LIBURAN

Libur itu berarti cuti yang waktunya terkadang panjang dan terkadang hanya pendek saja. Nah, saat ini anak anak sekolah sudaha mulai liburan dan biasnaya mereka kmudian melakukan kunjungan ke beberapa temat wisata di luar kota secara bersama sama dan terkadang pula guru bimbingannya juga memberikan  tugas kepada anaka anak tersebut untuk mengamalati beberapa tetumbuhan dan terkadang juga hanya meminta kepada para soswa untuk membuat laporan atas kunjungan tersebut. Jika kemudian liburan tersebut dikaitkan dneganlibur natal dan tahun baru untuk  orang tuanya yang bekerja di sebuah perusahaan yang memberikan cuti akhir tahun cukup panjang, maka kemudian sekeluarga mudik k kampung halaman sebagaimana saat  mudik idul fitri. Nah, di situlah ada kebersamaan diantara seluruh keluarga dan menumbuhkan  kebersamaan dan kecintaan terhadap  keluarga.

Namun bagi yang kerjanya di instansi pemerintah, tentunya  liburnya hanya  pendek yakni cuti bersama sebelum natal dan hari natal, dan satu minggu kemudian baru  libur lagi tahun baru. Dengan dmeikian biasanya merka hanya  pergi ke luar kota sebentar saja, paling paling menginap semalam saja karna harus ber[ikir tentang pekerjaan kembali, walaupun mungkin anak anaknya masih libur, dan jika memungkinkan  biasanya  anak anak  ditemani ibunya yang tidak bekerja utnuk lebih lama berada di kampung halaman.  Liburan tersebut dimaksudkan memang untuk memberikan kesempatan kepada semua orang untuk beristiraahat dan menikmati kebersamaan bersama keluarga, sebab kesehariannya  selalu bekerja dan sesekali memang perlu refressing bersama seluruh keluarga untuk sekedar merenggangkan otot yang kaku dan lainnya.

Namun ada juga yang tidak suka memanfaatkan libran tersebut untuk beperhgian, melainkan hanya  melakukan aktifitas di rumah, semacam  berkebun dnegan menenam beberapa  tanaman yang  pada saatnya diharapkan akan berbuah dan dapat dinikmati atau sekedar membersihakna rumah dana membenahi beberapa  tempat yang dirasakan kurang nyaman, atau mungkin juga sekedar membaca baca buku, majalah atau koran sambil  mencari berbagai pengumuman, siapa tahu ada manfaatnya.  Jadi kecenderungan masing masing orang itu memng berbeda sehingga liburan itu maknanya juga tentu akan berbeda bagi setiap orang. Sebagiaannya akan merasa senang dan sebagaiannya akan biasa biasa saja, bahkan sebagian yang lain akan merasakan kesepian.

Bagi dosen yang sudah terbiasa berhadapan dnegan mahasiswa  dengan memberikan kuliah dan lainnya, tentu juga  akan bersikap berbeda dalam menghadapi liburan smeester, karena ada kemungkinan sebagiannya justru akan memanfaatkan waktu yang ada untuk penelotian atau untuk menulis karya ilmiah atau sekedar untuk bersantai santai dan juga ada yang menggunakannhya ungtuk kegiatan yang sama sekali tidak ada hubungannya dnegan kegiatan perkuliahan, semacam memancaing atau pulang ke kam[uing halaman dan lainnya. Namun yang jelas  libran tersbeut harus bermafaat untuk penetingan banyak orang. Barangkali yang terabik bagi seorang dosen kalau pas waktu l;iburan ya diperunakan untuk melakukan kegiatan keilmuan, semacam penelitian atau menulis karya yang nangtinya dapat dinikmati pada saatnya.

Jika libur panjang bagi orang tua  yang bijak biasnaya akan mengirim anaknya untuk belajar sesuatu yang tidak biasa semacam mengikuti kursus bahasa atau  mengirinkan anaknya untuk mengikuti kegiatan kursus kilat di pesantren yang memag sengaja mengadakan kegiatan pesantren kilat dan lainnya. Maksudnya ialah agar liburan tersbeut tidak muspro atau bahkan malah digunakan untuk hal hal yang negatif. Bagi orang tua tentu akan berharap anak anaknya nantinya dapat berguna bagi dirinya , keluarga, dan juga masyarakat. Karena itu orang tua tentu tidak ingin liburan etrsbeut diergunakan untuk foya foya yang tidak ada gunanya, melainkan justru akan digunakan  dengan baik sehingga akan mendapatkan pengethauan baru lainnya atau mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan dalam kehidupannya yang lebih baik lagi.

Ada hal yang harus diperhatikan pada saat lburan, karena jalanan tentu akan padat dnegan berbagai kendaraan, utamanya bus yang mengangkut rombongan orang orang yang libran menuju tempat wisata, karena itu saat mengendaai kendaraan di jalan raya, sebaiknya tetap hati hati, apalagi saat ini sedang musim hujan sehingga akan rawan kecelakaan.  Demikian juga pada saat berada di lokasi wisata yang  mungkin salah satu tujuannya adalah pantai atau laut, karena itu harus waspada dengan airnya, karena siapa tahu nanti tiba tiba air pasang dan kota tidak sempat untuk menghindar, karena itu  perlu diikuti berbagai aturan main dan informasi dari para petugas pantai yang setiap saat akan memberikan info penting tentang pantai tersebut.

Kegiatan  bersilaturrahim kepada orang tua dan beberapa famili kita di kampung juga menjadi penting artinya, karena di samping akan lebih memberikan nuansa kebersamaan paseduliran juga sekaligus akan  mampu menimbulkan rasa solidaritas diantara  seluruh keluarga. Mungkin kita  mempunyai sesuatunyang dapat dimanfaatkan oleh sebagian keluarga kita atau mungkin sebalinya ada informasi yang dapat kita manfaatkan untuk kepentinagn kita. Namun yang jelas  bersama keluarga  di rumah nenek atau orang gtua, akan jauh lebih menyenangkan dan memantapkan kita untuk semakin mempererat jalinan kekeluargaan dan pastinya akan memperoleh kepuasaa hidup yang sulit didapatkan untuk ukuran saat ini.

Hal terpenting dalam menghadapi dan memanfaatkan liburan tersbeut ialah bagaimana kita mampu memanfaatkannya untuk kepentingan kita sehingga selesai libran kita akan semakin fres dan  semangat yang lebih tinggi ketimbang sebelumnya. Justru janga sampai kita malah mendapatkan sesuatu yang sebaliknya, yakni  lesu dan  hati yang tidak nyaman karena  kita tidak mampu menjadikan libran sebagai sesuatu yang menyenangkan, melainkan malahan menyusahkan, karena kesalahan kita sendiri. Kita berharap semoag asaja leiburan akhir tahun ini akan semakin menjadikan diri kita  bersemangat dan kinerja kita akan semakin meningkat, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.