PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI

Barangkali ada yang salah paham dengan pengembangan program studi tersebut, karena biasanya orang memahami pengembangan ialah bagaimana  menjdaikan program studi tersebut menjadi terbagi bagi menjadi banyak, sehingga akan memberikan peluang kepada sebanyak banyaknyan masyarakat untuk mengakses propgram studi tersebut. Namun maksud pengembangan program studi di sini bukan itu, melainkan hanya bagaimana program studi yang ada lebih diberikan makna yang lebih luas sehingga mampu membekali para mahasiswa  untuk megetahui lebih banyak ilmu dan mungkin juga teknologimn yang masih yerkait dnegan program studi yang didalami.

Kalau kita ingat bahwa semakin banyak programstudi tentu akan memerlukan banyak lagi pejabat dan itu berarti juga banyak anggaran yang harus disedotnuntuk menggaji para pejabatnya, padahal program studi yang dikaji hanya sedikit saja. Karena itu sudah saatnya kita lebih memikirkan bagaimana program studi dikembangkan melalui konten dan cakupannya. Berbagai perkembangan yang terjadi di dunia ini harus disikapi dan disahuti oleh p program studi sehingga para mahasiswanya tidak tertinggal dalam hal hal yang terkait langsung dnegan apa yang didalaminya. Sungguh sangat naif bilamana ada program studi yang dalam beberapa tahu statis kuirikulumnya dan juga bahan kajiannya.

Kita maklum bahwa memang ada mata kuliah yang terus harus diberikan kepada  para mahasiswa, namun lebih banyak mata kuliah haris disesuaikan dnegan perkembangan zaman dan tuntutan. Mahasiswa nantinya setelah lulus harus berhadapan langsung dnegan kondisi riil yang jika itu tidak dikenalkan lebih dahulu kepada merka saat masih dibangku kuliah, maka sangat mungkin para lulusan justru hanya akan menjadi penonton saja karena sama sekali tidak memahami persoalan. Tentu kita tidak mau hal tersebut terjhadi dan menimpa para para alumni kita. Oleh karena itu pengembangan program studi menjadi mutlak dilakukan.

Bahkan kelau mungkin tren dan kecenderungan saat ini ialah kenyedikitkan program studi, tetapi memperkaya kontennya. Apa yang selama ini telah dilakukan oleh fakultas hokum di berbagai universitas dengan hanya membuka satu program studi yakni ilmu hokum ternyata akan memberikan peluang yang lebih banyak bagi para mahasiswanya untuk berkiprah dalam berbagai bidang, karena bekal lmu secara teoritis yang diberikaan sangat variative dan itu  seharusnya menjadi bahan perenungan semua pijhak untuk mengambangkan prodi, dan tidak tergesa dnegan membukan prodi bari yang mungkin berbeeda satu sisi saja lalu dibukan prodi baru.

Akibatnya banyak prodi tetapi miskin dengan kajian. Bahkan kalua kemudian kita runut dalam hal para alumni yang mencari lahan untuk pengabdian, terkadang akan kesulitan tersendiri karena spesifikasi yang terlalu kecil. Bahkan kemudian formasi dalam penerimaan pew=gawai juga mengikuti tren yang terjadi saat ini, yakni semakin terpecahnya keilmuan dan  itu smeua menyulitkan alumni dan juga user. Kenyataannya terkadang ada  formasi yang tertulis dalam bidang tertentu dan ada secara umum sesungguhnya masuk, namun karena terlalu spesifiknya, sehingga yang tampak umum tesebut terpaksa tidak bias masuk secara administrative, sehingga formasi tersebut akhirnya kosong tidak terisi dan lainnya.

Jika kita berkomitmen untuk mengembangkan program studi dnegan memperkaya kajian dana cakupan kajian mata kuliahnya tentu itu akan lebih bagus, apalagi kalua kemudiaan ada sesuatu yang terus baru atau diperbarui dan disesuaikan dengan perkembangan zaman dan berbagai regulasi yang ada. Dengan komitmen yang dmeikian tenu kita tidak akan kesulitan dalam hal bagaimana  memberikan  bekal kepada para mahasiswa dalam sebuah proran studi dan bagaimana mereka nantinya akan mampu berkontribusi dan mengabdi di berbagai bidang sesuai dnegan  bidang kajian yang sudaha didalami dalam program studi tersebut.

Namun dmeikian memang tidak mudah hal tersebut dilakukan karena memang ada  program studi yang memang spesifik sehingga memang tidak dapat disatukan dalam prodi tertentu. Nah, kalua ada persoalan sebegaiaman etrsebut, kita dapat memberikaan sumbangan pemikiran bahwa memang ada kalanya  prodi itu tidak harus disatukan, tetapi untuk saat ini kiranya untuk penambahan program studi baru belum dibutuhkan, terkeciali memang prodi tersebut belum ada sehingga memang harus dibuka. Untuk menuju ke sana  sebelumnya harus ada kesamaan persepsi terlebih dahulu terutama dari para pejabat dan para dosen, karena tanpa kesepahaman, tentu akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Namun secara keseluruhan kita sesungguhnya sudah sangat paham dengan kondisi perprodian kita yang kita hubungkan dnegan kesempatan para alumni saat mereka ingin mengabdikan ilmunya dalam yang ditekuni di prodi tersebut. Karena itu sudah saatnya hal ini menjadi pemikiran prioritas kita untuk setidaknya mewacanakan terlebihd ahulu sebelum akhirnya memuituskan dan mengeksekusinya. Hidup itu memang harus terus berkembang dana berbenah, sebab ketika kita terus berdiam diri tentu akan banyak hal yang meninggalkan kita dan  kemungkinan terburuknya ialah para alumni kita akan kesulitan tersendiri dalama mengarungi hidupnya.

Kita tentu berkepentingan untuk memberikan bekal mereka dengan keilmuan yang dianggap mampu dijadikan bekal dalam hidup dana pengabdian mereka dan sekaligus juga mempermudah jalan mereka untuk mengambangkan ilmunya di tengah masyarakat.  Salah satu caranya ialah kita selalu mengupdate semua  mata kuliah yang memang memerlukan perubagahndan penyesuaian dnegan kondisi saat ini. Karena itu menjadi  hal yang mutlak diperlukan oleh smeua orang. Untuk tujuan etrsebut, para dosennya juga harus memapu menyesuaikan diri dnegana perkembangan tersebut sehingga materi mata kuliahnya juga akan disikan dnegan hal hal yang sesuai dnegan kondisi zaman dan bukan memaksakan konten kuno yang sudaha tidak diperlukan lagi di zaman ini apalagi di zaman  kemudian, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.