PERILAKU SEKS MENYIMPANG.

Allah swt sesungguhnya sudah memberikan yang terbaik untuk umat manusia, merekauga diberikan pasangan yang berbeda jenis agar dapat menyalurkan nafsu biologisnya dana halal serta dapat menjadikan keturunan terjamin kelangsungannya. Namun biasanya manusia itu suka melakukan hal hal yang seba;iknya, yakni tidak mengikuti hal hal yang sudah lazim sebagaimana tersebut, melainkan justru malah melakukan  pemyimpangan, seperti  melakukan seks yang menhyimpang, yakni   melakukan seks sejenis dan hal tersebut tentu tidak akan mampu meleestarikan keturunan, bahkan malah akan membinasakannya. Kalau ditilik dari sejarahnya, sejak zaman nabi Luth sudah ada penyimpangan seksual yakni ada yang disebut dnegan liwath atau seks sesama laki laki dana menghindari  melkukan seks dnegan peempuan.

Dalam perkembangannya kemudian bukan hanya antara laki dengan laki saja melainkan juga antara perempuan dnegan perempuan dan itu bagi mereka akan mendapatkan kenikmatan yang luar biasa. Bagi mereka yang normal dan  terbiasa menyalurkan  nafsu biologisnya melalui saluran yang lazim tentu akan merasa jijik dan menganggapnya sebagai sebuah penyimpangan dyang  yidka masuk di akal. Namun demikian  aktifitas seks sejenis atau lebih dikenal dnegan LGBT tersebut ternyata semakin hari semakin mendapatkan dukungan dari pihak pihak yangtentu tidak  memakai akal sehatnya untuk melakukan aktifitas seksnya. Mreka bahkan lebih berami lagi saat kemudian dihubungkan dnegan hak asasi manusia karena itu dianggap sebagai hak dari mereka dan idak ada satu pihak pun yang dapat melarangnya.

Sementara itu prakteknya kemudian menjadi lebih luas karena ada oraang yang akan mendapatkan kepuasan jika sudah menyebutuhi melalui dubur sesamanya atau bahkan anak anak. Memerkosa kepada anak laki laki adalah sebuah kebanggan etrsendiri. Bahkan akhir akhir ini  di Inggris  sudha kedapatan seornag pemuda yang tampak dari luar baik baik saja, ternyata sudah melakukan pemerkosaan terhadap anak laki laki  ratusan sehingga menggegerkan dunia. Orang sepertinya tida percaya  kalau melihat sosok lshirnya karena pemuda tersebut begitu santun penampilannya, namun kenyataannya malah menghabisi anak anak laki laki yang bertemu dnegannya. Kalaupun awalnya dia sangat pintar menyembunyikan kejahatannhya, namun sebagaimana peribahasa bahwa  serapat apapun ornag menyim[pan banhkai, pasti baunya akan tercium juga.

Kalau di asrama atau bahkan di pesantren dahulu ada praktek penyimpangan se[erti itu tetapi tidak sampai memerkosa korbannya, melainkan hanya menggesekkan kemaluan pada bagian tubuh  lawannnya, atau kalau di dunia pesantren disebut dnegan mairil. Jika kemudian ada satu dua yang mempraktekkan  memasukkan kemaluannya ke dalam  dubur lawannya tentu itu merupakan pelanggaran berat yang sama dnegan kaum luth yang dilaknat oleh Allah swt. Secara lahir mereka yang berpreikat santri [astinya tidak akan berani melakukan hal tersebut. Kalaupun tidak sampai melaukan praktek perbuatan kaum luth namun perbuatan maitril juga termsuk penyimpangan dan seharusnya diberantas karena akan dapat merusak citra santri itu sendiri.

Harus diakui bahwa secara umum nafsu laki laki itu memang besar dan biasanyapula laki laki lebih tidak mampu mengekangnya  dibandingakn dengan perempuan, meskipun mungkin ada poermpuan yang nafsunya lebih besar. Secara naluri juga dapat dipahami bahwa laki laki itu  mampu menggauli perempuan lebih dari satu, namun permpuan hanya diperbolehkan hanya satu laki laki. Itulah mengapa sesungguhnya kalau kemduian kaum laki laki akan lebih banyak menyimpang perilaku seksualnya ketimbang perempuan dapat dipahami meskipun kita tidak dapat menerimanya. Disamping itu pm perempuan biasanya bersifat pasif dalam hal  hubungan seksual, sedangkan kaum laki laki snagat aktif, sehingga jika tidak ada aturan maka  sangat mungkin kaum laki laki akan semakin ganas dana dapat ebrgaul dan ebrhubungan dengan setiap perempuan.

Lihat saja  binatang  yang memang tidak ada turan main dalam hal aktifitas seksual, dan binatang yang janan dia akan dapat menggauli binatang betina sesuai dnegan keinginan dan nafsunya. Sedangkan yang betina dapat dipastikan hanya menunggu  jantannya untuk mendekati dan menggaulinya. Meskipun tidak boleh kita menyamakan antara manusia dnegna binatang, namun itu sebagai gambaran bahwa laki laki memang snagat aktif dengan aktifitas seksualnya dibandingkan dngan perempuan. Namun dmeikian saat ini kita juga dapat menyaksikan betapa ada perempuan yang aktifitasn seksualnya lebih ganas dibandingkan dnegan kaum laki laki. Tentu hal tersebut merupakan pengecualian dan bukan kelziman.

Namun d,eikian katrena binatang tidka mempunyai akal, maka sangat sedikit bahkan yidak ada kota saksikan binatang yang melakukan kawin sejenis. Artinya meskipun binatang dapat menggauli smeua betyina yang ditemukannya, namun selalu saja melakukan penyaljuran seksualnya  melalui  jalan yang lazim yakni melalui kemaluan yang biasa, dan bukan melalui duburnya. Sementara manusia yang diberikan akal pikiran justru malah inin mencoba yang tidak lazaim dan bahkan dilarang.  Dalam dunia medis malahan hal yang menyimpang tersebut dianggap dapat membahayakan. Tetapi  sekali lagi karena ada akalnya, maka manusia selalu ingin mencoba yang lain daipada yang sduah lazim.

Manusi ayang beriman tentu sudah mengerti bahwa penyimpangan seksual tersebut dilarang oleh agama, karena  disamping dari sisi kesehatan juga sangat ebrbahaya,  penyimpangan seksual tersbeut  merupakan kegiatan yang tidak seirama dnegan  kegiatan makhluk Tuhan yang beretika. Kaum  inte4lektual yang  beragam tentu akan mengeca,m perbuatan penyimpangan dalam seksual etrsebut dan menganggapnya sebagai sebuah keharaman yang harus dijauhi dan bahkan  harus diberantas. Namun saat ini rupanya para [embela [enyimpangan etrsebut semakin banyak dan semakin sulit untuk diberantas, karena itu  kita smeua memang harus kompak untuk menentang setiap upaya yang akan melegalkan  penyimpangan etrsebut. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.