BEBAS BUKAN BERARTI SEMAUNYA SENDIRI

Di negara kita, memang semua warga negara  mempunyai hak yang sama dalam mengemukakan pendapat, namun bukan berarti kemudian harus dipraktekkan dnegn melanggar hak pihak lain. Artinya semua orang berhak untuk mengemukakan pendapat dan berpandangan, akan tetapi jangan sampai pandangan dan pendapat tersebut melanggar privasi orang lain, karena itu akan dapat menimbulkan persoalan baru. Jika ada pelanggaran atau tindakan yang tidak benar atau melanggar aturan, sudah ada aparat yang bertanggung jawab untuk menyelesaikannnya. Kalau kemudian  ada pertanyaan , kalau aparat tidak mau bertindak menyelesaikan hal tersbeut, tentu ada mekanisme lain seperti menghimbau atau  melaporkan kepada pihak yang berwenan untuk memberikan nasehat atau geguran kepada aparata tersebut.

Boleh jadi ada alasan mendasar kenapa aparat tidak menyelesaikan persoalan yang dianggap melanggar hukum tersebut, sehingga jika kita bertindak sendiri yang justru melanggar hak privasi pihak lain, akan dapat berakibat  timbul persoalan lain. Namun jika diselesaikan melalui prosedur yang benar, jika memang ada alasan mendasar kita akan mengetahuinya. Sebagai contoh mudahnya ialah semua  PSN itu harus masuk kantor sebagaimana aturan yang sueah digariskan. Nah, kalau kita menjumpai mereka  berada di luar kantor, tentu kita tidak boleh langsung berbuat sesuatu yang bersifat menghukum kepada mereka, sebab boleh jadi ada PNS di luar kantor pada jam kantor itu sedang menjalankan dinasnya atau karena diperintah oleh atasannya unyuk membeli atau mencvari sesuatu dan lainnya.

Pesoalan yang saat ini sedang hangat ialah tentang buronan KPK harun Masiku yang sudah ditetapkan sebagai DPO namun hingga saat ini belum ditemukan, bahkan KPK sudah berkoordinasi dnegan kepolisian, namaun juga menunjukkan hasil yang diinginkan. Lalu banyak pihak yang berspekulasi bahwa ada kesengajaan bahwa  untuk menangkaap HM itu memang  hanya main main saja, sebab kalau seirus untuk menangkapnya, pastilah akan segera tertangkap. Apalagi  kepolisian sudah menyebarkan perintah tangkap tersebut ke seluruh  kepolisian di seluruh indonesia. Hanya saja memang kapolri tentu mempunyai pertimbangan lain, mengapa  saran untuk menembak di tempat jika  mengetahui HM belum dilaksanakan.

KPK sendiri masih optimis dapat menangkap buronannya, meskipun tidak mempunyai target waktu. Nah, lalu banyak spekulasi lainnya yang seolah pendapatnya itulah yang benaara, padahal masih diperlukan  penyelidikan lebih mendalam sebelum  menetapkan seusatu apalagi yang terkait dnegan persoalan hukum. MAKI sudah mengajukan prsperdilan ungtuk menersangkakan  sekjen PDIP yang dianggap terlibat dalam persoalan suap PAW PDIP namun belum ada kejelasan dan bukti yang  kuat. Memang sekjen beberapa waktu yang lalu sudah diperiksa sebagai saksi oleh KPK tetsapi  rupanya KPK  sendiri belum menemukan dan belum mengarahkannya kepada tersangkan, karena  hanya dugaan saja yang belum didukung oleh bukti otentik bahwa uanag suap tersbeut dari sekjen.

KPK tentu mempunyai pendapatnya sendiri, jika nantinya ada tanda tanda kuat bahwa sekjen PDIP terlibat masalah tersebut,  sudah pasti akan dipanggil untuk diperikasa lagi dan bahkan akan dijadikan tersangka. Kota cukup menunggu saja tentang arah kasus tersebut, dan menunggu juga HM sampai ditemukan.  Kita harus yakin bahwa kejahatan, bagaimanapun rapatnya disimpan, pada saatnya pasti akan terbongkar, dan itu akan berlaku untuk siapapun tanpa pandang bulu. Kita harus memberikan kepercayaan  kepada KPK untuk membukyikan kinerjanya, meskipun di awal ini ada beberapa kejanggalan yang dilakukan, yakni ada  pelanggaran etika sebagaimana yang sudah digariskan yakni bertemu dnegan orang yang bwersangkutan dnegan KPK, walaupun kemudian dijelaskan itu hanya dinas.

Sebaiknya memang para komisioner KPK menjaga diri untuk tidak bertemu dnegan orang yang sednag mempunyai persoalan dnegan KPK walaupun dnegan dalih dinas karena itu dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap lembaga yang dibanggakan oleh rakyat tersebut. Justru para komisioner KPK harus membuktikan bahwa  kritikan selama ini bahwa KPK menjadi lemah karena undang undangnya dan juga seleksi para pimpinannya. Kalau kemudia para pimpinan dapat membuktikan kinerja yang jauh lebi baik, tengtu masyarakat akan mengakui hal tersebut. Namun jika sebaliknya bahwa para pimpinan KPK justru malah melakukan hal hal yang tidak dipwrlukan dan cenderung malah tidak lebih baik ketimang KPK sebelumnya, maka kritikan tersbeut akan dianggap sebagai sebuah kebenaran.

Jadi sekali lagi kita ini memang di negara yang mmberikan kesempatan kepada seluruh warganya untuk bebas mengedep[ankan pendapat, namun  sekaligus juga harus mengikuti cara yang baik  dan tidka melanggar hak pihak lain. Orang boleh mengkritik orang lainnya, namun jika itu dilakukan dnegan cara yang sama sekali tidak sopan dan bahkan cenderung melecehkan dan  menghina dan sejenisnya, tentu  di sana akan muncul hukum bartu yang lain yang dapat dialamatkan kepada orang tersebut. Karena itu  benar apa yang selalu dipesankan oleh Nabi kita yakni jika kita berbicara maka bicaralah dnegan sopan dan dnegan pembicaraan yang baik, sama ketika kta bertindak, maa bertindaklah yang baik, sebab jika kita menyinggung perasaan dan menyakiti pihak lain, maka bukan saja hukum di dunia yang akan me jeratnya, melainkan jga hukum di akhirat.

Jika kita melihat kejanggalan terhadap sebuah kerja   aparat yang digaji oleh negara, maka cukuplah kita  memberikan nasehat dnegan cara yang baik, jika hal tersbeut sama sekali tidak diindahkan, kta dapat meminta bantuan kepada pihak lain yang berwenang untuk menegur dan memberikan pembinaan dan jika hal tersebut juga masih belum  berjalan kta boleh lewat jalur lainnya yang bermartabat, asalkan tidak main hakim sendiri atau memaksakan kehendak karena belum pasti apa yang kita lihat etrsebut sebagaimana adanya, bahkan snagat mungkin  setelah ada penjelasan kita akan dibuat tidak mampu utnuk melakukan  tindakan apapun. Semoga ke dwpan  orang akan menyadari posisinya dan tidak mudah melakukan hal hal yang dianggapnya benar sendiri.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.