SIFAT ALLAH AL-AZIZ

Salah satu asmaul husna ialah sifat  dan naman Allah al-aziz yang bermakna Yang maha perkasa, dan tidak ada kekuatan apapun di dunia ini yang melebihi keperkasaan Nya. Manusia sebagai makhluk Allah swt yang diberikaan akal pun  hanya kecil dibandingkan dnegan keperkasaan Allah swt, karena itu manusia membutuhkan pertolongan Allah dalam hal keperkasaan tersebut. Keperkasaan Tuhan tersebut secara kasatbmata dalap dilihat  dalama penciptaan langit, bumi dan sleuruh isinya, benda benda langit yaang begitu banyak dan juga semua yang ada. Allah lah yang menciptakan matahari, bulan, dan planet lainnya yang selalau aktif melakukan pekerjaannya masing masing sesuai dnegan perintah Nya. Semua tunduk kepada perintah Nya dan smeua  pasti akan kembali kepada Nya.

Aeluruh makhluk  yang ada pasti membutuhkan  kekuatan yaang dimiliki oleh Allah swt, karena itu mereka  selalu memohon kepada Allah swt untuk mendapatkan sedikit keperkasaan tersebut dalam ipaya  untuk mengelola dunia  dan unuk mempertahankan eksistensinya sebagai makhluk Tuhan yang berada di bumi. Dengan pemberian sedikit keperkasaan tersebut manusia akhitnya mampu melakukan esesuatu yang diinginkannya dan meraih cita cita yang sudah diharapkannya. Namun tidka sedikit juga jenis manusia yang lupa diri dnegan apa yang diberikan oleh Allah kepadanya, khususnya terkait dnegan keperkasaan dan kekuatan. Akhirnya mereka hanya mempercayai bahwa smeua itu merupakan  kekuatan yang dimilikinya sedniri dan jika kemudian Tuhan meberikan cobaan dengan mencabut sebagaian sedikit saja kekuatan dan keperkasaaan etsrebut, manusia tidak akan mampu berbuat apa apa, dan hanya menyerah kepada keadaan.

Seharusnya manusia memang menyadari dan  mengakui kemaha perkasaan Allah swt tersebut, karena dnegan pengakuan tersebut, manusia  telah berada dalam  kondisi yang tepat dan tidak melawan kepada Tuhan. Memang Tuhan tidak langsung memberikan balasan kepada jenis manusia yang tidak mengakui  sifat sifat dan nama Nya secara langsung, karena smeua itu dimaksudkan sebagai ujian yang diberikan kepada manusia, apakah manusia tersebut pada akhirnya akan menyadari dna mengakui kehebatan Allah dalama hal menciptakan langit dan bumi serta seluruh isinya ataukah tetap dalam keangkuhannya dalam  membanggakan dirinya yang seolah mampu berbuat sesuatu sesuai dnegan kehendaknya sendiri.

Hanya Allah sajalah yang Maha Perkasa  karena hanya Dialah yang mampu menciptakan segala sesuatu yang mengaturnya sedemikian rupa sehingga smeua makhluk akan tunduk dan mengikuti apapun yang dikehendaki dan siapapun yang menetang Nya pasti akan tidka mampu, meskipun  Dia tidka langsung menunjukkan sesuatu yang membuat pihak tersebut merasakan  kalah, melainkan seolah merka belum mencapai yang diinginkan. Jikalau Dia menginginkan smeua yang menentang langsung mendapatkan balasannya, tentu akan terjadi, namun sekali lagi Tuhan itu hanya memberikan peringatan semata yang terkadang juga tidak dimengerti oleh mereka. Dengan demikian sesungguhnya keperkasaan dana kehebatan Tuhan itu akan dapat dimengerti oleh mereka yang meyakininya  saja sedangkan bagi yang tidak yakin, maka mereka sama seka,li tidak mampu merasakan, tetapi hanya merasa tidak mampu saja.

Coba  dikatakan kepada mereka bagaimana caranya mengendalikan alam smesta ini, agtau  mislanya bagaimana mencegah terjadinya hujan yang sudah dikehendaki oleh Allah swt, apalagi kalau kemudian dikatakan kepada mereka bagaimanacaranya  mengeluarkan matahari dari arah yang tidak biasa dia muncul, semisal dari utara, selatan atau barat, pasti mereka tidak akan mampu dan mereka akan menjawab bahwa iu sudah menjadi kepastian alam. Itu disebabkan  karena mereka tidak menyertakan kebaradaan Alllah swt dalam seluruh pikiran mereka. Namun apanila mereka kemudian mau menyadari akan kemaha perkasaan dan kehebatan Allah swt yang mampu menciptakan sleuruh alam dan isinya ini, pasti mereka akan mengatakan kalau Tuhan menghendaki pasti smeuanya akan terjadi. Kekuasaan Tuhan itu tidak terbatas dan  jika menghendaki sesuatu cukuplah bagi Nya  mengatakan “kun” maka jadilah apa yang diinginkan, termasuk mengeluarkan matahari dari atah manapun yang dikehendaki. Hanya saja Tuhan sudah menentukan melalui hukum alam bahwa selama  dunia ini masih, maka  matahari akan  sebagaimana saat ini.

Bahkan manusia sendiri adalah ciptaan Nya, karena itu sudah tidak ada kata apapun yang dapat diucapkan  terkecuali hanya  memaha memualiakan Allah dan mengakui  kemaha Perkasaan Nya dalam segala hal. Mungkin manusia zaman ini akan mengagumi penemuan teknologi yang super canggih, namun kalau kita kembalikan kepada Allah, maka sesungguhnya itu smeua adalah petunjuk Nya yang diberikan kepada sebagian manusia, yang lalu dapat menemukan sesuatu yang dianggap hebat tersebut. Sekali lagi smeua itu penciptanya ialah Allah swt. Jika Tuhan tidak berkenan, maka tidak ada apapun yang dapat ditemukan oleh manusia untuk kemaslahatan mereka.

Intinya Allah lah yang maha Perkasa dan keperkasaan tersbeut dapat saja diberikan sebagiannnya kepada manusia sehingga mereka akan mampu melkukan sesuatu yang luar biasa. Karena keperkasaan yang diberikan oleh Allah swt hanya sebagian kecil saja, makanya mereka atidak akan mampu menjalankan sesuatu yang sangat besar.tentang pembuatan langit dan bumi tentu itu merupakan seustau yang sangat besar dan hanya dapat dilakukan sendiri oleh Allah swt, sedangkan sesuatu yang biasa biasa saja semacam mengangkat barbel seberat satu kwintal misalnya, maka itu hanya sebagian kecil kekuatan yang diberikan kepada manusia, sehingga mereka akan mampu mengangkatnya. Hanya saja terkadang manusia itu sendiri yang tidak mengakui bahwa kekuatan yang didapatkannya itu merupakan pemberian Allah swt.

Karena itu kesadaran penuh akan kemaha perkasaan Tuhan itulah yang sangat diperlukan oelh manusia  agar mereka  menjadi hidup tenang dna tidka merasa sombong karena mampu mengangkat sesuatu yang kebanyakan orang tidak mampu mengangkatnya.  Kita berharap ke depaan akan semakin banyak manusia yang menyadari hal ini dan sekaligus mengakui kemaha hebatan Tuhan sehingga apapun yang dilakukannya  tidak akan dipamerkan ebagai kehebatannya sendiri, melainkan smeua itu hanyalah pemberian dari Allah swt, semoga

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.