HABAIB KETURUNAN NABI

Pada umumnya  umat muslim memang menghargai dan menghormati  para keturunan nabi Muhammad saw yang dikenal sebagai baib atau syarifah. Memang Nabi sendiri pernah menyatakan bahwa keturunannya adalah keluarg beliau dan sebagai umatnya kita wajib untuk menghormati keberadaan mereka. Artinya kita tidka boleh mengina, menghardik ataupun menyakitkan merka dnegan ebrbagai cara apapun. Justru kita harus menghargai mereka sesuai dnegan  kemampuan yang kita miliki.  Setidaknya kita tidak menyakitkan, menghina ataupun mengatakan sesuatu yang buruk kepada mereka.

Apalagi ini keturunan Nabi Muhammad saw , bahkan siapapun  yang kita tahu dan kenal dnegan baik, sebaiknya kita juga memperlakukan mereka dengan sangat baik dan menghargai mereka. Jika kita mampu untuk membantu dan menolong mereka kenapa tidak kita lakukan, karena berbuat baik kepada siapapun adalah sebuah kebaikan, apalagi kalau hal tersbeut ditujukan kepada keturunan Nabi yang Sudha seharusnya kita perlakukan dnegan sangta baik. Namun secara umum kita juga tahu bahwa siapapun yang berlaku baik dan berakhlak baik, tentu dia akan diperlakukan secara baik pula oleh orang lain, dan begitu sebaliknya jika berbuat buruk maka akan diperlakukan buuk pula.

Kita memang mengetahui saat ini ada sebagian orang yang mengaku aku sebagai keturunan Nabi hanya  unguk mendapatkan perlakuan dan dihromati oleh masyarakat, namun bagi kita  tidak usah menegetahui lebih jaun tentang pengakuan tersebut, karean itu menjadi tangguang jawabnya sendiri, yang terpenting bagi kiat ialah bagaimana kita menghormati orang lain siapapun dia asalkkan dia berbuat yang terbaik. Kalau memang dia itu hanya mengaku aku saja mengenai keturunan Nabi bialah Allah sendiri nantinya yang akan membalasnya, sementara kita tidak ada iurusan dnegan pengakuan tersebut.

Hal terepnting bagi kita ialah bagaimana kita memeprlakukan  siapapun dnegan baik dan jika mam;pu untuk membantunya juga harus kita bantu. Namun jika sudah ketahuan  kebhongannya dengan bkgti bukti yang jelas, maka kita pun tidka boleh menghukumnya sedemikian rupa melainkan kita tetap hatrus perlakukan dia dnegan snagat baik dan dimaafkan serta kita nasehati dia agar tidka mengilangi perbuatannya yang tidak baik tersebut. Demikian pula jika ternyata dia itu memang habib keturunan Nabi tetapi melakukan  perbuatan tercela, maka kewajiban kita ialah mengingatkannya agar menjaga nama baik nenek moyangnya dan selalu melakukan hal hal yang baik.

Habib itu juga manusia biasa karena itu kita harus saling mengingatkan dan tidka boleh saling mengejek, jika kita melihat ada habib atau keturunan nabi yang berbuat salah maka kitanharus secepatnya mengingatkan dengan cara yang baik dan jika kemudian diam au mengikuti nasehat kita, maka itu yang terbaik, namun jika malah tersinggung dengan nasjhat kita, maka kita kembalikan saja kepada Allah swt dnegan mendoakan yang terbaik untuk dia. Kita harus selalu mengembangkan husnudz dan kepada siapaun, lebih lebih kepada ketruunan Nabi.

Lantas bagaimana cara kita memperlakukan dna menghormati keturunan Nabi tersebut?, tentu jawabnnya ialah tergantung kepada kemampuan kita masing masing. Bersikap ramah kepada mereka adalah sifat dasar yang harus kita lakukan, lalu jika  kita mempunyai sesuatu dan mereka membutuhkannya, maka kita sampaikan dan berikan  itu juga bentuk terbaik bagi kita. Namun jika merka membawa dagangan untuk dijual, maka kita usahakan unuk dapat membelinya  dan tidka menolak unguk membelinya. Dengan berbuat dmeikian sesungguhnya kita sudah berbuat baik kepada mereka.

Namun jika kita mempunyai sesuatu yang lebih yang sekiranya juga dibutuhakan oleh mereka maka  menghadiahkan kepada mereka sungguh merupakan sikap yang snagat baik untuk dilakukan. Tentu tidak berlebihan dalam menghormati mereka, sebab sesuatu yang sig=fatnya berlebihan itu pasti tidak baik, apapun itu.  Kita memang harus menghargai dna menghormati para keturunan nabi atau habaib, namun kita juga harus memikirkan tenang baik dan buruknya akibat dari  itu.  Karena itu dihimbau kepada sleuruh umat muslim jika kita memnmngetahui ada dzurriyyah Nabi yang sednag mendapatkan masalah, sebaiknya kita harsu membantunya dnegan niat  yang baik dan tidak menyakitkan hati mereka.

Jika kita melihat ada sebagian diantara para habaib yanag melakukan perbuatan yang kita tidak cocok sebaiknya kita hanya berdoa saja kepada Allah swt tidka usaha kita bereaksi apalagi smpai menghujatnya. Kalu masih dapat dinasehati secara baik dan tidak mempermalukan mereka maka itu yang lebih baik dan harus kita jalankan. Nuamun dalam kenyataannya  sesungguhnya hanya sedikot saja keturunan Bai yang berbuah jahat seperti itu, karena mereka pasti akan mnjaga diri mereka sbegai keturunan Nabi dan tidak akan memberikan congoh yang buruk kepada masyarakat umum.

Saat ini di sekitar kita banyak sekali para habib yang menjalankan profesi masing masing dan kita juga dapat menyaksikan betapa mereka itu snagat tekun dengan ibadahnya. Untuk itu kita harus obyektif dalam memandang dna menilai mereka. Artinya kiota harus dapat membantu mereka dnegan cara yang baik dan tidak akan menjatuhkan wibawa dan menjadi malu, yakni jika mereka berjualan, maka sebaiknya kitaa membelinya di tempat tersbeut, meskipun mungkin harganya sedikit lebih mahal, karena kita bukan saja membeli sesuatu  dnegan harga uang murah melainkan ada niat lainnya yakni membantu para habib dan syarifah sesuai dnegan kemampuan kta.

Tenut kita berharap tidak lagi ditemui keturunan Nabi yang melakukan praktek buruk dalam ehidupan mereka  baik yanag menygskut secara langsung dengan manusi lainnya maupun yang tidak secara langsung.  Jika kita dapat menyaksikan semua keturunan Nabi dan juga masyarakat umum dapat hidup Bahagia dan sejahtera, maka itulah  harapan kita smeua sehingga kita akan dapat menyembah Allah swt dengan lebih khsusyu’ndan khidmat serta  nkamt, semoga.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.