MENGAPA NEGERIKU SEMAKIN TIDAK KARUAN?

Memang setiap oranag mempunyai tujuan hidup masing masing dan terkadang juga target target tertentu yang semuanya dimaksudkan unyuk tetap menjaga marwahnya dan menjaga dirinya dari kemungkinan buruk yang akan menimpa, terlepas apa yang diupayakan tersbeut benar menurut norma ataukah tidak. Setiap orang juga pasti akan  mengupayakan sesuatu yang dapat enguntungkan dirinya atau kelompoknya. Karena itu sesungguhnya kalau kita menyadari persoalan tersebut, kita pasti akan dapat mengerti meskipun tidak harus menyetujui. Apa yang selalu diupayakan oleh para politisi yang mengaku sebagai yang terbaik sekalipun, pastinya mempunyai agenda yang tidak diumumkan kepada khalayak, karena agenda tersebut hanya untuk mereka dan kelompoknya semata.

Sementara itu masyarakat tahunya dan inginnya yang terbaik saja, itupun masih menurut mereka, sehingga selalu saja terjadi benturan atau setidaknya  perbedaan orientasi dna pemikiran diantara mereka dan para politisi khususnya. Saat ada pembahaasan rancangan undang undang tentang sesuatu, biasanya kalau tidka terlalu menarik, masyarakat akan membiarkannya, namun jika hal tersebut menyanhkit persoaan sensitif dan  masyarakat banyak, pastinya akan muncul banyak pandangan yang saling berbeda. Contoh mudahnya ialah saat membicarakan rancangan revisi undang undang KPK, masyarakat sejak dulu terus mengagendakan untuk menolaknya, karena mereka mencurigai ada pelemahan terhadap KPK, namun kemudian  terjadi sesuatu yang luar biasa dan akhirnya revisi tersebut disahkan, dan saat ini secara  perlahan tetapi pasti dapat disaksikan betapa KPK sudah mulai tidak berdaya.

Mulai penyadapan yangnharus memperoleh ijin terlebih dahaulu, yang dikhawatirkan akan bocor sehingga yang akan disadap sudah ancang ancang sehingga penyadapan tidak memperoleh hasil. Demikian juga dnegan upaya penggeledahan yang juga harus mndapatkan ijinnterlebih dahulu dari dewas KPK, semuanya kemudian menjadi terloihat lebih sulit, dan  para koruptor tentu akan tertawa riang menyaksikan KPK yang seperti dikebiri. Bahkan  diduga oleh banyak pihak para pimpinan KPK juga sudah tidak lagi mengindahkan etika di dalamnya, yakni jika seseorang sedang ada tusan dnegan KPK maka  semua pimpinan  tidak boleh bertemu dengan yang bersangkutan dnegan alasan apapun, dan ini saat ini ternyata sudah dilanggar meskipun dengan dalih dinas dan lainnya.

Persoalan dugaan suap penggatian anggota Dewan antara waktu dari PDIP yang kemudian  sudah ditetapkan beberapa tersangka, namun ada satu tersangka yang sampai detik ini belum ditangkap meskipun sudah dikerahkna aparat kepolisian. Ini juga menimbulkan  praduga yang tidak bagus, karena polri sesungguhnya mempunyai alat dan pengalaman yang  tidak diragukan, namun hanya menangkap buruan KPK saja  tidak mampu. Bahkan pada saat terjadi OTT,  yang bersangkutan sesungguhnya sudah di Indonesia saja  kemudian diberitakan berada di luar negeri. Apalagi kemudian ada persoalan pengiriman data cctv di terminal 2 bandara internasional sukarno Hatta ada keterlambatan yang itu tidak bisa diterima oleh ahli telematika, dan masih banyak kejanggalan lainnya yang sampai saat ini masih dibiarkan menjadi liar.

Mengapa negeriku sampai babak belur seperti ini ya Allah? Apakah ini  merupakan sebuah kondisi yang normal ataukah kondisi darurat yang harus segera dibenahi? Lalu siapa yang harus membenahi, karena ternyata  persoalan persoalan tersebut sangat jelas dan diketahui oleh masyarakat secara luas, namun  belum ada yang berusaha membenahi. Kalau toh ada yang berteriak maka itu hanyalah orang luar yang tidak mempunyai kapasitas apapun terhadap kondisi tersebut. Sesungguhnya kita dapatr memahami bahwa para pejabat kita yang seharusnya  melakukan  hal hal yang terkait dnegan penegakan hukum dengan tegas, juga masih  memikirkan  tentang keluarganya dan bahkan dirinya sendiri, karena oitu sangat wajar jika hal hal yang kritis tidak segera mebdapatkan perhatian.

Akhir akhir ini bahkan munmcul ada upaya untuk merencanakan memulangkan eks ISIS yang itu tentu sangat membahayakan  masyarakat dna bangsa kita sendiri. Bagaimana mungkin orang dapat berpikir bahwa mereka ayang sudaha menyatakan dirinya dana berkomitmen untuk menjadi teroris dan  ingin memerangi  bangsa kita sendiri dan akan mengganti negara dnegan negara lain yang sesuai dnegan kepercayaan merek, lalu saat ini  diupayakan untuk dikembalikan menjadi WNI lagi. Apa kkita kurang pekerjaan, sehingg aharus menanggung  resiko yang sungguh snagat berat, karena  biasnaya seorang yang sudah ebrikrar menjadi anggota ISIS akan sulit untuk dikembalikan kepada jalan yang benar dan kalupun itu  ditampakkan  baik, maka belum dapat menjamin bahwa mereka itu sudah sadar dan insyaf dengan sesungguhnya.

Untuk hal tersebut harus ada ketegasan daari pengambil keputusan di negeri ini untuk tidak menyetujui pemulangan eks anggota ISIS karena  pasti akan lebih banyak madlaratnya ketimbang manfaatnya. Maish banyak hal yang harus kita lakukan dan bermanfata bagi masyarakat banyak ketimbang memulangkan mantan anggota ISIS tersebut. Penanganan masalha kemiskinan, lapangan pekerjaan, penaggulangan kebodohan dan juga kejahatan serta yang masih sangat marak ialah  memerangi korupsi dan sejenisnya serta minuman keras, masih sangat membutuhkan tangan kita.  Lalu kenapa kota harus memikikan mereka yang sudah memilih jalannya sendiri untuk memisahkan diri dnegan indonesia dan bergabung dnegan ISIS.

Mwngapa kita tidak konsentrasi menangkap buronan KPK yang sduah menjadi tersangka? Lalu mengapa ada dugaan  ada yang menyembunyikan yang bersangkutan atau mengamankannya. Lalu  seberapa pentingnya  yanag bersangkutan, karena harus mengorbankan  kepentingan banyak orang. Saya kok yakin jika semua aparat dan semua komponen penegak hukum serius dalama memburu yang bersangkutan, pastilah akan dengan mudah ditemukan, apalagi kalau kemudian  usulan kepada kapolri untuk memerintahkan kepada smeua aparat untuk menembak di tempat kepada yang bersanaghkyutan, apstilah akan lebih cepat ditemukan. Artinya tembak di tempat bukan harus membunuhnya melainkan hanya melumpuhkannya saja. Semoga  segara ada solusi untuk lebih memperbaiki kondisi negeri ini, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.