan keselamatan, tetapi ini semua dimaksudkan  untuk seluruh penerbangan yang  beroperasi di tanah air dan bahkan di dunia bahwa keselamatan itu segala galanya dan pemberian pelayanan terbaik bagi para penumpang adalah hal yang nomor wahid.

Kita harus dapat menjadikan peristiwa hilangnya Air Adsia kali ini sebagai guru yang paling berpengaruh dalam  diri kita, apapun profesi yang kita sandang.  Dengan menjadikan peristiwa inis ebagai guru, kita akan menjadi lebih bijak dan berhati hati dalam memutuskan segala sesuatu.  Dan bagi dunia penerbangan tentu juga dapat mengambil hikmah bahwa  peristiwa seperti itu harus dihindari dan tidak boleh terjadi lagi, karena bagaimanapun semua hal dapat diusahakan dengan cermat dan perhitungan yang akurat.

Kita memang harus prihatin dengan musibah ini, tetapi kita tidak boleh terpuruk  dengan memikirkannya selalu.  Peristiwa tersebut memang sudah terjadi dan tidak dapat diulang kembali, dan hal yang perlu dilakukan  berikutnya ialah bagaiman semua pihak harus berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi.  Untuk itu harus ada perubahan dalam semua hal, baik dalam ha;  kecermatan, pelayanan, dan penyediaan keselamatan bagi seluruh  masyarakat pengguna.  Semoga  ke depan kita akan menyaksikan semuanya menjadi lebih bagus dalam semua aspek.  Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.