MENUNGGU KABINET JOKOWI

Katanya sampai semalam jam 03.00  presiden Jokowi dan wapres Jusuf kalla sedang menguji para calon menteri yang akan membantunya dalam pemerintahan mendatang, sehingga diharapkan  dalam waktu singkat dapat diumumkan.  Usaha yang dilakukan oleh presiden cukup bagus, sebab juga telah meminta pertimbangan kepada KPK dan PPATK, meskipun hanya sekedar pertimbangan, tetapi  boleh jadi pertimbangan tersebut sangat bagus untuk diperhatikan.  Tujuannya jangan sampai cabinet mendatang membawa beban yang berat yang akan mempengaruhi keinrja kabninet secara keseluruhan.

Apa lagi kalau ditilik dari pernyataan ketua KPK bahwa pertimbangan KPK bukan mengikat dan KPK juga tidak dalam kapasitas memberikan pilihan terhadap calon tertentu, melainkan semata mata hanya memberikan pertimbangan sesuai dengan pengetahuan KPK,  sehingga semuanya terserah kep[ada presiden dan wakil presiden.  Hanya saja pernyataan keras ketua KPK yang menyarankan agar mereka yang diberikan  catatan merah sebaiknya tidak digunakan, sebab  boleh jadi salam beberapa  bulan mendatang akan tersangkut persoalan yang ditangani oleh KPK. 

Memang  semua orang harus berprasangka baik atau dalam Bahasa ngetrennya ialah  oraduga tak bersalah selama belum diproses dan bahkan sebelum dipurtuskan oleh pengadilan yang mempunyai kekuatan tetap.  Hanya saja  kalau seseorang mempunyai catatan kurang bagus,  sebaiknya tidak masuk dalam cabinet, karena hanya akan memberikan kesan kurang bagus dan bisa buisa malah menjadi beban tersendiri bagi presiden dan juga kebinet secara keseluruhan.

Saat ini kita memang hanya menunggu  pengumuman susunan cabinet yang akan membantu presiden dan wakil prsiden selama lima tahun mendatang.  Namun demikian boleh jadi kalau kinerja misalnya selama satu kemudian dievaluasi dan ternyata mendapatkan raport merah, sudah barang pasti akan dipecat dan digantikan oleh yang lain yang lebih mampu mel;aksanakan tugas dan fungsi yang diberikan,  tentu kita berharap dalam persoalan ini presiden Jokowi akan lebih tegas dan berani, karena memang menjadi hak prerogatifnya.

Kondisi di parlement yang dikuasai oleh koalisi merah putih sesungguhnya juga sangat menguntungkan bagi masayarakat, kalau mereka benar benar ingin menjadi penyeimbang dan bukan inginmenjadi pecundang.  Artinya kalau sebagai penyeimbang itu funsinya ialah  memberikan dukungan pada program program yang bagus dan  tertuju pada  kesejahteraan rakyat, dan juga melakukan kritik dan koreksi atas kebijakan yang tidak pro kepada rakyat.  Dengan demikian semua pihak akan secara bersama sama menjalankan kewajibannya dengan baik.

Pemerintah akan melaksanakan program seuai dengan visi dan misi yang telah digariskan dan tidka akanmnecoba main main dengan apapun, dan sebalinya parlemen juga akan selalu mengawasi  kinerja pemerintah dengan adil dan bijak.  Pertanyaannya ialah apakah merka mampu memerankan perana masing masing, dan tidak tergoda untuk melakukan hal hal yang di luar garis, seeprti dari pemerintah, apakah tidak tergiur untuk menyeleweng, dan dari parlemen apakah juga tidak tergoda untuk mencoba menggoyang pemerintah?.

Memang semua masih dalam prediksi dan tentu kita sangat berharap bahwa semuanya akan menjadi baik  disebabkan  kesadaran masing masing untuk membangun bangsa ini lebih maju dan mempunyai daya saing di tingkat internasional.  Untuk itu sekali lagi pilihan calon cabinet memang menjadi awal dari dukungan dan kepercayaan masyarakat untuk kerja selanjutnya.

Kita sangat percaya kepada kredibilitas  presiden dalam memilih calon cabinet yang akan  menjadi taruhan di masa  mendatang.  Kalau ada  sebagian anggota kabionet yang mendapatkan  kritik dari masayarakat, tentu  sangat wajar, karena semua harapan masyarakat yang terlalu banyak, sudah barang tentu tidak akan dapat dipenuhi seluruhnya. Namun kalau secara umum cabinet mencerminkan  keprofesuionalan, tentu respon pasar akan menjadi positif dan hal tersebut menjadi modal yang sangat berharga bagi langkah selanjutnya.

