AMANAH

Memamhg kkta tidak dapat mengukur kemanahan orang lain dnegan diri sendiri, karena setiap orang pasti mempunyai kapasitas yang berbeda beda, namun sesungguhnya jika orang itu benar benar amanah, maka kita dapat mengukurnya  sedeikian rupa sehingga kita dapat mempercayainya  dengan penuh. Ada sebagian orang yang memang tidak pernah berburuk sangka kepada siapapun, termasuk kepada orang yang belum dikenalnya sama sekali, karena niat dari orang tersebut ialah bagaimana memberikan kepercayaan penuh kepada orang lain, meskipun dia juga tahu [otensi dikadali orang orang lain namun dia masih tetap akan berharap semua orang  memberikan kepercayaan dan keamanahannya.

Karena itu jika kemudia ada orang yang akan membeli dagangannya dan lupa tidak membawa dompet alias tidak membawa uang, maka dia tidak akan ragu untuk membawa saja barang beliannya dan uangnya dapat disusulkan  lain waktu tanpa harus memberikan jaminan apapun, selain jaminan dari kepercayaan kepada Allah swt. Demikian juga sebaliknya jika dia dititipi sebuah barang,ketia dia sudah menyatakan mau menerima  titipan tersebut, maka dia akan  terus menjaganya, meskipun  mungkin saja itu barang curian yang dia tidak ketahuinya. Kalaupun kemudian dia menemui kesulitan dalam keamanahannya tersebut, maka dia yakin bahwa Allah pasti akan memberikan kmudahan dan jalan keluarnya.

Sayangnya kta juga banyak menemukan pihak lain yang sama sekali tidak amanah, bahkan malah semacam ada niat untuk menipu pihak lain, padahal orang tersebut sudaj begitu dipercaya oleh umat untuk menunaikan amanah tersebut. Mungkin itu disebabkan oleh kebutuhan hidup yang semakin menghimpitnya  sedanhkan keimanannya masih sedemikian tipis, walaupun mungkin secara lahir dia itu orang yang tahu.  Ada banyak pihak yang menawarkan diri untuk memenuhi amanah khususnya  haji badal atau biasa disebut haji amanah, namun aa kejanggalan dalam proses awalnya, karena seharusnya kalau badal haji itu hanya sayu yang diterima bukan lebih dati satu. Bahkan terkadang berapapun orang yang akan memberikan amanah, akan diterimanya dengan ongkos yang boleh dinegosiasi.  Tentu dia  mempunyai dalih nanti akan dilaksanakan orang lain kawannya sehingga pemberi amanah menjadi yakin.

Namun kenyataannya  sama sekali tidak dijalankan  dan uang amanah tersebut ditilepnya sendiri. Hal semacam itu ternyata sudah marak di kalangan umat dan umat dengan keluguannya masih tetp mempercayainya. Ini sungguh  dosa yang berganda  karena sudha membodohi umat dan juga sekaligus menipu mereka yang sudah emmpercayainya. Mungkin saat di dunia ini belum dibukakan aibnya oleg Allah swt, namun kalau hal tersbeut diteruskan dan tidak segara bertaubat dan mengembalikan kepercayaan etrsebut kepada umat serta mengembalikan uang yang sudah ditilep, maka ada kemungkinan  Allah akan membukakan aibnya di dunia atau  nanti di akhirat.

Sesungguhnya  sangat banyak di dunia ini pihak pihak yang emminta amanah kepada masyarakat, namun ketika amanah tersbeut diberikan, lalu  mereka beramai ramai mengingkarinya dengan terang benderang. Sanga jarang sekali pihak yang kemudian ingat dnegan amanah etrsebut dna menjalankannya secara konsekwen dan selalu meminta tolong kepada Allah swt. Kita lihat saja para  kepala desa yang saat pemilihan mereka meminta dnegan sungguh sungguh kepada rakyat untyuk memilihah dan membeirkan kepecayaan kepadanya, namun begitu sudah jadi dan berkuasa alias mmegang amanah, lalu segalanya seolah hilang dan tidak ada niat sedikit pun untuk menunaikan amanah tersebut.

Demikian pula  pada saat pemilu legislatif, smeua calon  berlomba lomba untuk mendapatkan mandat dari umat agar mereka terpilih menjadi wakil rajyat dan akan menunaikan amanahnya, namun sudah menjadi kelumrahan bahwa mereka yang sudah jadi dan menduduki kursi wakil rakyat, semua janjinya menjadi terlupakan. Seolah mengingkari amanah itu  mudah saja dilakukan, padahal kalau mereka mengetahui apa balasannya bagi mereka yang tidak menjalankan amanah maka mereka akan  menjadi tdiak berani sedikitpun untuk menyelewengkan amanah tersebut. Namun rupanya  karena sanksi  tidak menjalankan amanah etrsebut tidak ditunjukkan saat di dunia, makanya mereka seolah sama sekali tidaa menggubrisnya.

Jangankan hal hal yang terkait dnegan perpolitikan yang memang sudah menjadi kebiasaan para politikus, untuk  amanah memegang tapuk kepemimpinan umat saja terkadang juga menjadi lupa bahwa apa yang digapainya tersbeut adalah amanah umat, semacam menjadi pimpinan  organisasi masyarakat yang sesungguhnya  hany mempunyai tujuan dan fungsi dakwah dan mengajak umat untyuk berbuat nkebajikan, namun karena pengikutnya sangat banyakmlalu dimanfaatkannya untuk kepentingan yang mengarah kepada politik dana anehnya dunia politik memang dapat menrimanya karena yang terpenting bagi mereka ialah  banyaknya pengikut sehingga  banyak suara.

Kita tentu mengetahui secara gamblang sebagian [pihak yang memanfaatkan hal tersbeut untuk keptningannya sendiri atau kelompoknya, padahal secara jelas bahwa ormas tersebut didit=rikan bukan untuk kepentingan meraih suara atau untuk kepentingan politik, namun kenyataannnya malah sebalinya karena para pimpinanaya yang tidka menjalankan amanah yang dipegangnya. Sepertinya saat ini  poisis apapun ketika dipandangnya sebagai sesuatu yang dapat dijual dan menguntungkannya maka akan dilakukan segala upaya unuk tidak menjalankan amanah sebagaimana mestinya. Ini adalah persoalan akhlak yang seharusnya menjadi prioritas utama bagi siapapun yang mengaku sebagai umat Muhammad saw, karena kitantahu tugas utama nabi Muhammad saw ialah untuk emmperbaiki budi pekerti atau akhlak manusia.

Memang untuk mengubah sesuatu yang sudah dipraktekkan oleh masyarakat itu tidaka mudah, akan tetapijika kita berniat untuk menjadi lebih baik dan taat, tentu  semuanya akan menjadi mudah, setidaknya koita juga dapat memulainya dari diri sendiri dnegan memerankan diri kita sebagai teladan  dan pelopor uhntuk menjalanai amanah sebagaimana yang dipikulkan ke pundak kita masing masing. Semoga kita akan mampu menjadi manusia yang baik dan menjalankan amanah dnegan baik pula , semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.