BELAJAR MELALUI IQRA’

Perintah belajar memang dilakukan secara umum, karena yangterpenting ialah bagaimana semua orang mau belajar sehingga pada saatnya akan dapat mengetahui banyak hal dan itu akan bermnafaat baginyaa dalam menyusuri kehidupannya di dunia. Namun tentu ada beberapa perintah yang secara khusus diberikan semacam belajar membaca sebagaimana ayat pertama yang diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad saw melalui Jibril adalaha  suruhan untuk membaca. Hanya saja tentang membaca ini bukan mesti ada teks yang kmudian untuk dibaca, melainkan dapat ditafsirkan secara lebih luas yakni dapat membaca tanda alam semesta, membaca situasi, membaca teks dan membaca apa saja.

Nah, di sinilah kita  memang dituntut untuk dapat mengembangkan diri melalui membaca tersebut. Orang tentu akan mendapatkan sebuah pemgalaman dan pengetahuan dari membaca. Jika seseorang membaca alam semesta dengan cermat, maka dia pasti akan dapat menemukan tanda tanda kebesaran Allah dan iu akan semakin menambah keimanannya. Jika seseorang mau membaca situasi dan kondisi di sekitarnya, maka dia akan mampu mensikapinya dnegan baik  dan bahkan bijak, karena dengan mengetahui situasi tersebut dia tidak akan mau melakukan sesuatu yang bakal merugikannya atau tidak akan tinggal diam ka;au hal terebut justru akan merugikan dirinya dan seterusnya.

Pada umumnya  kata membaca itu dipahami adqnya sesuatu tulusan yang kemudian dapat dibaca, dana itu tidak salah karena  memang membaca teks itu sudah menjadi sebuah kebiasaan dan anak anak kta ketika belajar juga membaca buku dan kemudian mereka memahaminya atau bahkan ada yang menghafalnya. Itu disebabkan mereka belum mampu untuk membaca hal hal yang abstrak dan tidak lelihatan. Lain dnegan oraang tua yang sudah mampu berpikir lebih jauh sehingga membaca ersebut dapat dipahami sebagai mengamati dan kemudian mengambil kesimpulan, meskipun juga dapat membaca teks sebegaiamana yang dilakukan oleh anak anak.

Kalau kita kaitkan dengannayat pertama yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw dengan kata bacalah, lalu Nabi pun juga bertanya apa yang harus say abaca atau dapat dipahami dengan aku tidak mampu membaca dan jawaban lainnya. Jika dipahami bahwa jawaban Nabi tersbeut ialah aku tidak mampu membaca, maka pertanyaan selanjutnya ialah apakah Jibril saat itu membawa teks tertentu untuk dibaca?. Tentu akan lebih mudah untuk dipahami jika jawaban Nabi tersebut ialah aku tidak membaca atau apa yang harus aku baca dan sejenisnya.

Dengan perintah membaca tersebut  artinya Nabi diminta untuk bangkit  membaca situasi dan menyimpulkannya lalu setelah itu dengan pemikiran dan juga wahyu yang  diturunkan, nabi  akan mampu berbuat yang terbaik untuk menjalankan risalahnya kepada umat yang meyoritas saat itu masih  belum mampu keluar dari kejumudan ber[ikir, lebih lebih menyimpulkan  tentang Tuhan. Dengan membaca tersebut akan mampu dibuka segala tabir yang menutupi pikiran dan hati serta mata kita. Karena itu kita sebagai umatnya tentu juga harus terus membaca  apa pun yang ada di sekitar kita agar kita mampu bersikap dnegan bijak dan mendapatkan manfaat dari semua yang kita jalankan.

Barangkali saat ini ketika awal mula belajar maka kita akan disuguhi dnegan huruf-huruf tertentu yang dnegannya  diharapkan nantinya kita akan mampu membaca tulisan. Kenyataannya saat ini sudah sangat banyak tulisan yang memuat ilmu pengetahuan dan informasi yang snagat berguna bagi kita. Artinya dengan tulisantulisan etrsebut kita dibuat lebih mudah untuk mengenal sesuatu, karena tanpa harus eberpikir keras atau melakuan penelitiian  kita akan dapat mengetahui berbagai pengetahuan hasil penelitian dan penalaran mendalam dari beberapa tokoh yang telah menuliskannya dalam sebuah buku. Karena iu kita sekaligus juga harus mengucapkan banyak terima kasih kepada para tokoh dan ulama terdahulu yanag telah  menuliskan ilmunya untuk diwariskan kepada kita.

Sungguh  sangat luar biasa jasa mereka kepada generasi  setelahnya, karena mereka telah  dengan rela menggoreskan pemikirannya untuk generasi setelah mereka.  Kita tentu juga kemudian memberikaan penghargaan kepada mereka setidaknya dnegan mengenal nama mereka dnegan baik, karena jika mereka tidak menulis, maka kita pasti tidak akana pernaah mengenal mereka.  Itulaah mengapa kita saat ini juga selalu dianjurkan untuk mau menulis apapun yang kita dapat waiskan kepada generasi mendatang, karena hanya dengan itulah kita akan mampu menyumbangkan sesuatu untuk mereka.

Bagi kita saat ini membaca tentu tidak hanya dari teks yang telah ditulis oleh pendahulu kita, melainkan juga sekaligus membaca tanda tanda zaman dan alam semesta, karena dengan membaca alam tersebut kita akan mampu memberikan pengalaman pemikioran kita dan renungan kita untuk generasi endatang. Mungkin alam yang kita saksikan saat ini nantinya akan jauh berbeda dnegan alam pada masa generasi mendatang, sehingga itu menjadi saksi dan sekaligus pengalaman  abgi mereka untuk dapat mengetahui kondisi zaman kita saat ini. Apapaun yang kita wariskan kepada generasi mendatang tentang apapun yang kemudian kita tuliskan, tentu akan menajdi  sesuatu yang dapat dimanfaatkan  oleh mereka.

Tuga kita sekarang ialah menghimbau kepada anak anak kita agar merka selalu mau membaca, terutama pada buku dna teks yang kita anggap bermanfaat bagi mereka.  Untuk selanjutnya mungkin nanti mereka akan dnegan sendirinya mampu  dan senang membaca tand atanda alam dan kondisi dan situsi  di sekitar mereka. Kita yakin bahwa hanya dnegan membaca itulah mereka nantinya akan mampu hidup di tengah tengah masyarakatnya yang boleh jadi sangat kompetitif dan serba argumentative. Semoga kita akan mampu mengantarkan mereka kepada jalan yang memudahkan hidup mereka, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.