WABAH CORONA

Akhir akhir ini kita diributkan dan ditakutkan dnegan virus yang diangagap berasal dari china yakni virus corona yang mematikan, Namun sesungguhnya semua penyakit apapun namanya itu adalah berasal dari Allah swt, dana karena itu  utnukmenjauhinya harus juga memohon kepada Allah swt. Semua umat beragama, terutama agama Islam harus  percaya bahwa semua penyakit itu memang buatan Allah swt dan semua obat yang menciptakan juga Allah swt, dan setiap penyakit tentu ada obatnya, namun terkadang manusia yang tidak mengatahuinya sehingga kemudian malah lari menjauh dari obat itu sendiri. Bahkan tidak sedikit yang justru malah tersesat dnegan wabah tersebut.

Kita semakin yakin bahwa setiap penyaakit itu sesungguhnya juga sekaligus sebagai ujian  untuk umat beragama, bahwa semua itu hanyalah cobaan hidup dan iman juga. Kita tudak boleh takut berlebihan terhadap sebuah cobaan, seperti virus corona karena smeuanya itu meupakan ujian dari Allah swt. Memamg waspada itu perlu, tetapi berlebihan dalam ketakutan itu tidak bagus. Apalagi kalau ketkutan tersebut  kemudian membuat bayak orang juga terkena imbasnya, padahal kalau kita pikir semua itu dapat terjadi karena kehendak Allah swt, dan jika Allah tidak berkenan untuk memberikan penyakit, maka tidak ada satu kekuatan pun yang mampu menimbulkan bahaya.

Bahkan prngaruh virus corona tersbeut sampai harus membuat pemerintah Saudi Arabia  waspada dan untuk smeentara waktu tidak mengijinkan smeua orang asing  memasuki negara tersebut, termasul mereka yang akan beribadah umrah sekalipun. Tentu hal ini menimbulkan banyak kerugian di kalangan umat, karena mereka sudah mengeluarkan banyak uang untuk perjalanan ibadah umrah, namun kemudian harus gagal. Maish beruntung  ketika kemudian nanti  mereka tidak kehilangan uangnya dan masih dapat menjalankan ibadah umrah tanpa harus membayar kembali ongkosnya.  Namun secara umum kita dapat mengerti apa  kebijakan pemerintah Saudi tersebut, karena  dengan maraknya wabah tersebut dan kemudian banyak umat manusia dari berbagai nagara yang berkumpul menjadi satu untuk beribadah, lalu kalau ada salah satu pihak yang terkena virus corona tersebut, akan dapat menular kepada masyarakat lainnya.

Kebijakan tersbeut memang menggebyah uyah sleuruh pengunjung, sebab  kalau dilakukan penelitain yang lebih cermat tentu masih akan dapat dijalankan ibadah umrah dnegan syarat sebelaum meninggalkan negara asalnay merka dicek terlebih dahulu dan dinyatakan sebagai bersih dari virus corona tesbeut oleh dinas kesehatan. Atau kalau maish belum terlalu yakin, juga dapat ditambah pengecekan oleh tim kesehran Saudi di bandara Arab Saudi dan bagi yang positif terkena virus corona harus dikembalikan ke negara asalnya dan tidka diperbolehkan  menjalankan ibadah umra ke Makkah dna juga berkumjung ke madinah. Ini tentu lebih adil dan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat muslim dari mana pun juga asal negaranya.

Namun dmwikian  itu sudah diambil oleh pemerintah Saudi dan kita sebagai warga negara Indonesia tidak mampu berbuat apa apa, bahkan pemerintah kita juga hanya dapat berharap bahwa  kebijakan menyetop jamaah umrah dari berbagai nrgara termasuk indonesia tersebut agar segera diakhiri dan seluruh umat muslim dapat kembali menunaikan ibadah umrah ke tanah suci. Apapun alasannya pemerintah saudi memang ingin mneyelamatkan warga negaranya dari kemungkinan tertular virus corona yang mematikan tersbeut, dna juga sekaligus melindungi semua umat dari kemungkinan tertular virus tersebut. Kita tahu bahwa  ibadah umrah itu terpusat di masjid Haram dan jika diantara jamaah tersebut ada yang terkena virus tersebut, boleh jadi akan dapat menularkannya kepada jamaah lainnya.

Karena itu kita harus dapat memahami kebijakan pemerintah Saudi yang melarang sementara warga negara asing untuk memasuki negara tersebut, meskipun tujuannnya untuk beribadah. Semoga persoalan virus corona tersebut akan segera berakhir dan smeua negara terbebas dari virus tersebut sehingga umat  akan dengan leluasa melakukanperjalanan ke berbgai tempat, khususnya bagi umat muslim yang akan melakukan ibadah umrah ke tanah suci. Kita yakn bahwa pemerintah kita juga sedang mengadakan dialog dnegan pemerintah Saudi untuk mencari solusi etrsbaik bagi masyarakat, khususnya umat muslim, apalagi sebentar lagi adalah musim haji, sehingga kalau pada saat haji umat muslim tidak boleh memasuki  tanah suci, maka itu artinya sudah merupakan musibah besar.

Kita tidak tahu mengapa muncul virus corona tersebut, meskipun banyak diantara umat yang menyatakan bahwa itu diakibatkan oleh perbuatan orang orang china yang mengkonsumsi hal hal aneh yang tidak biasa dikonsumsi oleh manusia, seperti mengkonsumsi  cindil, atau anak tikus yang masih sangtat kecil, lalu juga makan semacam ulat besar atau biasa disebut dnegan gendon dan lainnya atau juga ada yang menghubungkan dengan perlakuan masyarakat china yang komunis terhadap muslin aighur dan lainnya. Kita tidak usah menanggapi hal tersebut, karena justru akan dapat memicu ketegangan dana pertentangan dnegan pihak lain.

Dari manapun virus dan atas ddasar apapun virus tersebut muncul, yang terpenting bahwa kita yakin smeua itu adalah dari Allah swt dan yang mampu mengatasi juga Allah swt. Karena itu saat ini yang terpenting ialah bagaimana kita berdoa dan memohin kepada Allah swt agar kita selalu diberikan kesehatan dan terjauhkan dari berbagai penyakit yang membahayakan dan bahkan mematikan. Keyakinan kita tersebut harus  masuk dalam sanubari kita sehingga tidak akanntergoyahkan oleh isu isu liar yang tidak berdsar dan bahkan malah akan menjerumuskan kita sendiri. Semoga kita akan mampu mengambil hikmah dari munculnya virus corona tersebut  dan sekaligus sebagai introspeksi diri untuk semakin mendekat kepada Allah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.