TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN

Banyak orang berburuk sanka kepada Allah swt padahal  Allah sendiri telah melarang kita untuk berburuk sangka dan mneyuruh kita untuk selalu berbaik sangka kepada siapapun termasuk kepada Allah swt. Mungkin banyak oarng secara tidak sadar telah berburuk sangkan kepada Allah  atas kehidupan yang menimpanya, seperti  saat menasehati anaknya untuk tidak usah sekolah tinggi tinggi, karena dia hanyalah anak seorang tukang parkira atau anak seorang pembersih atau anak aseisten rumah tangga atau anaknya   tujkang ojek dan sejenisnya.

Kalau ada anak dari orang yang pekerjaannya dianggap remh semecam tukang parkir atau satpam atau penjaual asongan dan lainnya, dan dia berkeinginan menjadi orang sukses maka itu sah sah saja dan harus didukung, bukan malah diejek atau ditertawakan atau mungkin malah dijadikan bahan olok olok  serta dikatakan kbesaran mimpi dan lainnya. Seorang anak mempunyai cita cita itu sangat bagus dan harus didukung agar dapat diraik apapun yang diinginkan tersebut, bukan malah menghalanginya dan  terus membenturkannya dengan kehiduapnnya yang sedang kurang bagus.

Apalagi kalau ada orang tua yang tega untuk mengolok olok anaknya sendiri yang dikatakannya tidak pantas untuk berkeinginan besar. Maka orang tua tersebut seharusnya mendukung anaknya, bukan malah  memojokkannya sedemikian rupa hingga anak menjadi hilang semangatnya. Itulah kesalahan kebanyakan orang yang kebetulan mempunyai anak yang bercita cita tinggi melebihi kondisi orang tuanya sendiri.  Tidak masalah kalau anak seornag tukang parkir kemudian emmpunyai  cita cita ingin menjadi seorang dokter atau menjadi seornag guru dan lainnya.

Kita harus yakin bahwa kalau Allah sudah memutuskan maka segalanya akan terjadi, Allah tinggal mengatakan “kun” maka jadilah apa yang diinginkan tersebut. Karena itu tidak heran kalau kemudian ada anak desa yang tidak pernah melihat keramaian kota, lalu  pada akhirnya dia malah mampu menjadi orang hebat di negeri tersebut. Banyak pula  anak anak  orang lugu dan mungkin juga bodoh yang jauh dari kota, kemudian mampu menjadi orang yang sukses dan menjadi orang terkaya di daerah tersebut dan masih banyak lagi contoh yang dapat ditampilkan.

Apalagi saat ini  semuanya sudah terbuka dan hanya  orangnyalah yang akan menentukan masa depannya sedniri, tentu juga dorongan dari orang tuanya. Kita sudah mengenal adanya bea siswa kepada siapapun yang  diperirakan mampu menyelsaikan studinya dnegan baik, para pihal yang akan membiayai tersbeut tentu akan melakukan seleksi agar apa yang nanti dibantukan tersebut tidaka percuma, melainkan justru akan mampu membantunya meraih  cita cita besarnya. Karena itu tes yang dilakukan adalah kemampuan anak tersbeut untuk menyelesaikan studinya.

Tekat yang kiat dan kemaiuuan yang sungguh sunguh  ditambah dnegan  kecerdasan yang ada, tentu akan mampu mengatarkan seseorang  meraih mimpinya di masa depan, bahkan saat ini bukan saja peluang untuk meneuskan kuliah di dalam negeri, melainkan juga  dapat pula  kuliah di luar negeri sanagt etrbuka dan banyak  funding yang mau membiayai studinya aslkan  dia akan mampu menyelesaikan kulaihnya teat waktu.  Karaena itu tidak ada lagi istilah anak seorang petani harus tetap di sawah untuk menjadi petani, anak tukang parkir juga akan meearisi pekerjaan orang tuanya menjadi tukang parkir dan lainnya.

Jusrtru saat ini sudah waktunya  untuk semua berkompetisi menuju keberhasilan tanpa membedakan asal usul anak tersebut atau asal orang tuanya bekerja.  Biasa anak anak seorang guru nanginya gagal melanjutkan studinya dan sebaliknya anak seorang tukang loper koran malahan menjadi sarjana dan sukses dalam hidupnya.  Pendeknya jika  orang berharap menjadi apapun asalkan dipenuhi syaratnya, yakni tekun, jujur dan bersemangat tinggi serta  didukung oleh kecerdasan yang  luar biasa tentu akan dapat meraih apapun yang dicita citakan.

Hanya saja tetap harus  selalu memohon kepada Allah swt agar smeua yang diinginkan tersbeut dikabulkan oleh Allah swt, karena jika Allah tidak berkenan,  fasilitas apapun pasti tidak akan mampu mengantarkannya pada cita citanya. Untuk itu sebagai orang tua kita memang harus memberikan motivasi yang baik dan mampu memberikan saran yang terbaik untuk anak anak sehingga mereka tetap optimis dan tidak mudah patah semangat dalam mengejar cita citanya.  Allah pasti akan membangtu siapapun yang selalu ringan tangan untuk membantu pihak lain dan Allah pasti juga tidak akan membiarkan orang baik untuk gagal dalam meraih keinginannya.

Kalumat penyemangat “tidak ada yang tidak mungkin” memang harus terus dihayati dan  diingatkan dalam diri setiap anak, sebab dengan selalu mengingat bahwa semua kemungkinan masih dapat dilakukannya,  dia pasti akan selalu beresemangat dalam mengusahakan keinginannya untuk meraih cita cita yang sudah ditancapkan dalam dirinya. Hanya saja kita harustetap memberikan  pengertian bahwa semua itu masih tergantung pada keputusan Allah swt, sehingga mereka nantinya tidak akan berputus asa jika melihat kenyatannya lain dari yang diidealkan.

Kehidupan yang selalu mensyukuri nikmat yang sudah diraih adalah penting untuk mendasari hati merwka, sebab dengan  mendasari  hati mereka dengan  sebuah konsep takdir,  kita akan mengantarkan anak anak kita menjadi orang yang tidak mudah menyerah dan pada akhirnya mereka akan meraih kebahagiaan, meskpu tidak sebagaimana perkiraan awal mereka. Kita  pasti akan mampu meyakinkan anak anak agar mereka  menerima apapun yang mereka raih dan  tidak berburuk sangka kepada Allah swt, sebab boleh jadi apa yang saat itu didapatkan ialah yang terbaik bagi mereka. Allah lah yang maha Mengethaui s emua rencana Nya dan kita hanya sekedar menjalaninya saja, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.