KULIAH KERJA NYATA MANDIRI

Sebagaimana kita tahu bahwa untuk mengakhiri perkuliahan di sebuah perguruan tinggi, mahasisa harus melaksankaan  pengabdian kepada masyarakat, yang berupa  kuliah kerja nyata.  Namun seiring dnegan perkembangan zaman dan kesibukan yang tidka dpaat dihindari serta keinginan untuk  dapat melaksanakan pengabdian tersebut  tidak harus menunggu waktu yang ditentukan, maka tuntutan untuk melaksanakan kulian kerja nyata mandiri menjadi  sangat urgen.

Sebagaimana kita tahu bahwa  pelaksanaan KKN reguler tentu harus diatur sedemikian rupa  dan disesuaikan dengan kalender akademik yang telah direncanakan, namun di sisi lain ada sebagian mahasisw ayang menginginkan melaksanakan KKN tersebut pada saat tertentu sehingga mereka akan tetap dapat menjalani aktifitas perkuliahan atau pun aktiitas akademik lannya, terutama pada saat  pelaksanaan KKn reguler tersebut.

Untuk itulah mereka memerlukan waktu tersendiri yang dapat disettaing sendiri dan direncanakan sendiri dalam melaksanakan KKN tersebut.  Haltrsebut juga terkait dengan pecepatan  kelulusan, karena mereka akan dengan mudah merencanakan segala sesuatunya sendiri. Atas dasar kebutuhan tersebut, kemudian  UIN Walisongo  dlaam hal ini LP2M menyusun pedoman pelaksanaan kuliah kerja nyata, termasuk di dalamna KKn yang dlaksnakan secara mandiri oleh mahasiswa.

Tentu  pelaksanaan KKN mandiri tersebut harus diatur sedmeikian rupa sehingga  tjuan dan targetnya  tetap akan dapat dipertanggung jawabkan, serta ada pendampingan oleh pihak universitas agar semuanya dapat terarah dan  sesuai dengan tujuan utamanya.  Bahkan dalam pedoman etrsebut juga diatur mengenai kegiatankegiatan lain yang dapat disetarakan dengan KKN dan kemudian diakui sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

Saat ini para mahsiswa yang membutuhkan percepatan kelulusan tersebut sudah dapat merencanakan KKN mandiri tersebut dan dapat dilakukan di manapun lokasi yang dipilih sendiri oleh mahasiswa.  Dan hal tersebut sudah pernah dilakukan dan terus akan dilakukan oelh para mahasiswa.  Meskipun demikian KKN yang reguler tetap akan dilaksanakan sebagaimana  biasanya dan sepenuhnya direncanakan dan dlaksanakan oleh  LP2M.

Sebagaimana kita tahu bahwa tugas pokok perguruan tinggi ialah melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu unsur pengabdian kepada masyarakat merupakan unsur pkkokyang memang harus dilaksanakan  oleh smeua  mahasiswa.  Memang bentuk pengabdian kepada masyarakat dapat beraneka ragam,  akan tetapi untuk para mahasiswa sudah ditentukan bentuknya ialah KKN.

Dengan demikian memang sudah menjadi keharusan bagai semua mahasiswa untuk menjalani proses  KKN tersebut.  Hanya saja  saat ini sduah diatur mengenai pelaksnaaan KKN mandiri yang direncanakan sendiri oleh mahasiswa sehingga waktunya dpat disesuaikan dnegan keinginan mereka.  Tentu lain dengan KKN reguler yang keseluruhannya direncvanakan dan dilaksanakan oleh LP2M, dengan begitu mahssiwa memang harus mengikuti  apa yang sudah direncanakan tersebut.

Meskipun demikian sesungguhnya secara substansial pelaksanaan KKN tersebut sama, yakni  dalam rentang waktu satu setengah bulan dan harus melaksanakan program pengabdiannya di  masyarakat, serta p[ada akhirtnya nanti harus membuat laporannya. Hanya perbedaannya ialah  para mahasiswa dapat merencanakan programnya sendiri,. Yang bterpenting ialah  program tersebut disingkronkan dengan program pemerintah desa, sehingga akan terjadi saling dukung dan harmoni dala pelaksnaaannya.

Saat ini  sedang dilaksanakan KKN reguler yang ditempatkan di kabupaten Boyolai, dan mereka telah  mnejlanainya  dalam waktu satu setengah bulan, sehingga tinggal sekitar 2 hari lagi mereka akan ditarik kembali ke kampus untuk meneruskan perkuliahan atau proses penyelesaian  penulisan karya ilmiah.  Tentu program program yang telah dijalankan telah diselesaikan, termasuk program fisik yang rencananya har ini akan diresmikan bersmaa antara rektor dana bupati.