Hal terpenting yang sudah dinyatakan oleh presiden ialah bahwa tidak ada menteri yang meranagkap dengan pengurus partai politik, sehingga  mereka semua akan bisa focus dalam menjalankan tugasnya.  Menurut saya ini  merupakan hal penting yang haruis menjadi catatan, karena selama ini banyak menteri yang merangkap, sehingga tugasnya menjadi tidak focus dan bahkan cenderung tidak bagus.  Belum lagi ekses yang menyertainya seperti adanya oknum partai yang berusaha memperoleh manfaat dari kementerian yang dipimpin oleh petinggi partai.

Kita tidak akan mempermasalahkan apakah cabinet nanti ramping dalam arti jumlahnya ataukah tidak, karena justru yang terpenting ialah mereka dapat bekerja dengan efektif dan juga efisien dan tidak terkesan hanya bagi bagi kurasi kekuasaan.  Karena itu kalau misalnya tidak dibutuhkan wakil menteri dari aspek pekerjaannya, maka  seharusnya memang tidak perlu diadakan wakil menteri.  Dan demikian juga sebaliknya kalau misalnya pekerjaan kementerian tersebut tidak cukup hanya ada seorang menteri saja dan mutlak diperlukan wakil, maka dibentuklah wakilnya.  Dengan begitu maka akan terjadi efisienasi dan terjauhkan dari pemborosan.

Dunia kini sedang menungghu apa yang terjadi dengan susunan cabinet duet jokowi JK, karena  persoalan cabinet mendatang bukan sekedar persoalan dalam negeri, melainkan juga persoalan yang terkait dengan dunia luar.  Meskipun demikian kita memang tidak boleh terpengaruh oleh luar, hanya sekedar memberikan  dan menunjukkan bahwa kita mampu melakukan perbaikan dalam semua sector dengan kemampuan  diri sendiri, dan semua anggota cabinet akan mampu menjalankan tugasnya sebagaimnana seharusnya.

Untuk itu semakin  cepat cabinet dapat diumumkan maka akan semakin bagus, terutama jika respon pasar menjadi positif.  Untuk itu kalau memang sudah selesai dan dianggap cukup menurt saya  akan lebih bagus segera diumumkan, dan segera dapat bekerja.  Umat sangat menunggu kiprah pemerintahan baru.  Sebagaimana kikta jketahui bahwa ekspektasi masyarakat terhadap pemerintahan baru sangat tinggi, dan hal tersebut tidak boleh diabaikan dan diterlantarkan.

Namun demikian kalau memang belum selesai dan belum mantap dengan keberadaan calon cabinet, sebaiknya tidak tergesa diumumkan, karena hanya penyesalanlah yang akan tersisa.  Cabinet ini diharapkan akan mampu bertahan hingga lima tahun mendatang dan tidak ada satup[un anggotanya yang mreteli di tengah jalan, baik karena dipecat atau karena mengundurkan diri dan lebih memilih diluar cabinet.  Pengalaman selama ini dimana banyak anggota cabinet yang meninggalkan tugas sebelum masa baktinya habis, harus menjadi perhatian khusus.

Bahkan kalau boleh presiden membuat kontrak kerja dengan seluruh anggota cabinet bahwa mereka akan setia menjadi menteri sampai tanggal 20 oktober tahun 2019.  Ini sangat penting agar mereka tidak gampang melirik sesuatu posisi yang dianggapnyan lebih menguntungkan, terutama  ketia masa jabatan sebagai menteri tinggal beberapa bulan saja.  Artinya apapun alasannya semua menteri harus menyelesaikan  tugasnya hingga masa jabatan selesai.

Kita yakin bahwa presiden dan wakil presiden sudha menyadari hal tersebut dan sudah mempesiapkan  cara untuk mengatsinya.  Tentu mengecuqlikan bilamana ternyata  ada sebagian diantara anggota cabinet yang tersangkut persoalan hokum sehingga memang harus keluar dan menjalani proses hokum.  Kita  dan juga KPK tidak bisa menjamin bahwa  sampai diangkat menjadi menteri misalnya rekam jejaknya bagus, tetapi setelah menjabat menjdai menteri kemudian tergiur melakukan tindakan  melawan hokum,  karena itu semua harus menyadari hal tersebut dan bersama sama  menjaga agar semuanya tetap terjaga dan baik hingga  pada tahap akhir nanti.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.