SIFAT ALLAH AL-MUHAIMIN

Salah satu asmaul husna atau nama nama Allah yang baik ialah al-Muhaimin yanag berarti Allah itu Maha pemelihara, Maha menjaga dan Maha mengawasi  seluruh makhluk Nya. Sifat tersebut  mengandung makna yang sanga luas dan dalam karena dengan sifat memalihara tersebut, semua makhluk nya berada dalam pengawasan Nya. Tidaka ada satu makhluk pun di dunia ini yang terlepas dari pengawasan Nya, sehingga semua makhluk akan membutuhkan Nya dalam segala hal. Allah adalah yang maha mencipta  yang Maha memberi rizki dan Maha segalanya, karena itu semua makhluk tentu akan bergangung kepada Nya. Nah, kalau dmeikian maka smeua perintah Nya haruslah ditaati dan dijalankan dengan penuh kepatuhan, karena  Allah Maha mengawasi dan pasi akan mengetahui semua hal yang dilakukan oleh makhluk Nya.

Jika seorang hamba  meyakni sepnuh hati bahwa Tuhan itu maha memelihara  dan menjaga, maka  dirinya tentu tidak perlu khawatir jika sudah memasrahkan segalanya kepada Allah swt, namun bukan berarti kemudian tidak ada usaha sedikit pun darinya, karena manusia diberikan hidup itu tentu dnegan tanggung jawab yang harus dijalankan. Namun kalau  kita sebagai hamba sudah yakin dengan keberadaan dan dengan sifat Nya yang dmeikian memelihara, menjaga dan mengawasi, maka tidak ada kekhawar=tiran sedikit pun atas diri kita. Hanya saja kemduian kita tetap harus menjalankan kewajiban kita sebagai makhluk, sperti kita harus makan untuk menjaga stamina yang tentu todak mungkin kita hanya menyerah kepada Allah begitu saja.

Dalam kaitannya dnegan kehidupan bermasyarakat yang  harus berhubungan dnegan pihak lain, kita juga harus menjaga hubunagan tersebut sebaik baiknya, agar todak terjadi konflik dan menyebabkan terjadinya bahaya  bagi diri kita. Meskipun kita yakin bahwa Allah itu Maha  memelihara dan menjaga diri kita, namun bukan berarti kita sembarangan dalam menjalain hubungana dengan berbagai pihak sehingga  akan menjadi sebuaha kondisi yang justru membahayakan diri kita sendiri. Allah swt itu ememang Maha memelihara, namun itu juga tentunya harus kita usahakan terlebih dahulu mengenai keselamatan yang secara lahir akan dapat diraih, baru kemudian kita memasrahkan keselamatan tersebut kepada Allah, bukan di awal kita menciptakan tantangan dan kemuidia kita berlindung kepada Allah secara serampangan.

Ada kalanya memang kita menyerahkan secara total urusan pemeliharaa  alam ini kepada Allah swt, karena ketidak mampuan kita untuk mencegah terjadinya kerusakan misalnya. Artinya jika kita mendapatlan kondisi yang memaksa  bahwa kita tidak akan mampu menanggulanginhya, maka kita pasrahkan d=saja memalui doa kepada Allah swt karena Allah lah yang Maha memelihara dunia  ini dari berbagai kerusakan yang diperbuat oleh  tangan tangan jahat yang ada. Namun jika kita mampu menanggulangi bahaya tersebut, maka kitalah yang berkewajiban untuk melakukannya dan kemudiana bau meminta tolong dan menyerahkan urusan tersebut kepada Allah swt.  Sifat Allah al-Muhaimin ini juga sekaligus dapat kita pefangi sebagai alat bagi kita untuk selalu berbuat kebaikan, karena bagaimanapun Allah akan senangtiasa mengawasi seluruh perbuatan kita.

Kita tidak akan mungkin bersembunyi dari pengawasan Allah dan sekaligus penilaian Nya. Karena Allah itu maha mengawasi atas seluruh makhluk Nya tentang apapun yang dikerjakan, diniatkan dan  juga diinginkan. Justru dnegan sifat Allah tersebut akan semakin membuat kita menyadari keberadaan kita dan  apa yang mestinya kita jalankan agar kita menjadi hamba yang taat dan tidak melakukan pelamggaran atas apa yang sudah ditentukan oleh Allah swt. Jika kita mempercayai bahwa  nangti ada alam akhirat sebagaitemopat bagi sleuruh manusia  secara abadi, maka  tidak mungkin kita akan berani untuk melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh Allah, karena ada akibat yang mesti dipertanggung jawabkan oleh kita, yakni jika kita melakukan kebaikan sebagaimana yang diperintahkan maka kita akan memperoleh kebaiakan  dan jika sebaliknya, maka kita juga akan memperoleh balasan yang setimpal.

Krena Allah lah yang memelihara seluruh dunia ini beserta seluruh isinya, maka  dapat dipasikan bahwa tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi bagi Allah, termasuk sesuatu yang  masih kita simpan dalam hati. Seharusnya sifat Allah ini menyadarkan kepada kita sebagai hamba Nya untuk  selalu berbuat yang terbaik, termasuk tidak menyimpan dendam, sakit hati dan  perasaan tidak suka kepada sesama. Kalau ada sedikit saja noda dalam hati kita, pasti Allah mengetahuinya dan kita pasti juga akan mendapatkan balasannya. Lalu kenapa kita masih saja  melakukan hal hal buruk, padahal kita mengetahui sifat Allah yang maha memelihara, mengawsi dna menjaga ini? Jawabannya terpulang kepada masing masing kita.

Secara umum karena yang menciptakan bumi beserta isinya ini ialah Allah swt, maka secara umum pula dialah yang akan menjaganya dna memeliharanya serta mengawasinya. Kita sebagai makhluk nya tentu juga tidak boleh merusaknya dan harus pula berusaha untuk memelihara kebaikannya, karena  semua itu untuk kemaslahatan manusia juga, Jika manusia kemudian berusaha ungtuk merusak dan menghancurkannya, maka itu bagi Allah tidak ada persoalan, karena yang dipelihara dan jaga oleh Allah itu bukan hal hal kecil dan parsial, melainkan  hal yang besar, semacam bumi ini tidak akan musnah keberadaan terkecuali sudah dikehendaki Nya sendiri. Kekuatan makluk ini hanya sangat kecil saja dan kaena itu bukana maslaha bagi Allah untuk menanggapinya secara langsung.

Hanya saja karena sifatnya yang maha mengawasi etrsebut, maka sepak terjang ma usia  apapun bentuknya, pastilah akan dicatat dan nangtinya akan dibalas oleh Allah swt, sebagai bentuk tanggung jawab manusia  yanag telah diberikan kesempatan di dunia dnegan akal yang utuh untuk alat mempertimbangkan segala sesuatunya. Karena itu bagi Allah smeua itu sangat ringat dan mudah  serta sama sekali tidak ada  kerumitan. Harapan kita sebagai makhluk Nya tentu kita  ingin semuanya berjalan dengan normal dan baik sehingga kita akan dapat hidup di dunia dnegan nyaman dan  aman, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.