TIDAK BOSAN BERSYUKUR

Manusia hidup di dunia ini adalah karena berkat dan atas ijin dari Allah swt, karena itu tidak ada alasan apapun untuk tidak berterima kasih kepada Nya, bahkan jika kita berani melupakan hal tersebut, dapat fatal akibatnya. Mungkin secara lahir tidak akan banyak mengubah kondisi seseorang untuk menyadarinya, namun yang pasti akan ada keti=dak berkahan dalam hidupnya. Bahkan sangat mungkin Allah swt akana mencabut sebagian karunia yang telah diberikan kepada seseorang. Untuk itu menyadari tentang semua itu menjadi sebuah keniscayaan dan  dalam kondisi apapun kita tidak boleh melupakannya.

Bagi mereka yang tidak ada keyakinan dalam dirinya bahwa smeua yang  ada  dalam dirinya adalah atas belas kasohan Allah dan atas pemberian Nya, maka  orang tersbeut memang tidak akan pernah merasakan sesuatu sehingga dia sangat pantas jika tidak bersyukur kepada Nya, namun jika dia sedikit sajaa mau berpikir sehat, tentu akan dapata merasakana betapa karunia Allah  tersbeut sangat jelas dan jika Allah mencabut sedikit saja dari nikmat tersebut kita akan merasakan  akibatnya.

Salah satu contoh mudahnya ialah jika kita  dicabut sebagian kenikmatan  sehat dalam diri kita, lalau setelah dicabut kesehatan kita, kita akan menjadi sakit, nah di situlah kita baru akan merasakan betapa nikmat Allah itu begitu brarti dan kita tidak akan mampu mengatasinya sendiri, meskipun dengan harta yang sangat banyak.  Namun sekali lagi bagi mereka yang tidak ada keimanan dalam dirinya pasti tidak akana menyangka bahwa Allah lah yang menentukan smeuanya dan mereka mengira bahwa itu merupakan  kondisi wajar orang jatuh sakit dan  terkadang sehat.

Biarlah kita tidak akan membicarakan mereka yang tidak beriman, namun kita membicarakan diri kita yang memang beriman dana meyakini kemaha kuasaan Allah swt. Untuk itu sekali lagi sebagai hamba Allah yanag beriman kita memang harus terus menerus menyikapi kondisi kita dengan menyerahkana semuanya kepada Allah swt, baik kondisi senang maupun susah, dana seyogyanya kita terus mau mensyukuri apapun yang sedang ada pada diri kita, termasuk saat dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Itu karena kita yakin bahwa  semua yang diputuskan oleh Nya adalah yang terbaik untuk kita.

Terkadang Allah memberikan sesuatu yang tampak secara lahir sangat menyulitkan kepada kita, padahal hakekatnya  adalah sebaliknya, yakni untuk kebaikan kita. Hanya saja terkadang kita tergesa gesa mendyuga bahwa Allah sedanag tidak menyukai kita. Nah, itulah kekeliruan kita selama ini, dan kita harus mampu mengubah pandangan yanag salah etrsebut, agar kita selalu diberikan hidayah oleh Nya. Kita harus terus yakin bahwa Allah pasti mempunyai keputusan yanag menguntungkan kepada kita, meskipun secara lkahir mungkin tidak nyaman untuk kita jalani.

Lihatl;ah kehidipan para kekasih Allah yang selalu menyerahkan dirinya kepada Allah swt, dan mereka akan dapat menjalaninya dengan sangat nyaman, meskipun mungkin tampak secara lahir tidak menyenangkan. Mereka akan selalu  tenang hidupnya dan tidak pernah mempunyai pikiran yang aneh aneh serta memikirkan sesuatu yang tidak mungkin digapai.  Merekatetap berusaha namun smeuanya diserahkan secara total ke[ada Allah swt, karena Tuhanlah yang memiliki kewenangan atas kehidupan ini, dan manusia hanya sekedar berusaha dan tidak boleh memaksakan kehendaknya.

Kesalahan terbear kita ialah kita sering mendekte Tuhan dengan keinginan kita yang gterkadang sangat dipaksakan. Jika kita berusaha  untuk mencari nafj=kah, lalu tidak berhasil sesuai dnegan target yang kita tetapkan sendiri, lalu kita tidaak mempercayai lagi atas keputusan Allah swt, lalu kita juga sering meninggalkan kewajiban kita sendiri, lalu bagaimana kita  tidak malu meminta Allah swt untuk memenuhi smeua keinginan kita. Para kekasih Allah tentu tidak akan pernah menuntut apapun, dan mereka hanya berusaha mencari dan jika gagal mereka akan terus berusaha hingga berhasil, apapun hasil yang didapatkan lalu mereka syukuri dengaan penuh ketulusan.

Mrmang tidak mudah untuk mempraktekkan hidup yang demikian, makanya kita harus terus berlatih untuk menjadi hamba yang baik dengan cara meniru kehidupan para kekasih Allah swt, utamanya  harus terus mengkaji kehidupan para Nabi yang begitu sederhana dan selalu peduli kepada orang lain, termasuk terkadang harus mengalahkan kepentingannya sedniri dan keluarganya. Nah, hal yang dmeikianlah yang biasanya tidak mampu diikuti oleh kebanakan umat manusia, namun merka umumnya menuntut lebih ketimbang para kekasih Allah tersebut.

Seharusnya  kita memulai dengan membiasakan diri untuk tetep mensyukuri semua karunia Allah swt  setiap saatnya, dan jangan sekali kali kita mengeluk tentang apapun yang kita dapatkan. Jangan hanya saat kita mendapatkan kebahagiaan saja kita mau bersyukur dan pada saat kita mendapatkan kesulitan lalu kita menjauh dari Allah swt.  Sekali lagi kita tidak tahu persis tentang apa rencana Allah swt terhadap kita, mungkin kita sedang diuji untuk dinaikkan derajat atau karena Tuhan  sangat menyayangi kita sehingga Dia memberikan sesuatu yang luar biasa namun kita  sika[ dengan sikap yang sebaliknya.

Kita harus mampu menampakkan kesyukuran kita setiap hari meskipun kita sedang dalam kondisi sulit, karena itulah ujian yang munbgkin harus kita jalani, jika kita tidak mampu untuk menjalani hidup yang dmeikian, maka kita akan sem,akin jauh dari karunia Allah tersebut. Namun kit7a memamnmng tidak dapat memaksakan kehdnak kepada smeua orang agar  dapat dan mampu menjalani hidup yang selalu nerimo tersebut, karena hati dan pikiran manusia itu tidak sama  dana begitu juga dengan kadar keimanan mereka berbeda bedaa. Untuk itu nasehat ini hanyalah teruntuk mereka yang mau dan yang tidak mau menrima dipersilahkan mencari sendiri. Semoga kita akan mampu menjalani hidup dengaan terus bersyukur keada Nya, amin.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.