UNJUK RASA

Belakangan ini kita  menyaksikana demo semakin marak dan menyebar di berbagai daerah, yang penyebabnya ditengarai ialah keputusan DPR yang dengan cepatnya mengesahkan  RUU KPK menjadi undang undang, yang di dalamnya diketahui  akan melemahkan posisi KPK. Dengan posisi KPk yang saat ini saja, korupsi masih tetap marak, apalagi kalau nanti KPK di lemahkan, pastinya akan semakin marak korupsi yang sesungguhnya menjadi musuh seluruh rakyat tersebut.  Sesungguhnya sudah lama DPR berkeinginan untuk mengubah UU KPK tersebut yang sejak dahulu juga sudah ditentang oleh masyarakat.

Namun  untuk kali ini sepertinya DPR main jitungan yakni  dengan serta merta rapat kilat tanpa  memberikan kesempatana kepada masyarakat untuk mengetahui rancangan revisi tersebut dan tiba tiba sudah disahkan. Tentu saja banyak [ihak yang keewa dengan cara kerja mereka, karena  usia mereka juga sudah hamper selesai dan  beberapa inti dari revisi tersbeut juga masih mengandung pelemahan terhadap Lembaga KPK. Lantas mau di kemanakan negara ini kalau korupsi  dimudahkan dan tidak ada  sanksi yang memberatkan semacam hukuman mati atau pemiskinan.

Sesungguhnya kita tidaka anti revisi terhadap sebuah undang undang ternasuk undang undang KPK, namun  perubahan tersbeut harus semakin mmperkokoh posisimlembaga tersbeut dan memungkinkan untuk memberikan sanksi kepada para pelaku korupsi dengan hukuman yang sangat berat dan  menakutkan, sehingga aspek jera tersebut akan memungkinkana para pelaku atau calon pelaku akan  ketakutan dan harapan berikutnya ialah mereka tidak jadi melakukan korupsi. Korupsi merupakan kejahatan yang khusus dan  seluruh negara di dunia ini sudah sepakat untuk memberantasnya, meskipun ada juga yang dengan cara keras dan ada yang sangat lunak.

Sayangnya memang para pelakunya ialah justru para tokoh yang seharusnya memberikan teladan untuk memberantas korupsi, bukan malah menjalankannya. Namun dalam kenyataannya demo  beberapa hari terakhir ini juga ada penyusup yang menungganginya dengan maksud lain, terutama untuk membidik pemerintah dan menggagalkan agenda kenegaraan lainnya, sehingga banyak pihak yang kemudian mencium hal ini dan melepaskan diri dari pelaksnaaan demo tersebut dan menyatakan diri tidak ikut ikutan dan smeua yang terjadi ialah bentuk pertanggung jawaban individu masing masing orang.

Namun demikian tatap saja  ada yang  melakasanakan demo dengan tujuan utama sebagaimana niat awal.  Kita juga menyaksikan betapa ada saja oknum pendemo yang  hanya dating dan mendapatkan bayaran untuk sekedar makan, dan mereka sama sekalai tujuan demo, bahkan  apa yang didemokan juga banyak yang tidak mengetahuinya. Ini sungguh ironis, karena  tujuan demo atau unjuk rasa tersebut sesungguhnya mulia yakni untuk memperjuangkan kepentinagn rakyat banyak, tetapi ada oknum yang tega dengan menungganginya untuk tujuan lain.

Rupanya dengan keyidak tahuan mereka itulah yang akhirnya memicu kerusuhan dan  pelaku anarkhis.  Kita sesungguhnya sudah mengetahi  bahwa ada batas dan waktu tertentu yang diatur unruk melaksanakan unjuk rasa, namun karena sebagian ada yang tetap ngotot dan tidka mengetahui aturannya, maka  samnmpai maghrib juga masih saja berunjuk rasa, sehingga apparat  keamanan harus menembakkan gas air mata dan bahkan terjadi saling menyerang pendemo dengan apparat keamanan. Ini patut kita sayangkan dan selalu kita khawatitrkan setiap kali ada kegiatan demo den sejenisnya.

Sudah barang tentu semua itu harus kita jadikan sebagai wahana untuk koreksi terhadap kegiatan serupa di masa mendatang. Kita tentu lebih suka jika masing masing pihak, yakni DPR dan para pemegang kekuasaan untuk terbuka dan membuka dialog sehingga tidka harus terjadi demonstrasi yang melibatkan banyak pihak, bahkan ada orang yang tidak mengerti apa itu demo dan lainnya. Negara Indonesia memang negara demokrasi yang membuka ruang bagi siapapun juga untuk menyampaikan pendapata dan melakukan kegiatan sebagaimana yang diinginkan.

Namun sekali lagi jika ada jalan yang lebih baik dan aman, tentu itulah yang harus kita dahulukan, bukana dengan  besitegang dan lainnya. Memang tidak haram untuk berunjuk rasa bilamana saluran untuk menyampaikan pendapat  sudah t-buntu dan sulit untuk dilakukan. Dengan unjuk rasa tersebut diharapkan akan  menyentuh hati para pengambil kebijakan untuk mendengarkan suara rakyat yanag ,eginginkan perubahan dan kesejahteraan. Dalam kasus ini masyarakat menginginkan bahwa tindak [idana korupsi haris diberantas dari bumi Indonesia dengan cara yang memungkinkan.

Nak, KPK merupakan Lembaga yang diharapkan akan mampu mengekang atau bahkan memberantas korupsi di negeri ini. Untuk itu posisinya harus terus diperkuat dan bukan malah dilemahkan dengan mengurangi kewenangannya dan atau mengebiri beberapa alata yang dapat digunakan untuk menangkap para koruptor. Salah satunya ialah tentang penyadapan yang konon ceritanya saat ini harus mendapatkan ijjin terlebih dahulu sehingga ini akan memberikan dam[ak apa yang dilakukan oleh KPk akan tercium terlebih dahulu oleh  mereka yang memang menginginkan aman dari ketangkap.

Biasanya mereka yang melakukan korupsi akan berani untuk membayar mahal siapapun yang mempunyai informs tentang masalah penting yang menyangkut diri mereka, yang terpenting ialah mereka selamat di tidak ketangkap oleh KPK. Selama ini  penyadapanlah yang diandalkan oleh KPK dan ditakuti oleh para penjahat. Karena itu  inilah yang selalu dibidik untuk dilemahkan dengan cara harus ada ijin dan lainnya.

Mungkin kalau Lembaga KPK ini harus ada  pengawas rasanya masih dapat diterima untuk sekedar berjaga jaga agar tidak terbatasi langkah dan gerakannya yang itu sangat mungkin  dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengegiolkan  keinginan yang mungkin  juga membahayakan negara. Hanya saja keberadaan pengawas tersbeut harus dicari dari pihak yang memang pro pemberantasa korupsi, dan bukan dari unsur DPR atau pemerintah dan sejenisnya.

Kita hanya brharap bahwa  demo  tersebut tidak akan semakin menerpurukkan nwegara kita, melainkan justru akan semakin  memperkokoh posisi  beberapa Lembaga kita dan  tujuan ungtuk membersihkan negara dari segala penjahat akan segera kita dapatkan, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.