KAPAN KIAMAT AKAN DATANG?

Jika pertanyaan seperti itu muncul maka  tidak ada yang dapat kita mampu jawab, karena memang kiamat itu merupakan rahasia yang hanya Allah sajalah yang mengetahuinya. Bahkan ketika jibril menanyakaan kepada nabi Muhammad sqw,  nabi pun menjawabnya dnegan perkataan  bahwa orang yang ditanya tidak lebih mengetahui ketimbanag yang bertanya. Lalu memang kemudiaan jibril menanyakan kepada Nabi tentang pertanda  akan datangnya kiamat tersebut dan dengan  secara umum Nabi pun menjawab angan jika perzinaan telah merebak dan dianggap sebagai sebuah hal yang biasa, juga saat  orang orang miskin sudah berlomba membangun bangunan rumah merka, serta ked=rusakan sudah marak di mana mana.

Tentu itu hanya merupakan jawaban sebagaian tanda akan segera  terjadinya kiamat, dan tentu masih banyak lagi tand alainnya yang secara umum dapat kita pahami bahwa saat ini sesungguhnya sudah dekat dnegan masa kiamat tersebut, karena kemaksiatan sudah marak di mana mana. Hanya saja kita msih snagat yakin bahwa kiamat tersbeut masi  belum akan segera  terjadi karena selama masih ada orang yang menyembah kepda Tuhan, tentu kiamat tersbeut tidak akan datang. Untuk itu yang terbaik bagi kita ialah bagaimana kita terus memerankan diri sebagai hamba hamaba Allah yang selalu ebribadah kepada Nya.

Kita tidka dapat membayangkan betapa menderitanya saat terjadi kamat tersebut, karena itu kita berusaha untuk tidak menanginya, karena kalau kita melihat dan mengalaminya, sudah pasti kita tidak akan sanggup untuk menghadapinya, bahkan hanya untuk sekedar permulaannya saja kita tidka sanggup membayangkan apalagi harus mengalaminya secara langsung.  Kebanyakan orang memang tidak suka membicarakan persoalan hari kiamat tersebut karena  alasan ingin menikmati kehidupan dunia yang sangat lama dan merka sama sekali tidak mengingat mati. Padahal mengingat kematian itu merupakan sesuatu yang menguntungkan karena akan dapat selalu fokus untuk beramal baik dalam upaya mempersiapkan kehiduan akhirat nanti.

Kalaupun kta tidak  membicarakan tentang kiamat tersbeut, namaun setidaknya kita tidak akan membencinya ketika mendengarkan orang berbincang tentang hal tersbeit, karena itu juga sekalgus mengingatkan kepada kita tentang kehidupan abadi di akhirat yang tidka boleh kita lupakan dan abaikan, karena memang kita hisdup yang sesunggunnya ialah saat kita sudah berada di akhirat, karena kehidupan dunia ini hanyalah sementara saja dan semua harta yang kita miliki hanya smenetara sedangkan harta kita yang sesungguhnya ialah yang kita infaqkan untuk kepentingan banyak orang.

Dalam salah sebuah riwayat pernah Nabi mengatakan ahwa harta kita itu hanyalah yaang kta makan, namuan itu akan habis, lalu yang kota pakai, lalu akan rusak juga, dan yang kita sedwkahkan dan itulah yang akan menjadi  harta kita yang abadi dan tidak akan pernaha hilang.  Lalu harta kita yang saat ini berupa tanah yang snagat luas,  tabungan kita di bank yang snagat banyak,  juga kendaraan, rumah mewah dna berbagai  perhiasan dunia itu smeua bukan milik kita, terbukti pada sata kita mati, maka semua itu akan oyomatis berpindah tangan kepada para ahli waris. Untuk itu dihimbau kepada kita smeua agar sering bersedekah karena itulah yang menjadi harta jita yang sesungguhnya.

Kalau pikiran kita selalu dmeikian yakni smeua  kehidupan kita  sellau kita orientasikan kepada amalan untuk akhirat, maka pembicaraan tentang kapan kimat menjadi tidak penting, karena sesungguhnya kita sudah mengingatnya setiap saat dan mempersiapkannya dnegan sangat baik. Justru bagi mereka yang selalu mengejar kehdupan dunia sajalh yang per;u diingatkan untuk segera bertaubat dan segera beramal baik untuk tabungan akhirat,  dan dengan selalu mengingat kematian, karena dengan bagitu merwka nantinya tidak akan terlalu rugi.

Manusia memang tempatnyamlalai dan khilaf, dan karena itu kita memang harus saling mengingatkan diantara kita agar kita selalu ingat untuk menabung kepentingan akhirat karena  harta yang kita cari dengan susah payah di dunia ini tidak ada artinya jika kita hanya simpan di bank saja dan tidka pernah menitipkannya kepada  panti asuhan, ke masjid ke madrasah dan kepada orang orang miskin. Beruntunghlah bagi kita jika selalu diingatkan oleh saudara kita, bukan malah  menghardiknya karena  dianggap selalu meceramahinya atau mengganggunya. Justru mereka itu snagat menguntungkan kepada kita, dan selayaknya kita mengucapkan terima kasih kepada mereka.

Bagaimanapun kita sudaha banyak diingatkan oleh Allah swt tentang kehdupan akhirat melalui ayat ayat alquran yang snagat banyak, yakni kita harus meyakininya bahwa kiamat itu pasti datang dan smeua amal manusia akan diperhitungkan dan dibalas dengan penuh keadilan  yang  tidak ada keberatan sedikitpun dari smeua pihak. Bahkan  saking cintanya Allah kepada kita selalu saj amngingatkan kepada kita saat memberikan pelajaran kepada kita tentang begagaimana kita hidup  dan berkomunikasi dnegan sesama manusi lainnya.

Banyak riwayat hadis yang menyatakan bahwa siapapun yang percaya kepada Allah dan haru kiamat maka hendalkalah dia mengatakan sesuatu yang baik baik saja atau kalau tidak mampu maka hendaklah diam saja, lalu juga barang siapa yang beriman kepada Allah dannhari akhir maka hendaklah dia menggormati kepada tetangganya, dan tentu masih banyak lagi riwayat lainnya yang ditekankan dnegan beriman kepada Allah dan hari akhir. Mengapa Allah selalu mengingat hal tersbeit? Itu disebabkan kebanyakan orang tidak mempercayai kehidupan setelah mati nanti dan mengiranya bahwa kehidupan akan hanya sampai batas kematian kita saja.

Sungguh sengsara bagi mereka yang tidak mempercayai kehidupan akhirat sehingga mereka mengabaikannya dan pada saatnya nanti merkaa benar benar menemui akhirat tersbeut barulah mereka merasa rugi dan itu smeua sudha tidak ada gunanya, karena alam akhirat hanyalah alam pembalasan dan bukan alam untuk menanam. Semoga kita smeua  selali ingita kepada kematian dan akhirat dan kemudiaan mau secara sadar untuk mempersiapkannya dnegan baik sehingga nanti kita tidak akan rugi saat berjumpa dengannya. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.