BANYAK ORANG HANYA MELIHAT KULIT

Di zaman akhir seperti sekarang ini menilai orang itu mudah asalkan hanya didasarkan kepada  diri sendiri dan tdak didasarkan kepada fakta yang sesungguhnya. Orang sangat pintar untuk memerankan dirinya sebagai sosok yang tampak baik dan dermawan, sehingga mata siapapun akan terkelabuhi oleh penampilan yang sedang diperankan. Karena itu kemudian banyak orang pula yang  menyesal karena telah tertipu oleh penampilan seseorang. Menilai orang itu tidak dapat secara instan karena banyak hal yang tersembunyi dari penampakan wajah. Orang yang busuk hatinya dan banyak melakukan kesalahan serta menyakiti orang lain, suatu saat dapat berpenampilan baik seperti ulama atau pendeta, namun sekali lagi  isinya tetap tidak akan dapat ditampilkan secara utuh.

Istilahnya saat ini ialah  bahwa topeng itu snagat mudah untuk dibeli dan didapatkan, namun jika topeng tersebut dibuka maka akan tampak aslinya yanag mungkin sangat bertolak belakang dnegan yang nampka sebelumnya. Setiap orang pasti akan berusaha memakai topeng, karena niatnya hanya ingin mendapatkan penilaian secara spontan mengenai dirinya yang memerankan sebagai orang baik. Bahkan untuk mendapatkan smeua itu terkadang orang tersebut harus berkorban sesuatu dan mungkin juga harus berbohong untuk mengelabuhi banyak pihak. Orang sudah tidak lagi berpikir tentang dosa  dan pengawasan Tuhan, melaiankan hanya untuk tujuan sesaat di dunia ini dan memuaskan diri sesaat, padahal kalau kemudian dia menyadari tentang dosa dan pengawasan Tuhan, maka pasti dia akan menyesali dan  segera bertaubat.

Namun dalam kenyataannya orang akan lebih memilih penilaian orang sesaat, ketimbang memperhitungkan  pengawasan Tuhan dan  akibat  kebohongan yang diperbuatnya. Sudah banyak orang yang sanggup untuk menanggung dosa karena  di dunia ini belum merasakan betapa beratnya menanggung dosa tersebut, dan masih hanya diprediksi saja. Meskipun dia  adalah orang yang sudah mengert, memahami dna tahu tentang rsiko berbohong dan  menanagghung dosa tersebut, akan tetapi rupanya persoalan akhirat masih selalu dikalahkan oleh persoalan duniawi yang segera akan dilihatnya di dunia ini. Orang akan merasa puas jika mendapatkan pujian dari sesama manusia lain, meskipun harus menahan diri dati sesuatu yang sesungguhnya sangat buruk baginya.

Bahkan orang memebentuk keluarga saja terkadang tidak melihat sisi dalamnya, melainkan hanya berdasarkan sisi luar yang boleh jadi dalam waktu beberap saat saja sudah akan berubah menjadis esuatu yang tidak diinginkannya. Akhirnya yang terjadi adalah penyesalan, dan jika  mungkin malahan akana berubah haluan dana  mengorbankan keluarganya, demi keinginannya yang bersifat lahiriyah. Karena itu kita menyaksikan betapa banyak rumah tangga yang bubrah hanya disebabkan oleh penampilan luar saja. Pada awalnya orang akan terpesona dengan penampilan luar wajah seseorang , meskipun hatinya sangat busuk tetapi karena  hati tidak dapat disaksikan secara langsung, maka orang akan  terpesona dengan wajah dan melupakan hati.

Pada saat orang ada maunya, maka  persoalan hati akan dapat didesain sedemikian upa meskipun tidak akan permanen, dan biasanya hanya berlaku sebentar saja, dan setelah itu akan kembali kepada penampakan keasliannya. Pada sata itulah kemudian orang baru menyadari bahwa wajah yang sangat mempesona tidak sebandng dnegan hatinya yang sangat busuk dan buruk. Nah, karena itu unutk menilai seseorang itu baik atau tidak secara luar dalam, harus  mengamatinya  secara terus menerus dan  dalam situasi yang berbeda. Karena kalau dalam situasi yang beraneka ragam seseorang tetap dalam kebaikannya, maka  snagat mungkin dia itu memang berhati baik dan tidak melakukan kepura puraan.

Orang berbuat sesuatu terkadang juga hanya disebabkan keinginannya unuk mendapatkan simpati dari pihak lain yang ditujunya, dan itu biasanya selalu dibuat buat dan tidka tulus.  Untuk itu  ketika kita menjalin hubungan dnegan siapapun dan untuk tujuan apapun, sebaiknya kita tidak memberikan penilaian  tergesa gesa dan biarlah berlalu untuk beberapa saat, karena dnegan begitu kita akan mampu memberikana penilaian terhdapnya, baik ungtuk sekedar mitra bisnis atau ungtuk menjalin rumha tangga atau sekadar untuk kawan  atau sahabat semata.  Saat kita benar benar yakin bahwa kita memberikan penilaian obyektif kepada  seseornag, maka sat itulah kita dapat menentukan perjalanan setrusnya.

Ada kemungkinan kita memang tidak akan melanjutkan  keinginan kita sdisebabkan tidak ada kecocokan dalam menjalin hubungan, namun jika itu didasarkan ole kenyataan yang kita yakin kebenarannya, maka kta tidak akan terlalu menyesalinya. Berbeda  dengan jika kta tertipu karena hanya melihat penampilan luatrnya saja, maka  kekecewaan dan sakitnya hati akan terasa sedemikian kuat. Mungkin ada  sahabat yang menawarkan  bisnis dengan keungtungan yang menggiyurkan, namun  jika kita tergesa dalam mengambil kesimpulan dan keputusansebelaum kita yakin dnegan apa yang disampaikannya, pastinya kota akan menyesalinya seumur hidup. Namun jika kita waspada terhadap segala kemungkinan terburuk yang akan menimpa sehingga kita harus meyakini dahulu tentang kebenarannya, maka kita tidak akan menyesal, meskipun mungkin akan gagal unutk bekrjasma dnegannya.

Orang ternyata masih banyak yang suka melihat kulita ketimbang isinya, karena mungkin keliatannya kulit itu lebih tampak bagus, namun pastinya akan mengecewakan. Karena itu meskipun harus memakan waktu yang lebih lama, tetapi sebaiknya kita lakukan hal tersebut agar keyakinan kita menjadi mantap dan kita tidak akan dirugikan lebih parah. Semoga akan banyak lagi manusia lain yang waspada terhadap penampilan luar atau kulit atau memakai topeng sehingga tidak banyakorang yang tertipu oleh penampilan kulita saja. Namun kota juga menyadari bahwa  kebanyakan orang yang mabuk dnegan uang yang ada di tangan biasanya akan lupa dnegan peringatan yang dapat  menyengsarakan dirinya dan lebih mempercayai instingnya sendiri. Semoga kta tidak termasuk mereka yang mudah percaya dnegan penampilan kulit  tersebut, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.