IBADAH UMRAH

Sudah diketahui oleh umata bahwa aibadah umrah saat ini sangat marak, khususnya bagi masyarakat muslim Indonesia. Mungkin karena untuk berhaji seseorang harus menunggu lama setidaknya sampai lima belas tahun baru bisa mendapatkan giliran beangkat, sedangkan untuk umrah, begitu mempunyai ongkos, langsung dapat berangkat dan kalupun harus menunggu giliran maka tidak smapai satu bulan. Ini juga sekaligus menegaskan  umat muslim di negara kita sudah  lebih baik pemahaman dan penghamalannya terhadap syariat agama mereka. Sudah barang tentu kita tidak berasumsi dan berburuk sangka bahwa ibdah umrah hanya untuk status sosial dan  gengsi atau untuk menaikkan  derajat saja.

Ibadah umrah memang sering dipadukan dnegan wisata karena dalam kenyataannya banyak diantara para jamaah umrah yang tidak hanya ingin beribadah di makkah  saja, melainkan juga sekaligus berwisata untuk mendatangi berbaagai tempat bersejarah bagi umat muslim, baik itu di sekitar Makkah, madinah maupun bahkan di beberapa negara lain, seperti turki, mesir dan lainnya. Sehingga ketrtarikan sebagian jamaah untuk menjalankan ibadah umrah tersebut terkadang juga dipicu oleh keinginan mereka unguk mengunjungi tempat tempat tersebut, apalagi kalau pada bulan maret april, biasnaya ada rangkaian umtrah  langsung ke turki untuk menyaksikan festival tulip di sana.

Bahkan ada sebagian jamaah yang juga  menggandengkan ubadah umar dengan ziarah ke beberapa negara yang sama sekali tidak ada hubunagnnya dnegan Islam, seperti ke kuala lumpur, ke rusia, ke Eropa dan beberapa negara lainnya, hanya untuk wisata  dan menghabiskan uang. Namun tidak masalah karena  kalau itu dilakukan  dengan tujuan menambah pengalaman dan untuk menambah wawasan, tentu akan baik baik saja. Sama dengan ketika ada orang mempunyai uang lalu berkeinginan untuk melakukan wisata ke beberbagai negara seperti ke Amerika, ke eropa dan  negara barat lainnya, tentu tidak ada larangan, karena itu  merupakan sebagian dari menikmati karunia Allah yang diberikan kepada mereka. Hal yang tidak diperkenankan ialah kalau menghamburkan uang untuk hal hal yang tidak ada guna dan manfaatnya.

Saat ini ibadah umrah sudah menjadi hal ya g biasa karena hampir setipa orang dapat menjalaninya meskipun harus menjual  tanah atau ternak yang menjadi  andalan  mereka. Sepertinya saat ini kalau orang belum pernah ke tanah suci sepertinya tidak afdlal dan mungkin juga ada anggapan islamnya krang sempurna. Namun  terkadang merka lupa bahwa haji sekalipun ialah sebuah kewajiban yang hanya diperintuukkan  bagi mereka yang mampu saja, sedangkan mereka yang tidak mampu tidak akan dipaksa untuk menjalaninya.

Memang umrah itu  banyak ulama yang menyatakan  merupakan bentuk haji kecil sedangkamn kalau haji yang ada wukufnya itulah haji besar, karena itu kemudian muncul anggapan bahwa  kalau sudah umrah berarti sudah menjalankan  rukun islam yang kelima yakni haji walaupun hajinya masih haj[ kecil. Unyuk itu tidak heran kelau saat ini kita dapat menyaksikan betapa umat muslim  berbondong bodong menunailajn umarah, bahakn hampir setiap minggunya  para pengusaha  travel umrah memberangkatkan jamaah menuju kota suci Makah dna madinah. Bahkan karena  saking banyaknya antusiasme masyarakat, sam[ai sampai   ada pihak pihak tertengu yang memanfaatkannya untuk tujuan yang tidak benar.

Kita mendengar banyaknya travel yang ternyata hanya menipu calon jamaah umrah saja, karena mereka sangat ingin berangkat umrah namun uangnya pas pasan, bahkan terkadang tidak cukup, makanya mereka kemudian memberikan tawaran dan iming iming ongkos sangat ,urah sehingga bagi mereka yang berpengalaman  naik pesawat spertinya sama sekali tidak masuk akal harganya. Namun bagi masyarakat kampung yang hanya ingin umrah tanpa mengetahui kondisi sangat percaya dan yakin bahwa  tidak ada yang akan menipu mereka karena niat merreka sangat baik.

Memang kita tidak boleh berburuk sangka kepada siapapun, termasuk kepada mereka yang mempunyai niat untuk berumrah, hanya saja kita wajib mengingatkan kepada mereka karena zaman sudah berubah dan segala kemungkinan dapat saja terjadi, karena itu semua pihak memang harus berhati hati dalam memutuskan untuk apapun agar naninya tidak kecewa dan menyesal. Khusus terkaiat dnegan ibadah umrah memang smeua umat muslim berkeajiban menjalaninya, terlebih jika sudah mampu untuk menjalankannya, termasuk ongkosnya sudah tersedia, badannya sehat, perjalanannnya aman dan lainnya. Namun kalau kemudian ada yang berkeyakinan bahwa  hanya ingin berhaji saja meskipun harus menunggu sekian lama, maka itu tidak menjadi masalah.

Kita menyaksikan fenomena yang luar biasa bagi umat muslim di negara kita yang begitu antusias unuk menjalankan ibadah umrah. Kita tidak tahu persis apa daya tariknya sehingga mereka dnegan begitu kuatnya menunaikan umrah tersebut.  Karena itu tidak terlalu salah juga jika kemudian muncul anggapan bahwa umrah itu hanyalah sebuah gaya hidup semata karena oranag yang mempunyai uang akan selalu bernagkat umrah setuap bulannya karena sekaligus  unyuk dapat beribadah yang diyakininya sebagai mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan menghapus dosa yang sudha dijalaninya.

Mungkin kita perlu memberikan penjelasan yang lebih khusus  terkait dnegan keyakinan bahwa umrah dapat menghapus dosa, termasukmdosa dosa yang sangat besar. Nah, inilah yang mungkin akan membuat orang beruang sering pergi umtrah dnegan tujuan menghapus dosa, padahal tidak demikian, karena dosa yang terkait dnegan orang perorang itu hanya akan dapat dihapus jika sudah meminta maaf kepada orang yang bersangkutan, sementara dosa besar itu akan dapat dihapus jika  dnegan jalan bertobat, namun kalau hanya dnegan umrah dan lalu melakukan dosa lagi dan begiytu seterusnya, maka inilah yang seharusnya dijelaskan kepada mereka. Semoga  semua ini akan mampu memberikan pencerahan ke[ada mereka yang suka berbuat dosa, terutama dosa mencuri, dan juga korupsi.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.