Dalam pelaksanakan peninjuan dan peresmian  program KKN tersebut, sekaligus akan dilakukan penandatanganan MoU antara UIN Walisongo dengan pemerintah kabupaten Boyolali.  MoU tersebut dilakukan sebagai bentuk nyata  untuk dilakukannya banyak kegiatan  yang dilaksanakan bersama antara UIN Walisongo dengan pemerintah kab, Boyolali.  Selama ini memang untuk melaksanakan kerjasama dalam  pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, Uin selalu melakukan kerjasama  dalam bentuk formal.

Nah, untuk kabupaten Boyolali tersbeut sesungguhnya sudah dirancang cukup lama dan pelaksanaan kerjasama sudah berjalan dengan bagus, namun karena  watu sajalah sehingga penandatanganan MoU tersebut baru dapat dilaksanakan saat ini.  Sudah barang tentu setelah MoU nanti semua fakultas yang terkait  dapat melaksanakan kerjasama dengan pemerintah  Boyolai dalam erbbagai bidang yang diharapkan akan mampu menggugah masyarakat untuk bangkit dan memberdayakan diri mereka.

Kita menyadari bahwa  perguruan tinggi memamgmempunyai kewajiban untuk  me ina dan memberdayakan masyarakat, karena sesunggunya  masyarakat itu mempunyai potensi yang kuat untuk memberdayakan diri mereka sendiri, hanya saja  mereka biasanya belum tahu  potensinya tersebut sehingga mereka tidak mampu mengeluarkannya menjadi energi yang kuat.  Nah, itulah yang seharusnya dilakukan oleh perguruan tinggi, sehingga masyarakat akan dapat mensejahterakan diri mereka sendiri dengan modal yang mereka miliki.

Memamng  pelaksanaan program yang efektigf bukanlah melalui pelaksanaan KKN, karena  waktunya yang sangatb terbatas, untuk itu ketika pelaksanaan kerjasam dalam pemberdayaan masyarakat tersebut biasanya akan dilakukan melalui program khusus yang dapat berjalan dalam jangka waktu lama, meskipun tidak harus didampingi setiap saat, melainkan cukup dilakukan pendampingan berkala dan diberikan pengarahan dan penyuluhan secara berkala pula.

Suda barang tentu tidak hanya dilakukan oleh pihak kampus semata, melainkan juga  dpat didatangkan dai sinas terkait sehingga   keh=giatan yang dilakasnakan dpaat berjalan dengan maksimal.  Program lainnya ialah dengan dilaksanakannya pelatihan pelatihan  tentang ketrampilantertentu yang bermanfaat bagi masyarakt, termasuk juga yang terkait dengan  hal yang dapat menambah penghasilan masyarakat secara riil.

Sementara itu  dalam pelaksanaan KKN biasanya sebagai  pelaksanana awal yang nantinya  dapat dilanjutkan dengan program khsusus tersebut.  Namun demikian bukan berarti KKN  sama sekali tidak  dapat bermanfaat,  justru biasnaya masyarakat akan menyambut antusias terhadap mahasisw ayang melaksanakan KKN tersebut.  Untuk itu sebagai buktinya, para mahasiswa  biasanya juga melaksanakan proyek yang menumental dan dapat dikenang, seperti  pembuatan dan atau rehab terhadap tempat ibadah, tempat pendidikan dan lainnya.

Ahkan untuk beberapa tahun terahir ini KKN yang dilaksanakan oleh UIN Walisongo telah difokuskan dengan  tehema tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan dengan nyata. Biasnya themanya ialah pemberdayaan masyarakat berbasis masjid.  Artinya  masyarakat diharapkan akan   dapat  mengikuti  kegiatan yang dipusatkan di masjid, walaupun tentu bukan seluruhnya, melainkan ini hanya sebagai salah satu masksud agar masyakat muslim mencintai dan  menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan mereka.

Kegiatan mereka biasnya  untuk memetakan  kondisi masyarakat baik yang sejahtera maupun yang belum, dengan standar yang telah dikenal.  Lalu ada usaha nyata untuk mengubah mereka yang pra sejahteran agar secepanya menjadi sejahtera melalui   saling tolong dari masu=yarakat sendiri, yakni yang mampu membantu yang kurang mampu dan begitu seterusnya sehingga akan terwujud  saling membantu untuk kesejahteraan  masyarakat.  Bahkan  ketika salah seorang warga belum emmpunyai kakus mislanya, maka warga lainnya  diharapkan  dapat membantu membuatkannya.

Dengan demikian bukan saja  kesejah-teraan secara materi yang dpaat diwjudkan, melainkan juga kebersamaan dan  kepdulian diantara sleuruh masyarakat juga dapat diciptakan.  Itulah yang kemudian kita dapat bangga bahwa dengan KKN kita telah mampu mewujudkan keingia masyarakat dan pemerintah, yakni mensejahterakan  masyarakat.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.