DOSA BESAR BAGI ANAK YANG MELUPAKAN ORANG TUA

Hingga saat ini ternyata masih banyak cerita yang sangat menyedihkan, yakni adanya anak yang sama seka,i tyidak menganggap orang tuanya, bahkan karena  malu kepada orang tuanya yang hidup di kampung dan miskin, lalu anak tega untuk mengatakan bahwa orang tuanya sudah mati, padahal mereka masih sangat segar dan merekalah yang selama ini telah membesarkan dna mendidiknya hingga selesai sekolah, meskipun harus sakit sakitan untuk mencari biaya mendidiknya. Memang orang tua tidak mampu mendidik akhlak kepada anaknya, dan hanya mampu menyekolahkan hingga lulus perguruan tinggi. Nah, saat sudah lulus itulah kemudian dia terpaksa harus berpindah ke luar kota demi mengejar cita citanya untuk bekerja di sebuah perusahaan.

Kareiernya ternyata snagat bagus, karena kinerjanya cukup bagus, sehingga pada akhirnya dia  naik jabatan menjadi seorang menejer dan  dapat dikatakan hidupnya sangat berkecukupan. Namun sayangnya dia sama sekali melupakan orang tuanya yang selama ini telah bekerja dengan keras untuk mebesarkan dan mendidiknya. Bahkan saat dia berkenalan dnegan seorang gadis, anak seornag pengusaha kaya raya dan sampailah kepada kesepakatan  untuk menjalin  hubungan  membangun rumah tangga, dan ternyata dia lebih memilih menghilangkan kedua orang tuanya, yakni dia mengaku bahwa dia seorang diri, sebatang kara yang kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Siapapun tentu tidak akan rela  mengetahui anak durhaka tersebut yang tidak tahu berterima kasih dana balas jasa kepada kedua orang tuanya.

Kebetulan orang tuanya tidak bosan untuk terus mencari informasi tentang keberadaan anaknya tersbeut yang  menurut mereka  sudah berhasil menjadi orang. Secara kebetulan mereka dapat bertemu dengan anaknya tersebut, namun betapa sakitnya saat anaknya tersebut tidak mau menerima dan mengakui mereka sebagai orang tuanya. Memang anaknya tersebut berada di sebuah rumah mewah dan sangat kaya, tetapi dengan penplakan terhadap mereka tersebut, akhirnya orang tua tersebut harus menangis dnegan membawa deritanya dan akhirnya  memutuskan unyuk pulang ke kampung halamannya dan akan melupakan anaknya tersebut. Hatinya memang begitu sakit setelah anaknya tersebut ternyata tidak mau mengakuinya sebagai orang tuanya, tetapi  mereka masih mendakan anaknya agar diberikan hidayah oleh Allah swt dan ingat kepada asal usulnya.

Sementara  itu anaknya yang segera akan melangsungkan pernikahannya dnegan gadis pujaannya tersbeut, mengalai sakit pinggang yang tiada terkira dan akhirnay dibawalah ke rumah sakit untuk dicek kesehatannya, dan ternyata anak tersbeut menderita gagal ginjal yang akut.  Sejak saat itu dia harus menjalani cuci darah seminggu dua kali unguk tetap dapat bertahan hidup. Calon isteri dan calon mertuanya begitu mengetahui penyakit calon menentunya tersbeut, akhirnya memutuskan untuk emmbatalkan pernikahan yang sudah dirancanag dalam waktyu dekat tersbeut.  Mengathui hal tersbeut maka hancurlah hati anak tersebut berkeping  keping karena tidak jadi menikah dnegan anak  seorang pengusaha kaya raya, dan dia sendiri bahkan  harus menderita sakit yang ditakutinya.

Tempat kerjanya juga akhirnya memutuskan hubungan kerja dnegannya setelah mengetahui bahwa dirinya sudah tidak lagi mampu melakukan pekerjaan yang dituntut oleh kantornya. Jadilah dia seorang diri yang menyesali hidupnya dan  hartnya yang selama ini sudah dikumpulkannya  dnegan bekerja kerras pun akhirnya habis untuk pengobatan dirinya. Pendeknya dia menjadi  menderita dan  jatuh miskin, bahkan rumahnya pun juga harus dijual untuk menutupi kebutuhan dirinya yang harus cuci darah dua kali dalam seminggunya. Rupanya dia sendiri belum menyadari kesalahannya yang telah menyakitkan hati kedua orang tuanya, malahan dia selalu mengeluh dalam memelihara sakitnya tersebut. Seharusnya dia segera menyadari kesalahannya  dan bertaubat serta mencari kedua orang tuanya untuk meminta maaf dan melakukan hal hal yang terbaik untuk menyenagkan kedua orang tuanya. Namun itu tidak terjadi, maka hidupnya  terus saja menderita hingga ajal menjemputnya.

Bagi kita yang tidak mengalaminya secara langsung tentu kisah tersebut harus dapat dijadikan sebagai sebuah pengalaman berharga untuk masa depan hidup kita. Artinya  jangankan orang tua, orang lain saja ketika mereka berbuat kebaikan kepada kita atau  ada jasa merka kepada kita, maka kita wajib untuk selalu mengingatnya dan berbuat kebaikan kepadanya. Sebagia orang muslim yang tahu tentang akhlak tentunya kita harus mau menghargai dan mengerti  siapaun yang pernah brjasa kepada kita. Mereka itu snagat banyak berada di sekitar kita, seperti  saudara saudara kita, para tetangga dekat kita, para kawan dan sahabat dekat kita, para guru kita dan lainnya.  Mereka smeua pasti pernah berbuat baik kepada kita, meskipun kita tidak mengingatnya, tetapi kita harus yakin bahwa orang yang pernah dekat dnegan kita pasti pernah berbuat kebaikan untuk kita.

Apalagi kalau orang dekat tersebut adalah guru dan orang tua kita, sudah barang pasti harus lebih kita perhatikan dan  bahkan harus kita perlakukan dnegan sangat baik.  Jangan sekali kali sedikitpun kita menyakiti perasaan mereka, karena merekalah kita kemudian dapat seperti saat ini. Bahkan kalau orang tua itu  harus ditempatkan pada tempat yang paling tinggi karena  kalaipun kita mengerahkan seluruh kemampuan kita, termasuk harta kita seluruhnya untuk orang tua, tentu hal itu belum sebanding dengan  peran dan jasa mereka kepada kita. Karena itu nabi  Muhammad saw sampaiharus menyatakan bahwa surga itu berada di telapak kaki seorang ibu, karena  begitu  mulianya seorang ibu dan orang tua kita, karena merekalah kemudian kita dapat tumbuh besar dan mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya.

Semoga kkta tidak menjadi anak durhaka dan mendapatkan  kecaman dari banyak pihak. Hati orang tua harus kita  buat senang meskipun mungkin kita terkadang harus berbuat sedikit kebohngan karena niatnya semata hanya untuk menyenagkan orang tua, semacam kalau kita pas menemukan kesulitan hidup serta kita  sedang diundnag orang tua, maka kita tidak boleh mneunjukkan kesedihan kita, melainkan harus menunjukkan kebahagiaan kita serta  membantu apapun yang diperlukan oleh mereka, smeoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.