BERSIKAP BIJAK

Saat ini semua harus waspada terhadap berbagai kemungkinan yang dapat saja merugikan diri atau bahkan keyakinannya, karena semua orang seeprtinya selalu mengintai kelalaian kita atau kesalahan kita seberapapun salah kita tersebut. Dunia sepertinya sudah tidak nyaman untuk kita tinggali sehingga semua pihak akan  memanfaatkan kelamahan pihak lainnya untuk memperoleh keuntungan diri sendiri maupun kelompok, tanpa harus memikirkan akibat yang akan ditimbulkannya. Padahal kalau kita mengaca kepada kehidupan rasulullah saw sebagai panutan kita,  orang akan dnegan mudah memaafkan kesalahan pihak lain, dan bahkan siapaun yang senagaja menyalahi kita. Nah, saat ini justru malah sebaliknya, karena  jangankan mau memaafkan orang yang salah, orang yang sudah meminta maaf saja tetap akan terus dipersoalkan.

Kita tidak tahu virus apa yang sedang melanda pada umat ini, sehingga mereka mudah melupakan ajaran dan teladan daru rasulullah saw tersebut. Mungkin kepentingan duniawi yang kemudian dikemas dengan menggunakan kedok agama ataukah kepentingan politik tertentu atau mungkin juga kepentingan individu atau kelompok tertentu, sehingga  untuk mencapai tujuannya  mereka sanggup untuk melakukan apa saja  asalkan tujuan tercapai. Tentu kalau ini benar, maka  sudah tidak dapat dibenarkan lagi dari sisi pendangan agama. Ungtuk itu  harus ada gerakan yang masigf untuk menghentikana semua itu dan  mengembalikan kondisi sebagaimana  dahulu pernah ada dan  sekaligus menyadarkan umat untuk selalu meneladani rasulullah saw dalam semua aspek kehisupan dunia.

Memang sulit untuk memperoleh sosok yang dapat dijadikan sebagai teladan, setidaknya untuk saat ini, karena  mereka yang penampakannya sperti orang baik, ternyata menyimpan seribu dendam kepada pihak lain; orang yang setiap harinya berdakwah mengajak kepada umat agar me jalankan kebajikan, ternyata dirinya justru malah terjebak kepada perbuatan yang sama sekali yidak baik dan malah merugikan umat secara umum’ orang yang selalu mengajak dna menganjurkan untuk berdsedekah dan infaq, ternyata dirinya tidak pernah sekalipun melakukannya; orang yang selalau mengajurkan tentang keikhlasan, ternyata malahan sama sekali tidak ada rasa ikhlas dalam hidupnya. Lalu apa yang ingin kita contoh dari mereka itu? Apakah kita ini dianggap sebagai orang yang buta sehingga tidak menyaksikan sepak terjang mereka?

Sungguh menyaksikan smeua itu, hati rasanya menjerit, mengadu kepada Allah, kenapa dapat demikian parahnya? Lalu siapakah yang akan menyelamatkan semua itu. Apakah kita akan menunggu datangnya sang penyelamat? Lalu kapan datangnya?. Untuk itu kita sendiri memang harus melakukannya, setidaknya kita mulai dari diri kita dan keluarga kita untuk mempraktekkan ajaran Nabi sebagaimana sudah kita ketahui, yani bijaksana dalam segalahal, tidak mudah menyakiti pihak lain, tulus dalam berbuat dan juga tidak menyimpan rasa dendam dan sakit hati dalam  hati kita dan lainnya.  Tntu kita dapat memulainya dari saat ini dan diberlakukan dalam diri kita sendiri, meskipun kita masih menyaksikan banyaknya kerusakan di sekitar kita. Jika kita mampu melakukan hal tersebut dan bertahan, insya Allah  sedikt atau banyak pasti akan muncul orang yang akan eniru sikap kita tersebut.

Tentu kita harus selalu berharap dan bermohon kepada Allah swt agar diberikan kekuatan dan bantuan untuk mewujudkan kondisi ideal tersebut, dan kalaupun dalam waktu tertentu belum ada  tanda tnda  dukungan dari pihak manapun, kita akanntetap bertahan dan tidak menyerah begitu saja karena semua perjuangan itu memerlukan pengorbanan. Jika kita memang tulud dalam berbuat untuk kebaikan tersbeut, yakinlah bahwa Allah pasti akan mendatangkan bantuan berupa apapun yang memungkinkan kita  akan meraih apa yang kita inginkan. Dalam kaitannya dengan masalah ini yang terpenting bagi kita ialah terus berusaha dan tidak mengenal putus harapan, karena sekali kita menyerah maka  keinginan tersebut akan semakin sulit untuk diperjuangkan kembali.

Sudah barang pasti semua harus kita mulai dari diri kita masing masing. Artinya jika kita menginginkan sebuah kondisi yang baik, maka sebaiknya kita juga harus berusaha untuk menjalankan sesuatu yang baik baik, sikap kita juga harus  baik, tindakan kita juga harus mencermainkan kebaikan. Pikiran kita harus baik,  sikap kita harus baik, ungkapan kita juga baik. Jangan sampai kita justru malah menjadi phak yang memulai keburukan. Ujaran kebencian kepada pihak lain atau mencari cari kesalahan pihak lain lalu membullinya juga merupakan perbuatan yang hanya akan membawa kepada kondisi buruk. Untuk itu sekali lagi apapun yang kita jalani haruslah mengarah kepada kebaikan, bukan sebaliknya  mendekati kepada kejelekan dan berpotensi untuk menimbulkan persoalan.

Sikap bijak itu harus terus kita pelihara dalam semua kondisi, karena kalau kita selalu bertindak bijak, maka akibatnya pun akan terasa oleh kita dan bahkan juga dapat dirasakan secara langsung oleh pihak lain. Coba kita bayangkan jika kita menemui kondisi yang tidak kondusif, lalu kita berusaha untuk menyikapinya dnegan bijak, yakni tidak menambah keruh kondisi, justru malah berusaha auntuk memadamkannya, maka  akan banyak pihak yang berterima kasih kepada kita karena kondisi semakin membaik, bukan semakin memburuk. Kondisi tersebut kalau berkenaan dnegan diri kta, maka kita  mampu mengendalikan diri untuk tidak terpancing memperkeruh keadaan, melainkan justru kita malah akan memberikan maaf jika ada kesalahan pihak lain dan membiarkan tidak menjalar kemana mana jika itu berkaitan dnegan pihak lain.

Sikap bijak tersebut biasanya akan ditangkap dan dilaksanakan oleh mereka yang berilmu dan  mempunyai niat baik, sebab jika orang tidak berilmu, biasanya akan mudah termakan emosi dan akhirnya akan melakukan hal hal yang s=di luar kontrol akalnya, sehingga biasanya juga akan menimbukna persoalan  dan akan disesalinya sesudah smeuanya terjadi. Apalagi kelau kemudian tindakan yang dilakukan hanya berddasarkan nafsu belaka, maka  yaanag akan terjadi justru hal hal yang merusak dana jauh dari bijaksana. Semoga kita  mampu engendalikan diri kita dalam kondisi apapun sehingga apapun yang akan kita lakukan ialah yang terbaik untuk smeua, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.