MENILIK SNETRON TELEVISI

Tenryata banyak juga cerita yang disuguhkan oleh televisi dalam cerita sinetron, dan saat saya menyakikan salah satunya pada saat ada senggang waktu, ternyata juga menarik dan baik juga kontennya. Dengan begiyu anggapa seluruh senetron televisi merusak dan mengajarkan sesuatuyang tidak baik itu tidka sleuruhnya benar. Memang mungkin ada sebagiannya yang justru tidka mendidik dan tidak sesuai dnegan kenyataan hidup saat ini, namu yang baik dan mendidik kepada masyarakat juga masih ada.

Cerita yang memaksakan diri  tetapi sudah sangat ketinggalan zaman juga tengtunya m,asih ada dan itulah yang seharusnya direvisi dalam  episode berikutnya, semacam kenpa masih ada peran yang menggambarkan dunia klasik yang seolah masyarakat masih terlalu terbelakang sehingga mereka sama sekali tidak ada usaha untuk melawan kedhaliman yang terjadi, padahal kalua dunia saat ini jika ada ketidaka beresan dalam kehidupan mereka dapat dnegan mudah melaporkannya kepad pihak berwajiba, kepolisian.

Banya diantara cerita masyarakat yang gemes dengan jalan cerita yang tidak masuk akal karena hanya menggambarkan sebuah kehidupan yang sama sekali jauh drai kehidupan kita saat ini. Namun apa yang saya lihat dan saksikan sendiri dalam sebuah tayangan sebuah televisi yang kebetulan ceritanya sangat bagus untuk  saat ini. Meskipun ide ceritanya snagat sedrhana namun ketika dikemas dengan bagus maka juga akan menghasilkan sesuatu yang bagus pula.

Gambaran kenyataan hidup orang yang kemudian memberikan inspirasi kepada banyak pihak tentang arti sebuah perjuangan dan kesabaran yang  begiyu kuat yang kahirnya menghasilkan kesuksesan adalah cerita sederhana yang  Sudha biasa diketahui oleh masyarakt, namun  ketika hal tersbeut dikemas dalam sebuah cerita yang runtut dan tidak dipaksakan, maka hasilnya akan sangat bagus dan enak untuk dinikmati, bahkan dalam sebuah kasus tertentu akan mampum menggiring kita ungtuk ikut larut dalmceritanya.

Ketika kita sudh larut dalam sbeuah cerita, maka  kita juga akan dapat ikut merasakan betapa penderitaan yang dialami oleh sesorng dan juga pada saat dia terkepss ari kendalaa yang ada dana akhirnya mendapatkan kebahagiaan. Ada tangis yang mengiringai keikut larutan kita kepada sebuah cerita mengharukan, namaun  ketika hal tersbeut dipaksakan dan tidka masuk akal, maka bukan lagi kita larit dalam Serita melainkan malah banyak diantara kita yang mencaci ceritanya yang tidka bagus dan cenderung hanya  mendramatisir sebuah kenyataan.

Kenyatan tersbeut seharusnya ditangkap oleh para praktisi senetron televisi dan kemudian mengupayakan cerita yang  ammapu emnggugah para pemirsanya untuk mengubah cara hidupnya, karena pada dasarnya  kita harus mampu menghadirkan cerita yang mendidik kepada masyarakat kita, bukan hanya sekdar hiburan yang tidka berate melainkan juga sekalgus mendidik mereka agar dapaat menjadi anggota masyarakat yang baik dan berkontribusi  terhadap pembangunan pada umumnya.

Tentu kita berharap kepada para pelaku dan penulis  naskah sinetron televisi untuk memahami hal ini sekaligus berkontribusi dalam memajukan  sinetron dan  mendidik masyatakt kita. Kita tentu ingin smeua berjalan dnegan baik bukan hanya  dilihat dari sisi ibisnis semeta, melainkan juga dari aspek lainnya. Hiburan itu mesti namun Pendidikan  kepada msyarakat itu jugan sangat penting karena bagaimanapun kiat haisup di masyarakat yang sangat beragam, dan jika ini kita biarkan tanpa ada upaya mendidik mereka, maka  kita akan damapt membayanbgkan begaiaman akhir dari sebuah masyarakt yang tanpa arahan.

Kita melihat sesunggunya cukup potensial juga masyarakt kita dalam hal penysusunan naskah, namun karena tidak adanya koneksi dnegan pihak tertentu yang mempunyai otyoritas terhadap persoalan ini, akhirnya naskah yang bagus pun tetap tidak akan laku di pasaran, terkecuali bilamandia mempunyai modal besar untuk memeprodeksi sendiri. Jalan satu satunya ialha dnegan menghimbau kepada smeua pihak untuk emmperhatikjan masalah ini dan  memberikan kesempatan keada para penilis  pemula untuk meramaiakan jagat senetron etrsebut.

Sudah barang pasti harus ada ke[astian dari para senior yang Sudha berpengalaman ungtuk emmberikan bimbinan kepada yang masih pemula agar mereka tepacu untguk semakin kreatif dan  inovatif dalam melakukan kreasinya di dunia ini. Twentu dibutuhkan pengalaman juga terutama dalam hal bagaimana sleear masyarakat kita, dan tentu juga tidka hanya memperhatikan selera masyarakat saja, melainkan juga harus  dimasukkan unsur Pendidikan kepada msayarakat sehingga aka nada  dua kemanfaatna sekaligus yang dapat kita petik.

Mungkin cukup sederhana saja temanya yakni tentang kehidupan rumah tangga sehari hari atau tentang cinta yang dapat dikembangkan  sedemikian rupa sehingga akan menjadi sebuah cerita yang snagat indah dan menarik.  Dalam  putaran  hubungan suami isteri dnegan anak anaknya saja sudah mampu menarik perhatian pemirsa jika disuguhkan dnegan apik dan diwarnai dnegan beberapa adegan yang masiuk akal tetapi masih dalam kejadian   yang menatang.

Memang terkadang kita sulit untuk mengembangkan cerita jika kita tidak tahu bagaimana jalan cerita hingga akhira yang diinginkan,  padahal jika kita mau sedikitterbuka paati ada banyak cerita yang dapat dirangkai sehingga cerita tersbeut menadi cukup Panjang dan  dapat menyedit perhatian pemirsa. Kurangnya pengalaman itu menjadi sebab utama kita mati kreasi sehingga tidak mampu menyuguhkan sebuah cerita yang menatang dan menarik. Namun jika kita  mau dan  selalu saj memperhatikan banyak erita yang sudah terjadi, apsti akan mampu memberikn  inspirasi bagi kita untuk menyuguhkan cerita utuh yang sangat menarik.

Semohga saja ke depan kita akan mampu menjadikan sinetro televisi kita menjadi lebih baik dan sekaligus mengedukasi kepada masyarakat agar tetap optimis dalm menjalani hdup dan menjadi semakin pintar dalam menyikapi hidup ini, apalagi kalua kemudian menjumpai sebua kejadian yang tidak menyenangkan misalnya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.