SIFAT ALLAH AL-GHAFFAR

Salah satu sifat Allah yang masuk dalam nama nama yang indah bagi Allah swt ialah al-Ghaffar yang biasan dimaknai dnegan maha Pengampun. Allah Memang Maha Pengampun dan akan mengampuni siapapun hambaNya  yang mau meminta ampunan atas segala dosa yang telah dilakukannya. Ada kemungkinan Allah juga akan mengampuni hamba Nya yang sampai mati tidak meminta ampunan jika dosa tersebut bukan dosa syirik. Ada sebagian hamba yang  setelah melakukan dosa  lalu melakukan kebaikan dan liupa unyuk meminta ampunan atas dosa yang telah dijalankannya, dan itu snagta mungkin Allah akan mengampuninya, karena perbuatan baik itu akan dapat menghapuskan perbuatan buruk. Namun dmeikian kata al-Ghaffar bukan hanya bermakna maha Pengampun saja, melainkan juga bermakna lain.

Makna lain dari maha Pengampun ialah Maha menutupi yang penjelasannya ialah Allah itu Maha menutup semua hal yang buruk pada diri manusia. Hanya saja  ada beberapa tujuan Allah kenapa menutup keburukan manusia, salah satunya ialah agar manusia menyadari  kesalahan dan keburukannya dna kembali kepada jalan yang benar.  Keburukan manusia itu dapat berupa sesatu yang kasat mata sehingga kalau itu diperlihatkan dan tidak ditutupi manusia akan menjnadi malu, ada juga keburukan yang tidak kasat mata, semisal  iri hati, dendam, sakit hati dan sejenisnya yang smeuanya biasnaya hanya ada di dalam hati. Nah, jika smeua itu ditampakkan dan tidak ditutupi oleh Allah tentu akan terasa berat baginya  dan juga memalukan manusia sendiri.

Demikian juga ada keburukan yang berupa hal hal yang menjijikkan manusia lainnya jika ditampakkan, seperti kotoran manusia yang ada di dalam perut dan sejenisnya yang kalau itu ditampakkan dan tidak ditutupi oleh Allah pastilah akan menysahkan manusia. Tentu masih banyakmlagi Allah menutupi keburukan dan dosa manusia  yang jika ditampakkan pasti akan membua manusia menjadi susah. Salah satunya ialah jia manusia berbuat kejahatan, lalu tidak ditampakkan oleh Allah swt, maka itu sesungguhnya bentuk kasih sayang Nya dan diharapkan manusia akan menyadarinya dan insyaf lalu bertaubat dan menjalankan hal hal yang baik. Terkadnag Allah juga masih menutupi keburkan dan kejahatan manusia unyuk perbuatan berikuitnya, semacam ada orang melakukan pencutrtian atau korupsi, lalu Allah masih menutupinya dan tidak ditampakkan bagi manusia lain, itu bukan karena Allah lalai, melainkan  Allah menginginkan manusia tersebut bertaubat dan menyadari keburukannya dan kembali kepada jalan yang benar.

Disamping itu  makna al-Ghaffar juga  dapat menutupi kesedihan  kesdihan yang dialami oleh manusia, dan digantikan dnegan kesenangan. Coba bayangkan jika kesedihan tersebutbterus ditampakkan dan tidak ditutupi oleh Allah dnegan mendatangkan kesenangan, maka manusia pasti akan selalu murung dan buruk dalam hidupnya. Sesungguhnya  setiap anusia pasti mengalami hal hal yang menyedihkan dalam perjalanan hidupnya dan kesedihtan tersebut jika tidak ditutup oleh Allah dengan kesenangan yang didatangkan Nya, maka manusia pasti  tidak akan mampu berbuat banyak untuk dirinya apalagi untuk orang lain. Namun beruntunglah Allah itu Maha menutup kessedihan etrsebut sehingga manusia dapat melakukan sesuatu yang beranfaat baginya dan bagi orang lain.

Namun sebagaimana di awal saya katakan bahwa kebanyakan manusia hanya mengenal bahwa makna alGhaffar itu ialah maha Pengampun atas segala disa yang telah dilakukan oleh manusia, tr=erutama mereka yang dnegan kesungguhan mau meminta ampnan kepada Nya. Memintaampuna tersebut dapat secara langsung meminta tanpa melakukan upaya lainnya, terkecuali hanya permohonan secara lisan semata, namun ada pula yang mendahului dnegan wasilah menjalankan kebajikan kebiajan baik untuk Allah swt maupun untuk sesama manusia dan makhluk Allah. Itu smeua dilakukan karena untuk menujukkan bahwa  dirinya sudha berbuat baik sehingga ketika meminta diampuni segala kesalahannya, itu sudah terlebih dahulu berbuat baik sehingga dia yakin akan dikabulkan oleh Allah swt.

Pendeknya jika kita sudah mengetahui bahwa Allah itu maha  pengampun, maka  sebagai makhluk Nya kita harus memanfaatkan  kesempatan etrsebut untuk meminta ampunan Nya atas segala dosa dan kesalahan kita sejak kecil hingga saat ini dengan penuh permohonan dana tulus, karena jika kita mau memanfaatkan hal tersebut, patsinya  Allah akan mau mengampunia dosa dosa kita. Hanya saja kita jangan berpikir sebegaimana orang berbisnis, yakni meminta maaf atau ampunan kepada Allah atas disa yang kita lakukan,lalu kita mengulangnya lagi dosa tersebut. Memang Allah itu maha Pengampun namun jika kita terus terusan me gulangi dosa serupa tentu akan ada sanksi lainnya yang lebih berat, semacam kota meninggalkan menjalankan shalat, jika kta melalaikannya berulang maka tentu akibatnya akan ;ebih parah.

Apalagi kalau perbiatan dosa tersebut juga bwrkaitan dnegan hak adam, tentu tidak akan pernah dimaafkan oleh Allah sebelum meminta maaf langsung kepada yang bersangkutan. Perbuatan menyakiti hatisesama  manusia itu meskipun manusia meminta ampunan berkali kali ratusan dan ru=ibuan kali kepada Allah, tentu Allah tidak akan mengampunyinya, karena  dosa tersebut berkatan dnegan hak manusia lain, maka seharusnya dia meminta maaf kepada manusia yang disakiti tersebut. Demikian juga dnegan perbuatan dos amenipu keada orang lain, berdusata kepada pihak lain ataupun mengkorupsi uang negara yang tentu akan semakin berat karena berhubungan dengan banyak orang.

Untuk itu  kita memang harus menyadari masalah ini  yakni mkita harus memanfaatkan sifat Allah al ghaffar tersebut untuk segara meminta maaf dan ampunan dar Nya dan kemudian memperbaiki diri dengan cara mengamalkan segala perintah dna menjauhi segala larangan, karena begitu kita pasti dan yakin semua dosa yang pernah kita lakukan akan diampuni oleh Nya, dan kita pun juga harus meminta maaf kepada pihak yang dahulu pernah kita berbuat salah kepadanya. Semga kita mampu menjadi manusia yang mendapatkan ampunan Allah dan maaf dari sesama kota, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.