HILANGNYA IDEALISME

Sebuah peneloitian yang meskipun tidak mendalam namun sudaha mampu memberikan pemahaman bahwa  ada kalanya  dalam kondisi  tertentu, orang menjadi kehilangan idealismenya. Apa penyebabaanya juga snagat bervariasi, salah satunya ialah karena sudah masuk dalam sistem yaang memang harus meninggalkan idealisme. Kalau seseroang diberian pilihan antara masuk ke dalam sebuah sistem  dan nangtinya akan kehilangan idelisme dan  atau tidak usah masuk dalam sitem tersebut, namun dia tidak akan mendapatkan kesempatan bekerja mengembangkan ilmunya, maka biasnaya  orang tersebut akan memilih masuk dalmsebuah sitem tersebut, meskipun masih tetap dnegan harapan akan tidak kehilangan idealismenya.

Namun tidak memerlukan waktu yang lama setelah masuk dalam sitem tersbeut, orang tersbeut akan dipaksa untuk meninggalkan idelismenya dan mengikuti gaya hidup sistem yang sudah dimasukinya tersebut. Mewkipun terkadang pada awalnya dia harus berperang melawan hati nuraninya sendiri. Itulah yang terjadi saat ini dimana banyakkalangan yang awalnya tetap epertahankan idealisme tetapi dnegan begeraknya waktu dia lalu  mengabaiakna apa itu idealisme dan  malahan  mengiktui hal hal yang bertentangan dnegan hati nuraninya sendiri. Lalu apa yang harus dilakukan oleh mereka yang ingin mempertahankan idealisme dalam kondisi apapun?

Jika orang menginginkan tidak ada pihak manapin yang mampu mekasnya untuk meninggalkan idealisme ialah dnegan cara bediri sendiri di atas kakinya sendiri. Artinya  jika kaitannya dnegan pekerjaan, maka orang tersbeut dapat berusaha sendiri yang tidak teragntung dan menjadi bawahan  pihak lain. Walaupun dmeikian orang masih tetap dapat mempertahankan  idealismenya  mana kali dia menjadi  guru atau dosen yang tetap tegar dalam menghada[i banyak persoalan. Artinya tidak mudah mengikuti arus yang snegaja dibentu oleh pihak tertentu yang itu bertentangan dnegan hati nuraninya dan idealismenya.

Sejujurnya sesungguhnya apa yang saya sampaikan di atas ialah  bagaimana  bebasnya orang jika tidak terkait dnegan pihak lain dan itu hanya akan dapat dicapainya jika dia berusaha sendiri dan tidaka tergantung kepada pihak lain. Namun dmeikian  di dalam posisi apapun, seseornag itu dapat mempertahankan idealismenya jika memang mau dan mampu menanggung banyak resiko yang mungkin akan dihadapinya. Menjadi PNS, Polri, Tni dan lainnya juga tetap dapat mempertahankan idealismenya meskipun mungkin pada awalnya agak lumayan berat, namun bukan berarati tidak dapat dijalankan. Buktinya saat ini banyakmpihak yang tetap idealis meskipun tetap menjadi PNS juga dan dia akan berani menanggung segala resiko jika memang dnegan mempertahankan idelaismenya tersbeut harus  dijatuhi  sanksi disiplin misalnya.

Orang biasanya akan digoda oleh banyak hal yang sifatnya materi dan ingin mendapatkan sesuatu. Jika orang memunyai kedudukan yang strategis, biasnaya akan digoda untuk melakukan penyeleweangan terhadap sesuatu, semacam korupsi meskipun bukan  kelas kakap. Orang juga cenderung akan menerima  pemberian yang dapat digolongkan sebagai gratifikasi  dalam kondisintertentu, namun sekali lagi jika imannya kokoh dan tidak tertarik untuk melakukan sesuatu yang menyimpang, meskipun di ghadapannya ada seonggok uang, dia tetap akan bertahan untuk tidaka mau menyeleweng tiu menerima seuatu yang bukan haknya.

Namun dalam kenyatannnya banyak diantara orang yang awalnya mempertahankan idealismenya  namun pada kondisi tertenatu, apalagi kalau kemudian dia  pas membutuhkan uang yang banyak, dan ada kesempatan mendapatkannya dnegan cara yang mudaj dan dianggapnya tidak tertalalu beresiko, maka kemudian dia akan tergoda untuk menerimanya dan akibatnya dapat dua kemungkinan, satu kemungkinan dia tetap akan selamat di dunia ini, tetapi harus diingat bahwa di akhirat nanyi pasti tidak akan terlepas ari pertanggung jawaban dari Allah swt. Kemungkinan keduanya ialah dia akan  ketyahuan saat masih di dunia ini sheingga dia harus menyesali perbuatannya seumur hidup, karena telah merusak citra diri dan keluarganya sekalogus akan membayarnya dngannhukuman di penjara dan lainnya.

Mungkin juga ada yang menganggap remeh terhadap pelanggaran akademik yang pada saat melakukan itu sama sekali tidka berpikir akan diketahui oleh pihak lain, namun ketika semuanya sudah terjadi dan kemudian diketahui oleh pihak lain, maka dia akan menyesalinya seumur hidup, semacam menggunakan karya orang lain untuk diakui sebagai karyanya sendiri, atau hanya menya=dru sebagiannya saja tetapi tidak dilakukan secara jujur dnegan memberikan rujukannya. Semua itu terkait dnegan persoalan idealisme seseorang. Itulah mengapa oranmg yang baik dan mempertahankan idealismenya itu akan tetap nyaman dalam menjalankan tugas apapun dan akan tetap diberikan apresiasi oelh smeua orang walaupun karyanya tidak monumental.

Idealisme juga dapat ditampakkan pada saat orang ditawari untuk mendukung seseorang  yang dia ketahui tidak berigu baik namun harus didukung karena akan menclonkan diri sebagai pemimpin sebuah organisasi dan dia kemudian mau karena ada niat untuk nanyinya masuk dalam jajaran pengurus  organisasi tersebut. Dengan begitu sesungguhnya dia juga sudah menggadaikan idealismenya untuk sesuatu yang sehatusnya dia tinggalkan dan tidak ambil, namun karena ada kepentingan tertengu yang nantinya akan menguntungkan dirinya, maka dia kemudian lakukan dnegan mengorbankan idealismenya.

Tentu masih banyak pihak yang mau menghobarkan idealismenya untuk sebuah kondisi tertentu yang sesungguhnya sama sekali tidak sebanding dnegannnilai idealisme tersbeut. Mungkin tampak secara lahir sesuatu yanag di dapatkannya tersebut cukup membuatnya nyaman dalam menjalani hidup, namun percaya=lah kalau itu dilakukan dnegan menggadaian idealisme maka tidak akan mampu membuatnya puas dan nyamen karena pasti ada rasa bersoa yang selalu menghim=nggapinya selama itu masih dijalninya.

Karena itu jika  kita mampu untuk mempertahankan idelaisme meskipun harus menanggung resiko yang berat, namun kita harus tetap mempertahankannya karena itulah harta yang pa;ing berharga dalam hidup kita sebagai seorang intelektual, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.