SIFAT ALLAH ALJABBAR

Salah satu  dari asmaul husna milik Allah adalah al-jabbar yang berarti yang Maha  Memaksa atau menguasai. Sifat ini hanya pantas bagi Allah swt, dan tidak layak dialamatkan untuk makhluk Nya. Sifat ini boleh disamakan dnegan sifat sombong, karena Allah adalah Tuhan yang Maha Segalanya, menguasi dan memaksa, maka  sangat layak jika Tuhan itu sombong, namun bukan berarti sombong sebagaimana yang biasa dimiliki oleh manusia yang selalu memperlihatkan kesombongannya kepada pihak lain. Kesombongan Allh swt itu diartikan sebagai Dzat yang tidak ada bandingannya dan kekuasaan nya juga tidak tertandingi oleh pihak manapun. Seluruh manusia membutuhkan Allah swt untuk membantu dalam hal apapun, karena memang hanya Allah lah pemilik segala alam semesta ini dan  yang menentukan segala hal.

Allah lah yang menguasai segala hal yang ada, baik di dunia ini maupun nanti di akhirat, karena itu pula Dialah juga yang Maha menentukan apapun sesuai yang dikehendaki Nya. Makhluk yang ada hanyalagh tunduk dan menjalankan apapun yang sudah diijinkan oleh Nya. Meskipun demikian karena Allah menciptakan manusia itu untuk mengabdi kepada Nya dan didberi kelengkapan akal pikiran, maka  manusia itu mempunyai pilihan untuk mematuhi seluruh perintah Allah atau sebaliknya menetang Nya, namun kaarena  sudah diberikan tanggung jawab dan pilihan pilihan, maka  nantinya pasti smeua itu akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Nya.  Sesungguhnya manusia juga sudah diberitahukan tentang akibat pilihan tersbeut. Artinya kalau memilih taat, maka akibatnya akan berada di surga dan sebaliknya jika menentang, maka akibatnya akan berada di neraka.

Kemaha suasaan Nya itu tidak terbatas, sehingga kalau Tuhan menghendaki seluruh manusia itu tunduk dan patyuh kepada nya, maka itu merupakan hal yang snagat mudah, namaun Tuhan sekali lagi ingin menguji kepada manusia dengan bekal akalnya tersebut untuk menentukan sendiri pilihannya, sehingga kekuasaan Nya tersebut diberikan untuk manusia dapat memilih sendiri keinginannya. Bahkan kalaupun misalnya Allah akan memasukkan mereka yang menentang ke dalam surga pun juga tidak ada masqlah dan  memasukkan mereka yang taat ke dalam neraka juga dmeikian, namun itu tidak akan pernah dilakukan, bukan karena Tuhan tidak mampu, melainkan karena Tuhan sudah menetapkan hal yang dmeikian sehingga sifatnya yang Maha Adil juga akan terwujud.

Jika ada sebagian manusia yang mencoba untuk mempraktekkan sifat aljabbar kepada pihak lain dan ini sudah banyak terjadi, maka itu hanyalah kesombongan yang tidak pada tempatnya, karena semua manusia itu  sesungguhnya tidak patut untuk berlaku sombong, karena sangat lemah dan terbatas. Kesombongan yaang ditunjukkan manusia kepada manusia lainnya karena hanya  perbedaan status dan harta uang dimiliki semata itu pastilah akan mendapatkan balasannya nanti di akhirat. Kesombongan itu hanya milik Allah semata, dan karena itu siapapun yang berlaku sombong saat di dunia ini, maka  dia akan hina nanti di akhirat. Apa sesungguhnya yang disombongkan oleh manusia, padahal apa yang ada pada dirinya hanyalah titipan dan pemberian Allah. Mengapa mereka sama sekali tidak malu kepada Allah yang seharusnya  berhak sombong?

Ketika manusia mempunyai sedikit ilmu, atau sedikit harta atau sedikit kekuasaan atau kekuatan tertentu, lalu menganggap dirinya adalah yang paling hebat, maka itu  karena akalnya yang cupet dan tidak ingat kepada Allah yang telah memberikan semua itu. Hanya saja memang Allah langsung memberikan teguran kepada mereka yang bersikap sombong tersebut, dan dibiarkan dengan tujuan nantinya mereka akana sadar dna ingata kepada penciptanya yaitu Allah swt. Memang ketika  ada manusia sombong  yang keterlaluan, seperti yang ditunjukkan oleh firaun misalnya yang mengaku sebagai tuhan, maka Allah biasnya langsung memberikan  balasan kepada mereka yang kesombongannya keterlaluan, sedangkan kalau hanya sekedar sombong yang terbatas hanya kepada pihak pihak tertentu mestinya segara ingat dan kemudian kembali kepada  kondisinya yang lemah dan memohon amapunan kepada Allah swt.

Di dunia ini tidak ada satupun yaang sempurna, dan karena itu yang maha menyempuranakan ialah Allah swt yang mempunyai sifat aljabbar, semua yang ada kurang pasti serba kekurangan, dan yang menambali sehingga menjadi sempurna ya Allah swt, semua yang ada di dunia ini juga lemah dan dapat memberikan kekuatan ialah Allah swt, karena sifatnya yang alJabbar tersebut. Jadi  sebagaimana di awal saya sebutkan bahwa sesungguhnya apapun yang ada du=i dunia ini adalah milik Nya dan semuanya tergantung kepada kehendaaknya. Kalau Allah berkehendak untuk memberikan  keberkahan kepada semua umat dalam hal hartanya dan kehidupannya, pastilah akan dengan mudah terjadi, karena tidak ada sesuatu pun yang sulit bagi Nya.

Al jabbar adalah yang maha sempurna, menguasai tidada tanding dan berkuasa tidak ada yang melebihi. Al jabbar juga berarti  Yang maha memaksa atas semua hal. Artinya apapun yang diinginkan dna dikehendaki pastilah  dengan mudah akan terjadi, karena  kalau Tuhan menghendaki cukuplah hanya mengatakan “kun” maka apapun yang dikehendaki Nya pasti akan terwujud tanpa keragian sedikitpun. Allah mampu memberikan kekayaan kepada orang yang dikehendakinya dan Allah pula yang berhak untuk memberikan  apapun, termasuk jabatan manusia, kedudukan dan juga sekaligus yang maha menurunkannya dari posisi yang sudah ditangannya.

Karena itu manusia seharusnya membutuhkan Allah swt  dalam seluruh hidupnya, karena hanya Dialah yang mampu memberikan apa yang diinginkan oleh manusia tersebut. Tidak ada kekuatan apapun  yang mampu menandingi kekuatan dan kekuasaan Nya. Jangan menandingi, hanya sekedar mendekati sajapun tidak akan mampu karena smeua keuatan dan kekuasaan yang dimiliki oleh manusia hakekatnya ialah hanya pemberian sedikit yang dicipratkan oleh Allah sehingga sangat naif kalau manusia mencoba untyuk menyombongkan diri sebagai yang berkuasa dan kuat. Semoga kita menjadi manusia yang ingat terhadap posisi kita sehingga kita akan selalu memosisikan diri kita sebagai hamba yang sellau membutihkan Allah swt.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.