TENTANG IMAN

Ada sebuah hadis Nabi Muhammad saw  dimana suatu ketika datanglah malaikat Jibril kepada Nabi yang saat itu sedang bercengkerama dnegan para sahabat beliau. Kedatangan Jibril juga secara mendadak sehingga seolah para sahabat tidka mengetahui datangnya dan juga tidak ada satupun dianmtara para sahabat yang mengenalnya. Jibril dating dengan memakai pakaian yang serba putih dan rambutnya snagatnhitam. Lalu dia bertanya kepada Nabi setelah duduk dihadapan beliau dan memepetiakn lututnya dnegan lutut Nabi. Pertanyaannya ialah  beritahuan wahai Nabi apa itu Iman?

Lalu dnegan sangat mantap Nabi pun menjawab bahwa iman ityu ialah kalu mempercayai kepada Allah swt sebagai Dzat yang Maha segalanya, lalu juga mempercayai kepada para Malaikat, para utusannya, kitab kitab yang diturnkan kepada para utusan tersbeut, tentang hari akhir dan tentang takdir Nya, baik takdir baik maupu takdir buruk. Lalu Jibril tersebut mebenarkan jawaban Nabi saw. Tentu saja para sahabat menjadi sangat heran kenapa bertanya lalu membenarkannya, karena mereka belum tahu siapa yang bertanya tersebut, dan baru tahu setelah Nabi menjelaskannya.

Intinyaa  Jibril saat itu sengaja dating kepada Nabi untuk mengajarkan masalah agama kepada para sahabat Nabi. Masalah keimanan adalah merupakan masalah krusial yang harus diketahui sejak dini oleh umat agar dalam eprjalanan selanjutnya tidak akan salah arah dan menjadi  orang yang sesat dalam imannya. Setiap orang seharusnya mempercayai keberadaan Allah swt sebagai Tuhan yang  memanag Maha segalanya, Maha Kuasa, Maha Perkasa, Maha mengetahui segala sesuatu, maha menentukan nasib siapapuun, dan tengtunya Maha apapun. Tuhan memang harus  hebat  dan harus tidak ada sesuatu apapun yang menyanai Nya, atau menandingi Nya.

Kepercayaan tentang Tuhan tersebut menjadi dasar pada kepercayaan lainnya yang  dituntut kepada smeua manusia. Lalu setytyiap orang juga harus meyakini  keberadaan para malaikat Nya yang membantu Tuhan dalam berbagai hal, bukan karena Tuhan tudak mampu kemudian memerlukan bantuan, sama sekali tidak begitu, melainkan hanya  ingin memberikan tugas kepada malaikat Nya yang sudah diciptakan dngan ugas tertentu. Ada sebagaiannya yang ditugaskan aebagai pencabut nyawa makhluk Allah, ada yang ditugaskan untuk membagi rizki kepada seluruh makhluk Nya, ada yang ditugasi unyuk mencatat segala perbuatan manusia  selama hidup di dunia dan lainnya.

Kita juga tahu bahwa sebagian malaikat Tuhan tersbeut ditugaskan untuk menjaga tempat yang nantinya akan dihuni oleh manusia baik yang baik maupun yang buruk, ada juga yang ditugaskan untuk menanyai mansuai yang sudah meninggal dunia di kuburnya dan masih banyak lagi malaikat Nya yang bertuf-gas untuk kepentingan yang berbeda beda. Jika kita sudah mempercayai adanya malaikat tersebut, kita akan dibawa menjadi manusia yang serba memperhitungkan sesuatgu, yang muaranya ialah agar kita menjadi manusia yang baik dan selalu taat kepada seluruh perintah Tuhan dan sekaligus juga menjauhi seluruh larangan Nya.

Tahapan berikutnya ialah kita haus juga mempercayai kepada para utusan Nya yang sejak awal sudha didatangkan ungyuk manusia, termasuk yang terakhir yani nabi Muhammad saw dengan segala  risalah yang dibawanya. Kebwradaan para nabi dan tusan etrsebut memang snagat diperlukan oleh kaum manusia agar mereka menjadi mengerti apa kewajiban manusia terhadap Tuhannya dan apa yang seharusnya dijalankannya agar nanginya  dapat berungtung di akhirat. Setiap nabi dna utusan pasti membawa risalah yang beerbeda yang disesuaikan dnegan umatnya masing masing, kaeena itu tidak  mungkin smeua rasul membawa hal yang sama, terkecuali hanya tentang tauhid.

Syariat yang dibawa oleh masing masing utusan tentu berbeda kaena masyarakat dan kecenderungannya juga berbeda, Namaun  secara substansial  para utusan itu mengajak kepada umatnya untuk menyembah kepada Allah swt dna mematuhi sleuruh perintah yang telah dititahkan kepada mereka. Kalaupun syariat yang dibawa oleh mereka berbeda bedaa namun kita harus meyakini kebaradaan mereka yang diutus oleh Allah swt, dnaa kita hanya diminta untuk mmepercayai dan menjalankan syariat nabi yang  menjadi anutan dan telah ditunjukkan kepada kita, kalau unguk kita sekarang ini ya nabi Muhammad saw., bukan nabi dan utusan yang lainnya.

Setelah kita mempercayai para utusan tersbeut kita juga harus mempercayai kitab kitab yang diturunkan kepada mereka untuk disampaikan kepada umat dengan harapan umat akan menjadi paham isi kandungannya dna menjalankan isinya. Sekali lagi kitab kitab tersbeut tentu isinya berbeda dengan yang lain, dan kita wajiba mempercayainya tetapi yang wajib kita jalani dan taato ialah hanya kitab yang dibawa oleh nabi  Muhammad saw, yakni alquran. Karena itu wajib bagi kita untuk memperdalam kandungan alquran dan berusaha ungtuk emnegamalkannya dalam kehiduapn nyata sehari hari.

Iman selanjutnya ialah mempercayai adanya hari akhir agau hari kiamat. Karena kita mempercayai bahwa sleuruh makhluk hidup pada saatnya akan mati dan saat itulah smeua yang ada akan munsnah, terkecualidzatnya Allah swt. Di hari akhir atau kiamat tersebutlah semua makhluk hidp akan mengakhiri oerjalanan hidupnya di dunia, dan nantinya akan berganti dnegan alam akhirat yang sleurh amal akan dipertimbangkan untuk dihisab, seuai dnegan kanyagaan yang telah dijalaninya di dunia. Kaedailan Guhan itu tidak ada cacatnya dan smeua amal akan diberikan balasannya, yang baik akan diberikan balasan baik dan yang but-ruk pun akan mendapatkan balasan buruk, tanpa terkecuali.

Hal terakhir yang nharus dipercaya ialah tentang ketentuan Allah  terhadap apapun yang ada di dunia ini, atau yang biasa dikenal dnegan taqdir, baik itu takdir baik maupun takdir buruk. Unguk dapat emmpercayai smeua itu memang dibutuhakn  pengertian dna ilmu tersendiri, karean siapapun yaanag mampu mensikai takdir tersbeut, maka dia akan mnek=jalani hidup dnegan kebag=hagiaan yang penuh, dan sebaliknya siapapun yangtidamempercayainya, maka dia akan mendapatkan  kebimbanan dan mungkin sesuatuyang snagat mem buatnya menderita. Semoga kita terselatkan dari hal hal buruk yang menimpa makjhluk Tuhan, smeoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.