KEHEBATAN SEDEKAH

Secara teori mungkin smeua orang mempercayai bahwa sedekah itu snagat menguntungkan, bahkan tidak ada orang yang kemudian jatuh miskin gara gara sedekah, namun dalam kenyataannya masih banyak orang tidak menjalaninya dan  sepertinya mash ragu untuk menjalaninya dengan penuh kepercayaan. Buktinya masih banyak orang yang enggan untuk bersedkah, meskipun sudah banyak bukti yang diberikan. Aad banya orang yang karena bersedakah dengan ketulusan hati, akhirnya justru malaha merih kesuksesan, ada sebagian diantara mereka justru terlepas dari sakit akut yang dideritanya, ada pula yang dnegan sedekah kemudian mampu naik haji, dan ada pula yang dengan rajin sedkah kemudian  hidupnya menjadi snagat nyaman serta anak anaknya taat beribadah, dan lain sebagainya.

Nabi Muhammad ssendiri juga selalu menganjurkan bersedekah, bahkan menconothkannya secara langsung. Nabi itu jika mempunyai  makanan dan ada  orang lain yang membutuhkan, maka akan diberikannya makanan etrsebut kepada orang lain tersbeut meskipun dirinbeliau masih membutuhkannya. Jika ada makanan yang berlebih maka beliau juga tidak pernah menginapkannya barang semalam, melainkan  makanan tersbeut akan diberikannya kepadfdfa orang lain yang masih banyak membutuhkan makanan tersebut. Bahkan terlalu banyak cerita nyata terkait dnegan sedekah tersbeut yang mengubah jalannya hidup seseorang, yang asalnya miskin,lalu menjadi sangat kaya raya.

Motivasi bersedekah juga sudah banyak disampaikan dalam hadis dan juga alquran, yang salah satunya  menyatakan bahwa siapapun yang datang dnegan membawa kebaikan satu, maka dia akan dibalsa dengan sepuluh kali lipat kebaikan tersebut dan  dalam ayat lainnya jika orang mau sedekah fi sabilillah dengan penuh ketundukan dan ketulusan, maka akan lipat gandakan menjadi tujuh rayus kali bajhkan bisa lebih. Nah berbagai motivasi yang ada  ternyata belum mampu membuka pinta hati banyak orang sehingga ungtuk bersedekah tersebut masih pikir pikir dana banyak pertimbangan. Jika kita masih memaikirkan peruntukan duniawi maka itu wajar, tetapi kalau iemduian ntidak mau berssedakah itulah yang menjadi tidak wajar.

Artinya kalau kita sedekah juga dijalankan dan pertimbangan untuk kehidupan duniawi juga masih dipertimbangkan itu masih wajar, meskipun  secara ideal kita harus mendahulukan sedekah, karena bagitu banyak manfaat yang didapatkan dnegan be4rsedekah tersebut. Bakna diyakini  sedekah itu dapat menolak balak. Banyak kejadian yang menimpa orang yang baru saja bersedkah lalu mengalami kecelakaan, namund dia tidak terkena akibat kecelakaan tersbeut. Tentu itu smeua diyakini sebagai akibat sedkah yang menghindarkannya dari terkwna akibat kecelakaan yang dialami.

Ada sebagian orang yang meyakini bahwa sesungguhnya  adanya para pengemis itu sangat menguntungkan karena dnegan begitu kita akan dapat sedekah meskipun nilainya tidak banyak. Coba bayangkan jika smeua orang kaya, dan tidak ada seorangpun yang menerima sedekah kita, maka kita akan kesuloitan mengamalkan sedkah tersebut. Karena itu jika tiba tiba ada pengemis datang  untuk meminta kepada kita, maka diyakini itu adalah tangan Allah yang dijalankan oleh pengemis ungtuk meminta sesuatu yang dititipan Allah kepada kita. Kita juga yakin abhwa apa yang ada dalam diri kota itu sesungguhnya hanyalah titipan semata dan jika Allah memintanya kembali maka kita harus segera mengembalikannya.

Ada kisah orang yang baru saja menerima gaji yang dirumahnya juga sudah dinantikan oleh keluarganya, lalu ditengah jalan dia bertemu dnegan seseorag yang menghiba ingin diberikan bantuan karena keluarganya sedang sakit dan emmbutuhkan uang ungtuk operasi yang  memang harus segara, lalu dengan tanpa menghiraukan dan pertimbangan apapun, orang tersbeut memberikan seluruh gaji yang diterimanya tersbeut kepada orang yang meminta bantuan tersebut. Betapa bahagianya orang tersebut mendapatkan bantuan uang dalam amplop yangbbelum dibukan dan cukup tebal. Lalu tidak lama kemudian dia  berpapsan dnegan preman yang tujuannya ingin merampoknya, dan beruntung dia sudah tidka emmbawa uang gaji yang baru diterimanya karena sudah disedekahkannya selurtuhnya.

Dia lalu berpikir seandainya gajinya masih ditangannya maka dia akan kehilangan seluruh gajinya karena dirampok oleh preman, namun dia kemudian bersyukur karena uang gajinya dapat diselakmatkan dnegan sedekah etrsebut.  Memamg kita terkadang tidak mengetahui apa rencana Tuhan kepada kita, dan kitalah yang terkadang juga mencurgai Allah sendiri, makanya kehodupan kita teus menerus bermasalah. Sebaiknya mulai sekarang kita serahlan saja seluruh hidup kita hanya kepada Allah dan kita jalani secara mengalir saja. Artinya jika kita mendapatkan karunia dan kemudian dalam waktu yang bersamaan ada yang membutuhkan bantuan kita, maka jangan banyakmpertimbangan, berikanlah bantuan kepada orang tersebut dan kita percayakan kepada Allah selurhnya.

Banyak jalan yang dapat ditempuh dan ditunjukkan oleh Allah swt untuk mendapatkan rizki, buktinya banyak orang bersedekah dnegan nasi bungkus setiap jumat, namun dagangannya bukannya rugi melainkan malah semkinbanyak untung. Bahkan yang dmeikian tidak dapat dinalar sera arasional, melainkan  nyatanya terwujud. Untuk itu tidak perlu lagi kita mempertimbangkan  sesuatu dnegan njlimet dan  akhirnya hanya akan membuat diri kita bakhil, melinkan jadikanlah hidup ini sebagai air mengalor dengan sendirinya, pasti kita akan mampu menikmati hidup dnegan snagat nyaman.

Namun jika hidup kita masih saja miskin, namun kita tentu akan dapat merasakan kenyamanan hidup ketimbang kita tidak sedekah yang selalu banyak masalah. Tuhan itu membalas sedekah kita tidak mesti harus dengan kekayaan uang, melainkan juga dapat berupa kesehatan dan  juga lainnya.  Kita terima saja apapun yang diberikan oleh allah swt kepada kita, karena dnegan mensyukuri nikmat Nya tersebut kita akan menjadi tenang  dana terjauhkan dari banyak masalah yang melilit hidup kita. Semoga kita akan mampu menjalankan sedekah dnegan konsisten dan tulus, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.