MEMELIHARA SILATURRAHIM

Ada pertemuan ada juga pepisahan dan biasanya jika  ada sbeuah pepisahan  akan dibarengi dengan rasa seolah akan jauh dan tidka lagi akan bertemu, padahal  sangat mungkin untuk selalu menjalain dan mempertahankan silaturrahim yang sudah terjalin, yakni dengan cara gterus menerus  menjaganya sedemikian tupa sehingga tidak akan  putus. Persoalan cara tentu akan dapat dicari dengan berbagai model yang memungkinkan, seperti melalui sambungan telepon atau dnegan mengaktifkan media social dan lainnya.

Memang ada orang bertipe tidak dapat menjalin silaturrahim dengan siapapun, terkecuali pada saat acara formal, karena memang itu merupakan  tipe orang. Tetapi  sesungguhnya jika  ada kemauan asti ada jalan yang dapat ditapaki untuk mebina silaturrahim tersebut tanpa harus dalam kondisi formal. Justru seharusnya secara yeori  secara tidka formal malahan al]kan lebih mudah untuk menjalin silaturrahim tersebut karena dapat diselingi dengan guyonan dan  berbagai macam lelucon dan lainnya. Namun sekali lagi bagi merka yang memang sulit untuk bekomunikasi pasti  akan menjadi kendala tersendiri.

Kita tahu bahwa ada banyaak macam jalinan silatrrahim yang dapat dipelihara, namun pada umumnya jika dasarnya semata [ersahabatan itu akan sulit, karena saat ini persahabatan seolah menghilang begityu saja, dan yang muncul adalah kepentingan. Artinya jika ada  kawan yang hidupnya  enak dan berkecukupan, maka masih ada banyak kawan yang mau menyapa, tetapi begitu jatuh atau tidak ada peningkatan dalam hidupnya, biasanya satu persatu kawan kawannya akan menjauh. Sementara  persahabatan yang tulus  saat ini sangat langka dan mungkin hanya ada satu diantara seribu.

Jika persahabatan itu langgeng maka apapun yang terjadi tidak akan pernah mampu merusakan hubungan, karena bukan karena harta atau jabatan, melankan karena hati yang sudaha menyatu, bahkan hubunbgan persahabatan tersebut akan jauh melebihi saudara. Persahabatan seperti itu bahkan akan langgeng hingga akhirat nanti. Namun sayangnya sekali lagi hal sepeti itu sangat langka dan bahkan saat ini hamper tidak ditemukan di sekitar kita.

Untuk itu kita berharap kita sendiri akan menciptakannya bersama dengan sahabat terbaik kita dan itu juga seharusnya kita wariskan kepada anak anak kita sehingga mereka anantinya akana terus menjadi kebanggan kita. Ada cerita kuno yang sampai saat ini sehr=arusnya menjadi inspirsi  bagi kita semua atas keakraban dan pershabatan dua orang  yang  mash terus kokoh meskipun mreka sudha etrpisahkan cukup lama. Pada saat salah satu diantara mereka  ingat sahabatnya yang enah dimana keberadaannya, lalu mengajak anaknya unuk mencarinya, dan dimulai dari desa tempat tinggalnya yang lama, dan  atas  petunjuka Allah swt, pada akhiranya mereka dapat bertemu kembali dalam kondisi masing masing sudah sangat tua.

Ada cerita lagi yang mirip dengan itu, yakni pada saat  salah satu sahabat ingin mencari keluarga sahabatnya yang sudah dia dengan  meninggal dunia, namun dia masih ingin meneruskan silaturrahimnya dengan keluarganya yakni para anak anaknya, lalu dia berusah mencarinya di tempat tinggal asalnya dan alhamdu lillah akhirnya juga dapat bertemu dengan keluarga almarhum meskipun salng tidak mengenal karena memang tidak pernah bertemu, namun akhiranya mereka dapat meneruskan jalinan persahabatan dnegan keluarga yang masih hidup.

Sungguh sangat luar biasa terharu kita saat mengetahui mereka begitu setia dengan persahabatan yang secara kasat mata sudah berakhir dengan berakhirnya usia  salah satu sahabat tersebut. Nah, kita ingin  masih ada persahabatan seperti itu, khususnya bagi diri kita, dan kita memng harus menciptakannya dengan memulai dari diri kita untuk secara tukus  menjalin persahabatan yang didasari oleh jalinan hati, bukan kepentingan sesaat.

Tentu kita juga harus saling mengenalkan keluarga sedemikian rupa sehingga  semuanya saling mengenal dan tidak ada persoalan di kemudian hari. Persahabatan yang dmeikian  sehrusnya juga   harus mampu saling memberi dengan ketulusan yang  sempurna, bukan atas pertimbangan  ingin kembali. Justru akan merasa bangga jika dapat membantu sahabatnya dalam bidang apapun dan jika itu dapat terjadi dan dipertahankan pastilah akan  terjalin hubungan yang sangat kuat dana wet serta tidak mudah  hancur oleh badai  apapun.

Contoh kongkrtinya  persahabatn yang  sejati ialah apa yang dipraktekkan oleh para sahabat Nabi Muhammad saw yang rela berkorban untuk sahabatnya tanp pertimbangan apapun, karena  jalinan tersebut didasarkan ats keimnan yang kokoh dan  keinginan bersama untuk mengamalkan ajaran Islam yang benar. Untuk itu kita memang harus banyak membaca sejarah perjalanan  para sahabat Nabi  yang demikian hebatnya dan kita harus mampu mengambil hikmah dari cerita tersbeut daan seklaigus berusaha untuk mempraktekkannya dalam kehidupan nyata kita,

Apa yang saat ini ada di sekitar kita dimana hubungan persahabatn hanya didasarkan atas kepentingan jangkan pendek dan materi semata, pasti akan segera punah dan pasti akan menyaktkan, bahkan terkadang juga  saat ssedang  salah satu pihak sedang kesulitan, pihak lainnya bukannya mendekat untuk membantu, melainkan malahan akan semakin menjauh dan sama sekali tidak mempedulikannya. Hanya pada saat jaya sajalah kawan akan mendekat selebihnya pasti akan  menjauh.

Untuk itu sebelum kita mengalami hal yang sangat mengecewakan dan menyakitkan, sebaiknya kita bersiap untuk menjalin hubunagn yang kuat atas dasar keimnanan dan agama serta kemanusiaan, bukan atas dasar kepengtingan sesaat. Semoga kita akan mampu mendapatkannya dan  akan menjadi sahabat sejati kita  kelak  di masa tua kita dan saat kita sudah berada di akhirat, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.