MENGENAL TETANGGA ITU PENTING

Terkadang ada orang yang sama sekali tidak mengenal tetangganya sendiri padahal dia selalu bepergian ke beberapa kota bahkan ke beberapa negara, sehingga  seolah semua negara dan kota telah dia kenal, namun saying jika hal tersebut kemudian tidak diiringi dengan pengenalan kepada yang terdekat, yakni tetangga. Alangkah  sedihnya jika ada orang yang sama sekali tidak mengetahui bagaimana nasib tetangganya yang  sulit makan, anaknya tidak sekolah dan juga mereka kelaparan, sementara  dia sendiri  selalu berkelebihan makanan dan harus dibuang ke sampah.

Ini sebuah ironi  di zaman ini, padahal seharusnya semua orang akan lebih dahulu mengenal tetangganya sebelum mengenal yang lebih jauh, karena bagaimanapun tetanagga adalah orang terdekat,  ketimbanga yang lain termasuk saudaranya seneidiri. Coba kita perhatikan jika ada sesuatu yang terjadi pada diri kita, maka pihak pertama yang peduli dan mungkin juga memberikan bantuan adalah tetangga kita sendiri, bukan yang lain, apalagi kawan atau saudara yang rumahnya jauh. Lalu kenapa kita seolah tidak mau tahu tentang nasib mereka.

Karena aitu Islam mengajarkan bahwa memulyakan tetangga atau baik dnegan tetangga ialah hal yang mutlak diperlukan dan wajib diwujudkan, bahkan termasuk bagian dari keimanan kita. Bagaimana munghkin kita dapat berkenalan baik dnegan  orang yang jauh dan jarang sekali bertemu dengan kita, sementara orang yang sangat dekat dan setiap saat bertemu dengan kita sampai kita lupakan, bahkan tidak saling sapa saat berjumpa. Sungguh merupakan perbuatan yang sangat tidak terpuji jika kita melalaikan tetangga sendiri, karena merekalah yang seharusnya kta kenal dnegan lebih dekat dan jika ada hal yang dipelrukan untuk dibantukan, maka segera kita lakukan itu.

Pada saat kita meninggalkan  rumah untuk sebuah keperluan, kiranya tetangga juga yang menjaganya, meskipun tidak secara langsung. Artinya karena ada tetangga yang di rumah, aka  siapapun yang berniat akan mencuri di rumah kita pasti akan berpikir berkali kali sebelum melaksanakan niatnya tersbeut.  Tentu akan lain halnya jika tidak ada tetangga, maka jika kita sedang keluar, maka siapapun akan tertarik untuk melakukan kejahatan  menyatroni rumah yang kita tinggalkan tersebut. Karena itu sekali lagi ada fungsi yang snagat penting  bagi tetangga, termasuk merupakan penolong pertama jika kita membutuhkan pertolongan emergensi dan juga sebagai penjaga rumah kita.

Bagi kita yang terbiasa melakukan selamatan untuk mendoakan orang tua atau sejenisnya, biasanya juga mengundang tetangga untuk hadir dan menyukseskan acara yang kita adakan, lalu bagaimana jika tidak ada tetangga, maka undangan kepada orang yang jauh terkadang tidak dapat hadir dengan berbagai alas an, sementara kalau tetangga meskipun sedang  sibuk dan sakit, biasanya juga akan menyempatkan diri karena merasa sebagai tetangga. Pendeknya tetanggalah yang akan selalu membantu kita dalam berbagai hal yang kita butuhkan. Untuk itu  secara  substansial kita tidak mungkin meninggalkan tetangga, apalagi kelau kemudian kita tidak mengenalnya.

Hanya orang orang yang tidak mengenal sopan santun dan tidak  atau belum merasakan betapa nelangsanya jika tidak ada pihak yang membantu kita saat kita sedang membutuhkannya sajalah yang  dapat meninggalkan tetangganya atau  tidak emmpedulikan tetangganya.  Namun pada saatnya orang seperti itu pasti akan menyesal karena tidak mengenal tetangga dan mengabaikannya. Sebagai makhluk social kita memang seharusnya bergaul dengan siapapun, utamanya dengan tetangga, karena merekalah yang selalu akan kita temui dalam berbagai kesempatan sebagai orang normal.

Mungkin memang ada sebagian diantara manusia yang sama sekali tidak mengenal tetangga karena  bekerja  sejak pagi hingga malam dan tidak pernah mau menghadiairi pertemuan wraga yang selalu disadakan setiap bulannya. Atau mungkin mereka yang sombong dan merasa tidak level dnegan para tetangganya sehingga merka memang sengaja tidak mau bergaul dengan tetangganya dan hanya mau bergaul dengan kawan kawannya yang kebetulan tempat tinggalnya sangat jauh. Namun kita suatu ketika pasti akan menyaksikan betapa mereka itu akan sangat tersiksa jika sedang mengalami masalah dan tetangganya tidak mempedulikannya.

Berbagai pengalaman hidup telah membuktikan bahwa tetangga itu snagat vital dan bagi siapapun pasti membutuhkan bantuan tetangga, walaupun dia mempunyai segalanya dan kaya. Karena fungsi tetangga bukan saja sebagai pihak yang akan membantu kita saja, melainkan banyak lagi yang  diperankan oleh mereka meskipun kita tidak mengetahuinya secar pasti.  Untuk itu agama kita sekali lagi mengajatkan kepada kita agar kita senantiasa baik dnegan para tetangga, bahkan keimanan kita dianggap tidka sempurna jika kita tidak mau menghhargai dan menghormati tetangga kita, meskipun mereka miskin atau  levelnya di bawah kita.

Dalam realitasnya tidak ada seorangpun yang dapat hidup dengan  nyaman tanpa tetangga, terkecuali kalau masyarakat di sekitarnya meahg sudah tidak peduli dnegan tetangganya dan itu sudah menjadi tradisi yang berjalan. Semisala kita menyaksikan kehidupan yang demikian individualistis pada sebagaian masyarakat yang tidak mengenal agama. Di beberapa tempat di luar negeri dimana penduduknya teridir atas bberapa warga negara yang berbeda, biasnya todak saling mengenal dan memang sengaja menghindari dari perkenalan dengan para tetangganya.

Namun jika masuarakat umun dan normal,  tentu mereka membutuhkan tetangga sebagai teman  untuk aktifitas apapun. Mungkin hanya untuk sekedar ngobrol atau untuk saling tukar pengalaman dan juga untuk membagi kebahagiaan yang didapatkan. Untuk itu sekali lagi kita memang harus mempertahankan  keinginan kita untuk terus menjalin hubungan dnegan tetangga, bukan untuk mendapatkan bantuan mereka melainkan justru untuk saling membantu dalam kesulitan yang didapatkan. Semoga kita dapat menjalani kehidupan ini  dengan baik karena kita selalu memperb=hatikan dan menjalin hubungan yang baik dengan para tetangga kita, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.