SIFAAT ALLAH AL-MUKMIN

Diantara sifat sifat Allah swt sebegaimana kita kenal dengan asmaul husna, ialah sifat al-Mukmin yang secara lahir dapat dimaknai Tuhan ityu Maha mutlak dalam hal memberikan keamanan dan kejujuran serta kenyamanan, serta ketenangan hati. Dialah maha pemberi ketenangan hati yang sesungguhnya. Sebagaimana kita tahu bahwa di dunia ini ada banyak orang yang merasakana tidak aman, meskipun kondisi lingkungannya sanga aman dan kondusif, namun ada pula kondisi sebaliknya, yakni orang selalu merasakan aman dan nyaman, meskipun kondisi di sekitranya sedang genting. Itu smeua disebabkan kondisi toiodak nyaman tersbeut sangat dipengaruhi oleh hati. Artinya jika hati senang, tenang  maka  kita akan merasakan kenyamanan dan ketenangan, walauapun  banyak orang sedang geliash karena adanya berbagai musibah.

Jiia kita mengakui Allah swt sebagai Tuhan yang  sesungguhnya, maka secara otomatis kita hartus tunduk dan memathui segala macam peruntah dan atuaran yang dibuat Nya, sebab dnegan mengikuti smeua aturan Nya, kita akan dapata berharap mendapatkan ketenangan dan keamanan yang hakiki dari Dzat yang Maha mempunyai sifat tersebut secara mutlak. Sebagaimana sifat sifat lainnya, kita juga yakin jika ada manusia yang mempunyai sifat mendakati sifat tersebut, semacam mampu memberikan rasa nyaman dan aman kepada p=ihak lainnya, maka itu hanyalah sementara dan tidak mutlak. Artinya jika kemudian muncul ada sesuatu yang baru yang bertentangan dnegan rasa nyaman tersbeut, maka dia pasti yidak akan mengusir rasa ketidak nyamanan tersbeut.

Kondisi tersebut tentu akan berbeda denagn sifat yang dimiliki oleh Allah swt yang memang hakiki memberikan rasa nyaman dan tenang kepada makhluk Nya dan bahkan tidak satu kekuatan pun yang mampu menandingi atau merusah rasa nayaman tersebut. Tentunya juga sudah banyak cara untuk mendapatkan rasa nyaman dna tentera, tersbeut, seperti selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan menjalankan seluruh perintah Nya dan menjauhi semua larangan Nya. Demikian juga mau membaca kitab suci alquran memberikan sebagaian rizki yang dilimpahkan oleh Allah kepada kita untuk disamp[aikan kepada pihak lain yang lebih membutuhkan, serta tidak pernah lupa selalu ingat dan berdzikir kepada Nya. Kita tahu bahwa berdzikir tersbeut akan semakin menentramkan hati dan pikiran.

Nah, jika kita mempercayai bahwa Allah itu maha pemberi ketenangan dan ketenteraman atau al-Mukmin, maka kita lah yang seharusnya memohon kepada Nya untuk memberikan rasa aman dna nyaman serta tenang tersebut dalam diri kita. Jika hati dna pikiran kita tenang  dan nyaman, maka apapun yang terjadi di sekitar kita, tidak akan mampu menggoyahkan  pendirian kita yang selalu tenang tersebut. Bahkan kalaupun tiba tiba terjadi gempa bumi di tempat kita pun kiranya orang yang sudah mendapatkan rasa tenang dan nyaman dari Alkah swt pasti tidak akan panik dan tetap tabah serta nyman  dalam menghadapi smeua itu. Itu disebabkan  hatinya sudahj snagat percaya kepada Allah bahwa apapun yang terjadi pasti atas kehendak Allah, karena itu jika  berpemikirna smeua itu karena kehendak Allah, maka apapun yang akan menimpa kita pastilah juga karena seijin Allah swt.

Namun dmeikian bukan kemudian menyerah kepada keadaan tanpa melakukan usah apapun, sebab sebagai manusia  yang diberikan hidup di dunia ini pastilah Tuhan  memerintahkan manusia untuk melakukan berbagai usaha untuk emnjadikan dirinya  memenagkan pertarungan dan sekaligus menghindar dari semua maha bahaya. namun karena hatinya sudah tenang, maka kalaupun nantinya tetap saja terkena akibat dari musibah tersbeut, dia akan tetap tenang karena smeua itu sudah takdir dari Allah swt. Itulah yang membedakan antara orang yang sudah mendapatkan rasa tenang dan  nyaman dari Allah dan mereka yang tidak mendapatkannya.

Sebagai manusia  dan hamba Allah, tentu kita menginginkan mendapatkan sebagian sifat Allah tersbeut, yakni melalui melaksanakan segala amal kebajikan,  seperti memberikan pertolongan kepada orang lain dnegan tulus dan menjuhkan diri dari sifat dendam, sakit hati dan  sifat buruk lainnya yang justru akan semakin meberikan rasa tidak nyaman pada hati kita. Nah, yang mempunyai  sifat pemberi ketenaangan dan ketenteraman ialah hanya Allah swt, karena itu sejauh mungkin  kita harus menjalankan hal hal yang mampu membuat hati kita tenteram, seperti memenuhi seluruh janji yang pernah kita ucapkan, bukan sebaliknya malah mengingkari janji, terus bersaha memenuhi undangan kawan yang sedang mengundang kita sehingga sama sama puas  dan juga selalu bersuaha menyenangkan pihak lain memallui berbgai kegiatan yang memungkinkan.

Se;ain itu kita semestinya juga harus selalu  mengupayakan kebaiakn rumah tangga kita. Jangan sampai ada satu keluarga kita yang justru menderita hanya  menyaksikan perbuatan kita yang tidak baik. Membina rumah tangga juga merupakan bagian dari usaha kita menciptakan ketenangan dan ketenteraman  bagi diri kita. Semua orang pastilah menginginkan mendapatkan kenyamanan dan ketenteraman sejati yang tidak akan terpengaruh oleh kondisi lingkungan. Nah satu satunya yang mempunyai sid=fat etrsebut secara mutlak hanyalah Allah swt, dan kita  sudah semestinya hanya berharap kepada Nya dan bukan kepada pihak yang lain, meskipun secara  lahir mungkin ada pihak yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman tersebut.

Kita juga tidak tahu bahwa ras aaman dan nyaman yang dipunyai oleh manusia tersbeut apakah  cukup awet dan memberikan rasa nyaman yang sesungguhnya kepada seseorang ataukah hanya tampak lahirnya saja, sementara hatinya tetap saja dalam kondisi was was. Jawban yang dapat diberikan untuk persoalan ini ialah dari ang bersangkutan dan yang merasakann sendiri. Namun secara teoritis, tidak ada satupun pihak yang akan mampu memberikan ras nyaman tersbeut secara hakiki, karena persoalan hati itu maslaha yang snagat rahasia dan mengetahuinya hanyalah Allah swt.  Karena kitu sekali lagi wajib bagi kita untuk meminta semua itu hanya kepada Allah swt yang memang mempunyai sifat tersebut secara mutlak.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.