MEMBATASI PERGAULAN

Bergaul itu bagus dan bahkan  kalau tidak  mau bergaul akan mengakibatkan tidak baik dan cenderung tidak mempunyai kawan, namun  bergaul dengan bebas dan tidak terbats, juga akan membuat diri semakin lupa terhadap kewajiban, bahkan lupa terhdaap keluarga. Akan lebih parah lagi jia dengan pergaulan yang tidak dibatasi tersebut malahan akan lupa kepada Allah swt. Inilah yang harus diperhatikan oleh koita semua, sebab berbagul itu baik dan  akan menjadi sangat baik jika kita mam[u membatasi diri dan tetap mengingat kewajiban sebagai hamba Allah, sebagai bagian dari keluarga  dari masyarakat dan warga negara.

Banyak kawan itu sangat bagus karena dnegan begitu hidup kita akan semakin mudah, ebab kemungkinan besar kita akana emmbutuhkan kawan tersebut pada saat saat tertentu dan sebaliknya kita terkadang juga  dapat membantunya  sebgiamana mestinya. Namun terkadang juga dengan perkawanan yang tidak dibatasi justru malah akan membuat hubungan dnegan keluarga menjadi renggang dan tidak harmonis. Artinya dalam pergaulan dan persahabatan itupun ada batas batas yang haris dijelaskan dan ditaati, sebab kalau kita membiarkan semuanya bebas tidak terkendali, maka  biasanya justru akan membuat kita lupa diri dengan kewajiban dan tanggung jawab yang seharusnya kita jalankan.

Pokoknya semua hal itu tidak boleh dibiarkan tidak terbatas, semua harus dibatasi sesuai dnegan adat kebaikan, bahkan untuk makan saja itu tidak boleh dibiarkan tanpa batas, karena kalau itu terjadi bahkan dapat membuat diri kita terkena sakit tertentu. Karena itulah kalau mengiktui cara yang Nabi Muhammad saw lakukan ialah dnegan cara makan setelah lapar dan berhenti makan sebelum terasa kenyang. Nabi juga pernah mengatakan bahwa isi perut itu  di agi tuga, yakni untuk makanan, untjk minuman dan untuk nafas, karena itu  ketika makan kita memang harus selalu ingat dna memberi ruang untuk ketiga hal tersebut agar kita tidak merasakan berat di perut kita.

Jangankan untuk hal hal sebagaimana tersebut, untuk beribadah sekali pun  seharusnya juga dibatasi dan tidak dibiarkan terlalu bebas dan tidak terbatas. Karena itu pernah suatu saat ada beberapa sahabat yang datang ke rumah nabi da bertemu dnegan isteri beliau lalu mereka menanyakan tentang ibadah Nabi, dan setelah dijawab oleh isteri beliau seakan mereka  menganggap rungan dan remeh ibadah nabi tersebut, karena Nabi kan sudah ditanggung masuk surga dan telah diampuni seluruh dosa yang telah lalu dan yang akan datang, lalu datanglah nabi dan  kemudian mengur kepada mereka dnegan kata kata, la;ian yang mengatkan ini dan itu, ketahuilah bahwa  demi Allah ketahuilah abhwa saya adalah yang paling taqwa dan takut kepada Allah, tetapi saya juga ibadah malam tetapi juga tidur, saya juga puasa dan juga tidak puasa dan juga saya ini menikahi perempuan, barang siapa yang tidka menyukai sunnahku maka dia bukanlah bagian dari umatku.

Dengan riwayat tersebut kita mengetahui bahwa untuk beribadah saja itu kita harus membatasi, tidak boleh tanpa batas, sepeti puasa yang terus menerus, shalat malam yang sepanjang malam dan juga tidak menikah kepada perempuan2. Karena itu  shalat itu juga perlu dibatsi tidak seterusnya tanpa mengenal waktu dan batas. Demikian juga berpuas ajuga harus tahu diri kemampuan diri dan tidak memqksakan berpusa setrusnya tanpa henti dan seterusnya. Dengan dmeikian kita menjadi tahu bahwa segala sesuatu itu memang harus dibatasi dan tidka boleh terlalu sehingga akan memberatkan diri sendiri.

Kita tahu bahwa Islam itu seimbang antara kepentingan jasmani dan rohani, smeuanya di atur sedemikian rupa  hingga smeua akan dapat berjalan dnegan baik tanpa harus mengorbankan salah satunya.  Siapapun  yang menginginkan sebuah kebaikan, maka dia harus mampu untuk membatasi diri dalam melakukan apapun, khususnya dalam menjalankan kebajaikan, karena tnpa membatasi diri sebegaimana mestinya, dapat dipasyikan kita akan mengalami kesulitan yang terkadang malah membuat diri kita menjadi bermasalah, walaupun niatnya baik. Apalagi kalau hanya sekedar bergaul dnegan sesama umat manusia itu  tentu harus  dibtasi meskipun tidak boleh terlalu ketata yang hanya akan menyebabkan kota menjadi kekurangan kawan atau sahabat.

Nabi Muhammad saw tentu snagat menganjurkan kepada umatnya untuk selalu memperbanyak sahabat karena dengan sahabat yang banyak akan semakin memudahkan kepadanya  dalam berbagai hal, Cuma persoalannya persahabatan tersbeut harus tetap dibatssi, karena kalau tidak dibatasi, maka  kemungkinan besar akan terjadi salah paham dnegan  keluarga sendiri dana itu akan menjadi awal perpecahan di dalamnya dan kalau tidak segara diatasi dengan cara membatasinya, maka akan menjadi semakin sulit untuk diperbaiki dan itu akan menajdikan  kelurga menjadi retak dan mungkin juga bubrah.

Alquran sendiri sudah menentukan bahwa seluruh umat mukmin itu bersudara namun ada perintah untuk memperbaiki dan memelihara persahabatan etrsebut dnegan baik. Itu berarti kita harus mengatur sedemikian rupa sehingga peshabatan tersbeut akan semakin kuat dna utuh serta tidak bubar. Nah,  hal tersebut dapat dilakukan dnegan cara memeliharanya dnegan  tetap membatasi diri dalam menjalankan persahabatan etsrebut, tidak membebaskan diri dalam menjalankan persahaatan. Kita tentu paham kalau sebuah persahabatan tidak dibatasi maka yanag terjqadi ialah kekacauan, karena boleh jadi persahabatan tersebut akan mengalahkan hubungan keluarga dan hubungan apapun.

Tentu akan jauh lebih diperhatikan jika pergaulan tersebut masih umum, karena kita  juga harus memelihara kakuatan iman kita. Artinya kita boleh saja bergaul dnegan smeua orang termasuk mereka yang berbeda agama dan kepercayaan dnegan kita, tetapi sekali lagi kta harus mampu membatsi diri dengan perhgaulan etrsebut. Demikian juga  kita harus tetap menjadi diri dari bergaul dnegan pihak pihak yang berperangai buruk, karena  kebiasaan buruk terkadang akan mudah untuk menular kepada koita. Karena itu sekali lagi kita memang harus membtasi pergaulan dan persahabayan s ehingga tyidak akan merugikan diri kita sendiri dan juga keluarga. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.