MEMINTA ITU HARUS FOKUS

Berdoa itu sesungguhnya  meminta kepada Allah swt, dan sebagai hamba, manusia itu memang  menjadi sebuah kemestian untuk selalu memohon kepada Tuhan, dan keberadaan Tuhan sendiri tidak akan bosan jika setiap saat dimintai, bukan seperti manusia yang jika selalu diminta, pasti lama lama akan bosan juga. Justru kalau hamba tidak mau meminta kepada Tuhan, malahan akan dicap sebagai sombong. Namun dmeikian tahukah kita bahwa  untuk mendapatkan permohonan yang lebih cepat dikabulkan?. Mungkin diantra kita ada yang menjawab bahwa  jika kita memang tulus dalam meminta dan terus berusaha  untuk mendapatkannya, maka Alah pasti akan segera mengabulkannya.

Memang sebagaimana para ulama  menyatakan bahwa doa atau permintaan kepada Allah akan dikabulkan jika memenuhi beberap syarat umum, yakni apa yang dikonsumsi berupak makanan harus dari yang halal, minumannya juga harus dari yang halal, poakaiannya juga harus dari hasil yang halal dan kemudian saat berdoa juga khusyu’ dan berkonsentrasi penuh kepada Allah swt. Dengan begitu permohonan seorang hamba yang hidupnya  selalau makan benda haram, tentunya akan sulit untuk dikabulkan. Namun dmeikian sesungguhnya ada hal lain yang akana mempercepat dikabulkannya sebuah doa atau permohonan kepada Allah swt, yakni fokus kepada yang diminta.

Artinya saat ini banyak umat yang meminta semua hal yang diinginkan, termasuk hal hal yang sesungguhnya tidak mendesak dan  diinginkan, sehingga tidak fokus kepada sbeuah permohonan. Biasnaya orang akan beroa dengan memimnta  kehidupan yang bahagia sejahtera di dunia dan di akhirat. Permohonan etrsebut memang merantasi seluruh keinginan manusia dan hal tersbeut juga ada di alama kitab suci bahkan menurut nabi itu merupakan doa yang menyeliruh atau disebut dnegan doa sapu jagat, namun tentunyaa itu tidak fokus kepada  permintaan  terhadap sesuatu yang jelas. Dengan dmeikian permohonan tersbeut ada kemungkinan tidak akan segera dikabulkan, karena permohonannya tidak fokus dan tidak jelas, melainkan sebuah kondisi yang bahagia sejahtera  di dunia dan akhirat.

Jika kota menggambarkan ada seorang yang hidupnya  berada di dalam rumah kontrakan, padahal s=dia sudah sellau berusaha mendapatkan harta untuk dapat membeli rumah, maka doa yang mesti difokuskan ialah memohon kepada Allah swt agar mampu mendapakan dan membeli rumah sendiri sehingga tidak akan mengontrak lagi. Itu saja sudah cukup tidaka usah ditambah dnegan permohonan lainnya agar  dapat berkonsentrasi untuk mengusahakan membeli rumah dari hasil kerja kesaranya sendiri. Sebalum rumah tersbeut terwujud dan dapat dibelinya, maka  harus terus disuarakan dan diupayakan dnegan gigih melalaui kerja keras yang tidak mengenal putus asa. Insyaallah kalau dmeikian maka Allah akan emnolong dan mengabulkan permintaan etrsebut.

Jika ada orang yang sudah bwrumah tangga selama bertahun tahun namun belum dikaruniai anak, m aka doanya harus difokuskan  untuk memnohoan diberikan amanah anak dan secara serius =harus terus disuarakan setiap saat terutama pada malam hari setelah shalat tahajjud hingga Allah mengabulkan doanya. Demikian juga jika ada orang yang sudah berusia  agak tua dan sudah tidkaa muda lagi, namunbbleum juga menikah karena memang tidak ada yang memhinginkannya, maka harus disuarakan doa permohonan kepada Allah untuk mendapatkan jodoh yang baik dan tentu harus disertai dnegan usaha yang jels untuk mendapatkan jodoh tersebut. Itulah permphonan kapada Allah swt yang berupa doa yang meskipun kalau kita memintanya secara umum tidak salah, akan tetapi kalau kita mau fokus  dan menyebut keinginan kita tersebut, maka tentu akana lebih mempercepat terwujudnya keinginan tersebut.

Kebiasaan ulama yang tidak  ada permintaan khusus kepada Allah, biasanya hanya akan meminta secara umum ya doa sapu jagat tersebut, namun kalau misalnya sedang ada permohonan khusus, maka pasti akan fokus dalam permohonannya. Kalaupun mereka para ulama tersebut memohon kepada Allah secara umum, namun biasanya mereka secara riil akan menfokuskan  permintaan yang lebih khusus melalui perbuatan sehingga kesimpulannya, jika ingin mendpatkan permohonan yang terkabulkan memang harus difokuskan kepada sesuatu yang khusus dan diupayakan secara maksimal. Para orang sukses biasanya juga akan fokus kepada sesuatu yang khusus adan tidak  melakukan sesuatu yang sifatnya umum sehingga akan sulit untuk menggapainya.

Bukan berarti Allah tidak akan mampu memberikan semua yang diminta oleh makhluk Nya, melainkan semata mata  untyuk kepentingan makhluk itu sendiri dalamaa mengupayakannya, sebab Allah jika aka memberikan sesuatu kepada hamba Nya bukan  diberikan begitu saja dnegan tiba tiba, melainkan pasyi ada sebab yang menyampaikan  sesuatu itu menjadi wujud. Artinya jika seorang hamba meminta diberian harta yang banyak, bukan berati Tuhan lantas memberikannya  jatuh dari langit, melainkan pasti harus diberikan melalui usaha yang dilakukan oleh hamba tersbeut, seperti kerja, usaha dan lainnya. Tuhan memang dapat berbuat apa yang diinginkannya  dengan tanpa sebab, namun Tuhan sekaligus juga telah menetapkan hukum alam atau sunnatullah Nya, sehingga segala sesuatu itu memang harus melalui sebab tertentu, dan bukan secara tiba tiba.

Demikiana juga ketika kita meminta  sesuatu kepada selain Allah, semacam ketika meminta sesuatu kepada  orang tua, juga harus fokus agar mereka tahu apa kebutuhan yang kita inginkan, bukan ngambang dna terlalu umum sehingga orang tua tidak akan tahu apa sesungguhnya yang diminta. Bahkan jika kita sudah fokus meminta sesuatu pun seharusnya kita menjelaskan ungtuk keperluan apa sehingga orang tua akan mengatahui  keperluannya. Sebagia contoh jika kita meminta uang, maka kota akan jauh lebih bagus dan orang tua akan lebih  rela memberikan uang tersbeut jika kota menjelaskannya untuk keperluan apa uang tersebut. Karena kalau tidak jelas boleh jadi uangbtersbeut malah ungtuk sesuatunyang tidak bermanfaat atau untuk foya foya dan lainnya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.