SENDIRIAN

Mungkin ada sebagian orang yang takut hidup sendirian, karena mungkin membayangkan tidak akan ada yang membantunya pada saat membutuhkan bantuan atau ada makhluk lain yang ditakuti, sehingga apapun alasannya kalau ada yang menemani pasti akan lebih merasa nyaman ketimbang sendirian. Namun dm,eikian terkadang juga ada orang yang karena emosi sesaat lalu mengusir smeua orang di sekitarnya dan dia ingin hidup sendirian saja, dan pada kenyataannya dalama beberapa waktu saja dia akan menyesali karena telah mengusir orang di sekitarnya.  Kesimpulannya ialah bahwa manusia itu memang tidak bisa hidup sendirian dan selalu membutuhkan kawan, baik hanya untuk sekedar kawan ataupun memang  dibutuhkan untuk membantu segala sesuatu.

Meskipun hampir smeua orang  mangalami hal yang sama yakni ingin ada kawan di sampngnya dalam mengarungi hidup di dunia ini, akan tetapi setiap a usia harus mampu  membayangkan hidup secara sendiri, karena bagaimanapun suatu saat pasti dia akan hidup sendirian tanpa ada  seorang pun yang akan mendampinginya, yakni nanti saat dia suadah meninggal dunia dan  sendirian di kubur tanpa ada yang mau menemaninya, termasuk suami atau isteri, anak anak dan kawan dekatnya. Jika manusia mau membayangkan dan memikirkan hal tersebut, temntu dia akan mampu berpikir bagaimana caranya  nangti dia akan dapat menemukan kawan sejati yang akan menemaninya  hingga di akhirat.

Dalam pandangan islam sahabat yang tidak akan meninggalkan manusia ialah amal perbuatannya sendiri, yakni jika  saat hidup di dunia manusia mau berbuat yang terbaik untuk dirinya sendiri dan juga untuk orang lain, temntu pada saatnya amalnya tersebut akan selalu menyertainya kapan pun dan di manapun, termasuk pada saat dia sendirian berada di dalam kubur sekalipun. Hanya amal baiklha yang akan menolong dan mendampinginya  dengan setia dan mampu  menjadi penolong yang sejati, bahkan  hanya amallah yang akan  mau menjadi tameng atas segala resiko yang bakal dialaminya di akhirat nanti, sampai  menemani masuk ke dalam surganya Allah swt. Tentu juga anak yang shalih  akan bermanfaat juga  dnegan doanya yang akan diijabahi oleh Allah swt.

Untuk itu kita sebagai manusia tidak perlu khawatir akan sendirian di dalam kubur dan di akhirat menghadapu hisab Allah swt. Mungkin pada saat di dunia ini kita dapat hidup sendirian, karwna semua  mempunyai kebutuhan masing masing, termasuk anak anak, dan bahkan mungkin tempat tinggalnya juga sangat jauh, namun jika kita selalu berbuat kebaikan kepada semua orang, kita harus yakin bahwa masih banyak orang yang mau pedulimkepada kita dan mau menolong kita saat kita sedang kesulitan  dan membutuhkan pertolongan. Siapapun yang menanamkan kebaikan maka dia juga akan memetik buah kebaikan tersebut, Jadi tidak perlu khawatir dengan smeua itu karena Alah swt pasti Maha Adil dan  menolong hamba Nya yang berbuat baik dan  selalu taat kepada Nya.

Mungkin bagi sebagian orang yang sudah usia udzur, akan membayangkan sebuah hidup sendirian yang jauh dari orang orang yang disayanginya, dan lalu dia akan menderita, karena yang diingat ialah bagaimana ada orang yang selalu menyayanginya dana membantunya, namun dia sama sekali tidak mengingat bahwa Aalkah swt itu  selalu akan menolong hamba ya yang selalu menoilong sesamanya. Jika orang tersebut hanya berpikir tentang apa yangdialaminya di dunia saja, maka  hal tersebut sangat wajar dana mungkin juga dia akan mengalaminya sendiri kondisi sendirian tanpa  orang yang memperhatikannya. Malang sekali hidup orang yang dmeimiankarena dia sangat jauh dari Allah swt dan hanya memikirkan tentang kehidupan dunia  serta jauh dari kehidupan yang kekal di akhirat.

Kalaupun orang yang dmeikian tersebut selalu mendapatkan kawan di dunia karena mampu membayar orang yang disuruh menjaganya hingga akhir hayat dan anak anaknya juga selalu dekat karena  hidupnya serumah. Namun dia harus   menanggung hidup diakhirat bahwa pada saatnya dia nanti harus sendirian hidup di dalam alam barzah atau alam kubur, yang itu pasti dialami oleh smeua orang. Manakala dia tidak mempunyai amal kebaikan dan tidak pernah beribadah kepada Allah swt, maka secara otomatis dan pasti dia akan merasa sangat menderita karena tidak mempunyai kawan dan  di sana akan mendapatkan banyak kesulitan serta menanggung akibat dosa yang dijalaninya tanpa  mendapatkan ampunan dan keringanan dari Allah swt.

Beruntung sekali bagi seornag mukmin yangingat dan taat dalam hidupnya, yang selalu saja menjalankan perintah Allah swt dan menjauhi semua larangan Nya, lalu juga mau mendidik anak anaknya menjadi anak anak yang shalih  dan mentaati smeua perintah agama, pada satnya pasti dia akan emndapatkan keuntungan karena  diirnya juga sudah menabung pahala yang sangat banyak dan kebaikan kebaiakan kepada sesama juga selalu dilakukan, serta anak anaknya juga  baik sehingga selalu mendoakannya. Kalaupun nanginya dia harus sendirian di dalam kuburnya, namun pasti tetap akan mendapatkan sahabat yang selalu menemaninya yakni amal  baiknya saat di dunia yang akan menjelma sebagai sahabat sejati yang akan menolongnya.

Jadi kesimpulannya ialah kita tidaka perlu khawatir dnegan hidup sendirian, karena bagaimanapun kita tidak akan pernah sendirian saat kita sudaha mempersiapkannya sejak saat ini. Semoga Allah swt senantiasa akan menciptakan sahabat sahaat sejati untuk kita, yakni  selurruh amal baik kita dan juga anak anak yang kita didik dnegan didikan  yang benar dan selalu mendoakan kita setelah kta  meninggal  dunia. Demikian juga  dnegan perbuatan baik kita kepada sesama  saat kita masih berada di dunia ini, dengan ketulusan yang tidak ada niatan untuk mendapatkan balasan mereka saat di dunia, smeua itu insyaalah akan menjadi teman kita yang setia dalam menghadapi mahkamah akhirat yang sangat berat, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.