TAHAJJUD

Mungkin bagi kita umat muslim, masalah shalat tahajjud sudah tidak menjadi pertanayaan lagi, karena semuanya sudah memahaminya, meskipun belum mampu atau belum terbiasa menjalankannya. Sebagaimana kita tahu bahwa shalat tahajjud itu adalaha shalat  ditengah malam, tepatnya setelah melewati tengah malam setelah tidur dan dijalankan sebelum shalat witir. Sejak zaman Nabi Muhammad saw tahajjud ini menjadi snagat penting, karena sebagaimana janji Allah maka siapapun yang mau menjalaninya dengan tulus, maka Allah akan mengangkat derajatnya ke maqam yang terpuji, sebuah penghargaan yang sangat  hebat. Akan tetapi belum banyak umat muslim yang mau menjalaninya, karena dianggap sebagai berat, karena pelaksanaannya  ada di tengah malam.

Namun bagi yang sudah menjalaninya dan menikmatinya, justru waktu waktu itulah yang sangat tepat untuk bermunajat atau  menyadari banyak kekurangan, kesalahan dan dosa kita kepada Alah swt dan juga salah kita kepada sesama makhluk Tuhan. Dalam keheningan yang dmeikian hidmat, sementara banyak orang sedang nyenyak tidur, kita  dapat berkomunikasi kepada Allah, dapat mengadukan segala macam hal dan  dapat memohon kepada Tuhan dengan ketenangan jiwa. Dalam kondisi dmeikian biasanya kita akan  berkonsentrasi penuh dalam memohon dan dalam melakukan apapun, bahkan akan terjauhkan dari sifat riya atau sifat butuk lainnya.

Hanya setanlah yang akan mampu mempengaruhi diri kta dalam keheningan tersebut, yakni biasanya setan kemudian menggoda kita  untuk berlaku sombong seolah kita sajalah yang benar benar berbuat kebaikan. Justru ini sangat berbahaya, karena kalau kita kemudian  merasakan bahwa hanya diri kitalah yang paling baik, maka saat itulah kita sudah terpengaruh kesombongan setan yang memang sengaja ingin memerosokkan kita ke jurang yang snagat nista.  Ungtuk itu menata hati juga harus terus diupayakan agar kita terhindar dari sifat riya’ dan juga sombong.  Caranya ialah bagaimana kita  terus berharap kepada Allah swt agar kita terus mampu unyuk berharap dan tulus  dalam mengabdikan diri kepada Nya.

Nabi  Muhammad saw sendiri sebagai nabi dan Rasul yang sudah dijamin akan masuk surga, adalah orang yang paling banyakmenjalankan shalat tahajjud dan meneladankan dirinya untuk sleuruh umatnya, lalu bagaimana dengan kita yang sama sekali tidak dijamin aka masuk ke surga, tentunya harus ;ebih giat lagi dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt, termasuk di dalamnya ialah menjalankan shalat tahajjud dengan penuh kesadaran dan ketyulusan. Harapannya ialah agar kitaa memang benar benar masuk dalam golongan umatnya yang  secara konsisten mengikuti jejak Nabi dan berusaha secara terus menerus untuk memperbaiki diri sehingga  mendekati  pada  insan yang sempurna.

Jika Allah telah membukakan hati seseorang, tengtu orang tersebut akan menjadi ringan menjalani ibadah, termasuk shalat tahajjud, namun sebaliknya jika Tuhan  tidak membukakan pintu hatinya, tentu akan sangat berat untuk menjalaninya, bahkan kalau saat Ramadlan saja, saat  terbangun di malam hari, maka hanya sahur sajalah yang dilakukan, tanpa  menjalankan shalat tahajjud. Mungkin diantara kita ada yang berkomentar bahwa akan snagat rugi bagi orang yang dmeikian, namuan bagi mereka sesungguhnya sama sekalin tidak meraskan kerugian karena mereka memang tidak mengharapkannya atau hanya mengetahui secara teoritis saja dan tidka pernah mempraktekkannya.

Sungguh sangat bahagia bagi merka yang dibukakan hatinya oleh Allah swt sehingga mampu melihat kebaikan demi kebaiakan dan lalu mengerjakannya, baik dalam bidang ubudiyah murni maupun dalam kaitannya dnegan kehidupan sosial kemasyarakatan.  Pengertian dan pengetahuan mengenai shalat tahajjud tentu sudah banyak dilakukan  dan dijalankan orang, yakni dengan memberikan penyuluhan dana pengertiana, namun  biasanya teori saja tidak cukup, karena  ungtuik shalat tahajjud memerlukan komitmen kuat dari orang untuk menjalankannya dan keyakinan yang kuat pula  kepada Allah swt bahwa Allah akan memenuhi janji Nya sebagaimana  disampaikan  dalam ayat sebegaimana tersbeut di atas.

Sebagai orang tua kita sesungguhnya dapat mengajarkan dan mendidik anak anak kita ungtuk terbiasa menjalankan shalat tahajjud, yakni dnegan bwerusaha membangunkan mereka di malam hari dana selanjutnya juga mengajak mereka untuk shalat bersama. Mungkin pada awalnya  mereka akan ogah ogahan dan mungkin cenderung terpaksa  bahkan mungkin juga menjalankannnya sambil mengantuk, tetapi kita harus yakin, jika hal tersbeut kita lakukan terus menerus, maka pasti akan menjadi kebiasaan mereka dan akan terasakan tringan ungtuk menjalaninya. Bukankah kita yakin bahwa kalau sudah terbiasa segala sesuatu akan menjadi ringan meskipun awalnya snagat berat.

Alangkah nyamannya jika keluarga kita terbiasa bangun malam dan menjalankan ibadah shalat tahajjud, karena hal tersebut akan  dapat mempermudah hidup kita dan memecahkan segala macam masalah yang muncul. Allah pasti akan memberikan kemudahan kepada kita jika kita memang tulus dalam mengabdi kepada Nya, apalagi kalau kita menjalani sunnah sunnah yang biasa dijalankan oleh Rasulullah saw.  Mungkin memamg kita  sama sekali tidak  mengira bahwa dengan menjalankan shalat tahajjud, kemudian kita akan memperoleh kemudahan, tetapi  kalau kemudian Tuhan memberikan kita banyak karunia, maka itulah salah satu cara Allah memberikan tempat yang terpuji bagi kita sebagaimana dalam janji Nya.

Kita memang tidaka boleh beharap dunia pada saat kita menjalankan ibadah atau menjalankan  kegiatan apapun, sebab Tuhan pasti sudah merencanakan sendiri apa yang terbaik bagi hamba Nya. Boleh jadi justru kita malah diberi ujian yang kita anggap berat, tetapi  kita harusnterus mengembangkan berbaik sangka kepada Allah swt bahwa ujian tersbeut ialah dalam rangka menguatkan diri kita dan bukan bertujuan untuk melemahkan kita. Namun jika kita malah  menjauh dati Nya saat meerima ujian dan bahkan kita berburuk sangkan kepada Allah, maka ituntandanya kita tidak lulus ujian dan mungkin kita akan semakin  terjauhan dati Allah swt. Tentu kita tidak akan mau menjalani hidup yang dmeikian, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.