MEMBERDAYAKAN UMAT

Keberadaan  lembaga yang secara  nyata ditunjukkan oleh islam speerti zakat, wakaf dan infaq sedekaha adalah dalam upaya untuk menjadikan umat muslim dapat berbuat sesuai dnegan keinginan  yang baik dalam nberbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan , kesehatan,  soaial, budaya, politik dan lainnya. Namun samapai dektik ini rupanya keinginan tersebut belum menjadi kenyataan, sebabnya tentu sangat banyak, baik dari sisi sumber daya manusianya maupun dari aspek lainnya. Kini sudah saatnya umat muslim menyadari hal tersebut dan harus segera berbenah diri me nuju kesejahteraan yang sudah ditunjukkan oleh syariat, asalkan kita mau dan menginginkannya. Biasanya yang paling sulit ialah mengendalikan ego masing masing orang, baik ego pribadi ataupun golongan sehingga  mereka kemudian lebih mementimgkana kelompok ketimbang umat secara umum.

Kebardaan umat muslim saat ini sesungguhnya sudah sangat kuat, terbukti dengan posisi mereka yang lebih baik secara ekonomi dan  sosial, namun entah kenapa keberadaan mereka seolah tidak mempunyai kekuatan bagi diri mereka sendiri ketika harus berhadapan dnegana pihak lain.  Salah satu yang harus segera dibenahi ialah bagaimana kita mampu menyatukan umat menjadi satu kekuatan, khususnya dalam bidang ekonomi. Jika bidang ini sudah dapat disatukan seluruhnkekuatan, maka akan menjadi awal yang baik untuk memberdayakan umat ke arah yang lebih baik dan bermartabat. Jika ekonomi uma menjadi baik dan keperluan  yang terkait dnegan kepentingan umat tercukupi, maka akan terwujud  sebuah kondisi yang memungkinkan umat dapat menjalankan peran mereka sebagaimana mestinya dan tidka lagi menjadi beban bagi muslim lainnya.

Lihat saja antrian untuk menunaikan haji sudah sedemikian panjang dan  ibadah umar saat ini juga sudah begitu marak sehingga setiap hari tidak ada jeda mereka yang berangkat ke tanah suci.  Kondisi etrsebut cukup menjadi bukti bahwa umat muslim saat ini sungguh sudah membaik ekonominya dan ityu akan menjadi semakin baik jika dapat dikoordinasikan mengenai begaiamana mengumpulkan dana umat yang nantinya akan berguna untuk menolong sebagian umat yang   masih tertinggal, namun bukan dnegan cara memberikan kepada mereka sesuatau yang bersifat konsumtif, karena itu akan segera habis tanpa bekas, melainkan diberikan ketrampilan dan sekligus modal untuk ushaa sehingga nantinya dapat diharapkan akan  lebih berdaya dan menghasilkan pemasukan harta yang semakin besar baginya.

Dengan kata lain dana umat yang dikumpulkan dari umat tersebut hanya sebagfian kecil saja yang digunakan untuk menanggulangi kemiskinan melalui  aspek konsumtis=f, dan selebihnya digunakan untuk uasah pemberdayaan mereka sehingga yang sebelumnya mereka menjadi mestahiq zakat atau sumbangan apapun, selanjutnya diharapkan justru akan menjadi penyumbang dan muzakki. Itulah cita cita yang selama ini beru diwacanakan dan dicita citakan saja dan belum terealisasi terkecuiali hanya sedikit saja. Nah, jika fokus kita sudah kepada pemberdayaan masyaraakt, tentu sleuruh kekuatan akan diarahkan ke sana dan  dnegan kesungguhan dan ketulusan, semua itu akan dapat menjadi kenyataan dan akan menjadi kebanggan kita smeua.

Lwmbaga lembaga yang disebut dalam alquran haruslah segera di wujudkan, semacam lembaga zakat yang saat ini sudah ada, namun belum begitu berdaya untuk menjdikan fuqara dan masakin menjadi lebih baik  dan kuat, kemudian juga lembaga wakaf yang meskipun juga sudh terwujud namun belum maksimal sehingga perannya belum tampak, meskipun sudah dibuka kran untuk melakukan usaha seluas luasnya, lalu sedekah dan infaq yang belum maksimal dan biasnaya hanya melalui usaha yang bersifat parsial dan hanya untuk ememnuhi kebutuhan satu tujuan semata. Kini kita harus menggeliat untuk mengumpulkan dana umat dnegan lebih gesit dan menggunakannya dengan lebih baik serta menghasilkan sesuatu yang dapat dnegan mudah dikenal oleh masyarakat. Kita sangat yakin jika penggunaan dana umat tersbeut dapat diketahuai secara nyata oleh masyarakat, akan semakin banyak lagi masyarakat yang  mempercayai lembaa tersebut dan akan banyak membantunya.

Bagaimana mungkin kita akan mendapatkan kepercayaan umat jika suda ada pengalaman pahit yang dilakukan oleh para oknum yang dahulu mengelola dana umat. Kalaupun saat ini kondisi sudah lebih baik, namun trauma masa lalu tersebut tetap masih akan  terbayang seingga merek menjadi ragu untuk membantu pengumpulan dana umat. Sau satunya jalan untuk membuat masyarakat lebih percaya ialah kita rintis  pembuatan laporan umum dari penggunaan dana umat sehingga seluruh masyarakat akan dapat menyaksikan dan mengeceknya secara langsung dana mudah. Memang tidak mudah namun jika kita terus menerus melakukannya, pasti lambat laun masyarakat juga akan mempecayai apa yang sudah kita perbuat.

Untuk itu saat ini yang terpengting bagi kita ialah bagaimana memerankan lembaga lembaga tersbeut menjadi sangat kredibel dan dapat dipercaya  serta peran mereka yang dapat dilihat secara langsung, buakn hany sebiah snatunan untuk konsumtif semata, melainkan justru peran memberdayakan mereka  sehingga  mereka dapat mengembangkan usaha yang dirintisnya dari bawah dengan pendampingan dari lembaga dana umat tersebut.  Atas dasar pemikiran tersbeut, yang harus dibenahi saat ini ialah para pengelolanya sendiri, baik pengelola zakat,  maupun wakaf. Pembenahan tersebut tidak cukup hanya  dilakukan penggantian pengurus  yang kondisinya juga relatif sama, tetapi harus menyesuaikan diri dnegan gtuntutan pengembangan ekonomi secara umum.

Artinya kita harus berani merekrut para pengelola dari  para profesional dan ahli dalam bidang ekonomi, akuntansi dna juga para pebisnis yang berpengalaman dan tulus dalam menjalankan tugas. Lembaga tersbeut juga  akan memberikan upah atau honor yang sepadan dnegan keprofesionalan mereka \, sehingga tidak perlu khawatir para ag]hli tersebut akan lari karena tidak dihargai sebagaimana mestinya. Dalam waktu beberapa tahun, kita [asti akan menyaksikan betapa lembaga keuanagan dan dana umat tersbeut akan semakin besar dan mampu memberikan kenyamanan umat secara umum, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.