SIFAT AL-RAHMAN TUHAN

Allah swt sebagai Tuhan, tentu sangat sembpurna dalam segala sifatnya, dan salah satu sifat yang kita kenal ialah sifat al-Rahman, yang berarti kasih sayang kepada sleur8h makhluk Nya. Bhkan para mufassir memberikan penekanan lagi bahwa sifat kasih sayang Nya tersbeut berlaku kepada seluruh makhluk yang ada, terle[as dari makhlu ytersebut mantaati aturan Nya maupun menentang. Dengan demikian ki7ta dapat memahami bahwa  ada diantara makhluk Tuhan  yang menentang Tuhan dengan segala yang dia punya, namun tetap saja Allah memberikan kasih sayang Nya kepada  mereka. Itulah  sifat al-Rahman yang selalu ditunjukkan kepada makhluk di dunia ini.

Kita dapat menyaksikan betapa ada makhluk Nya yang bernama manusia yang sangat bengis dana tidak mau mengakui Allah sebagai Tuhan, namun Allah masihtetap melimpahkan kasih sayang Nya kepadanya, bahkan terkadang  makhluk yang dmeikian kuga masih diberikan harta yang melimpah melebihi mereka yang mentaati Nya. Lalu apa rahasia semua itu, Kenapa Tuhan memberikan kasih sayang Nya kepada mereka yang ingkar juga. Ada beberapa panafsiran yang diberikan, diantaranya ialah agar  merka di kemudian hari menyadari tentang kasih sayang Allah sehingga pada saatnya mereka akan kembali mentaati smeua aturan Nya.

Namun ada juga yang menafsirkan lain, yakni  itu sebagai bentuk pemberian Tuhan di dunia yang nantinya tidak akan pernah didapatkannya pada saat di akhirat. Jadi  itu sebagai sebuah bentuk pemberian yang dengan  catatan bahwa hanya saat itulah mereka akan menerima kasih sayang Tuhan sedangkan setelah itu mereka sama sekali tidak akan menerimanya.  Hal tersbeut sekaligus juga sebagai peringatan kepada mereka yang beriman bahwa tidak smeua pemberian Allah di sunia ini adalah sebagai jikmat, melainkan  hanya sebagai peringatan terakhir agar pada saat nya nanti mereka tidak akan merasakannya kembali. Bagi mereka yang beriman juga diingatkan agar tidak mengiri kepada mereka yang kafir dan diberikan kasih sayang, melainkan justru harus menyadari bahwa mereka akan mendapatkannya yang lebih di akhirat nanti.

Jadi dengan sifat al-Rahman tersebut Allah akan memberikan kasih sayang Nya kepada semua makhluk, baik iitu manusia maupun lainnya, seperti hewan, tetumbuhan dan makhluk lainnya. Kalau makhluk selain manusia  setelah hari kiamat semuanya akan musnah dan tidak akan hidup lagi, karena itu mereka di dunia ini pasti akan mendapatkan karunia Nya masing masing. Makhluk semut yang snagat kecil saja pasti mendapatkan karunia Allah, nyamuk dan juga amuba serta makhluk lainnya yang terkadang sama sekali tidak dikenali oleh manusia dan tidak dianggap sebagai sesuatu yang hidup. Karena itu sebagai manusia yang dilengkapi dnegan akal pikiran, kita tidak boleh iri kepada makhluk lain meskipun terkadang secara lahir kita tidak diberikan sesuatu yang diberikan kepada binatang tertentu.

Ada binatang yang diberikan kartunia menjadi sangat kuat sementara manusia sendiri kekuatannya sangatbterbatas, Nah kalau unyuk hal tersebut kita hatus mampu menerimanya dnegan tulus, karena pasti Allah mempunyai maksud terteentu dnegan kondisi seperti itu. Kalau kita mau memikirkannya dnegan cemat, kita ini merupakan makhluk yang paling hebat dan [aling baik dibandingkan dnegan makhluk lainnya, meskipun dalam hal tertentu terkadang kita melihat ada beberapa kelamahan yang ada pada diri kita. Tetapi kita tidak boleh mengeluh dana pastinya harus bersyukur karena dengan akal pikiran tersebut kita akan mampu membuat diri kita jauh melebihi makhluk lainnya dan kita mampu memikirkan bagaimana kita berbuat yang terbaik.

Namun jika kita tidak mau mensyukuri smeua njikmat dari Allah, dan kita hanya mlihatnkekurangan pada diri kita dan pemberian Allah, maka justru kita akan semakin tersiksa dengan kondisi  saat ini. Seharusnya kita harus mampu menggunakan nikmat Allah yang sudah ada pada dirikita dnegan baik dana bahkan mengembangkannya sedemikian rupa sehingga apapun yang telah diberikan pada kita justru akan menjadi sesuatu yang baik dan menunjnang kehidupan kita untuk menjadi lebih sempurna. Ketulusan yang kita tunjukkan dalam sikap kita justru akan menguntungkan kita sendiri, karena kita tidak akan  memikirkan sesuatu yang jauh dari kita dan kita hanya menikmati apapun yang sudah ada di hadapan kita.

Sebagai manusia kita juga mestinya menyadari bahwa dengan sifat al-rahman Tuhan tersebut kita akan mendapatkan apapun yang kita usahakan di dunia ini, termasuk mereka yang durhaka sekali[un juga pasti akan diberikan katrunia oleh Allah swt. Sifat rahman Tuhan tersebut akan senantiasa diberikan kepada semua makhluk Nya tanpa membedakan antara yang baik dan jahat. Karena itu kita dapat melihat manusia yang santat durhaka sekalipun juga  dapat hidup dengan bergelimang harta, bahkan kalaupun dia menjadi seoprang perampok sekalipun atau koruptor sekali[un tetap saja dapat hidup berharta, meskipun secara batin kita tidak mampu menilainya. Hanya saja kita dapat memastikan bahwa kalau smapai akhir hayatnya masih sepetryi itu, maka mereka tidak akan mendapatkan apap[un di akhirat nanti terkesuali adzab yang snagat menyakitkan.

Dengan dmeikian kita tidak prlu heran kalau kita menemukan ada orang yanag buruk perangai dan kalakuannya tetapi nampak hidup enak dan mempunyai harta banyak, karena sifat al-rahman Tuhan itu untuk smeua makhluk Nya tidka pandang bulu atau tidak dipilih mereka yang taat dan rajin beribadah semata. Bahkan terkadang kita juga menyaksikan sebaliknya ada orang yang rajin beribadah justru hidupnya secara lahir tampak kekurangan. Nah, semua itu bukan karena Tuhan tidak adil, melainkan karena Tuhan sedang  menguji juga kepada makhluk Nya. Jika ujian dapat dijalani dnegan banar dna lulus, maka barulah Allah akan memberikan karunia Nya kepada orang tersebut, atau  kalau di dunia tidak diberikan, pasti di akhirat nanti akan diberikan dnegan berlimpah, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.