MENJALANKAN KEWAJIBAN

Sebagai seornag pendidik, kewajiban utamanya ialah mendidik, jugaa membimbing dan mengarahkan kepada yang baik, sedangkan kewajiban tambahan yang diberikan atas nama jabatan hanyalah sementara  dan tidak boleh mengalahkan kewajiban utamanya. Untuk itu harus menjadi kesadraan Bersama bahwa  jik ada orang diberikan jabatan tambahan, maka di samping menjalankan kewajiban tambahan tersbeut, dia juga masih wajib menjalankan kewajiban utama, karena kewajiban utamanya itulah yang seharusnya tidak boleh ditinggalkan.

Ibarat seorng guru yang menjadi pendidik, kemudian diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah, maka dia tetap harus menjalankan kewajibannya sebagai seorang pendidik, di samping menjalankan kewajiban sebagai kepala sekolah. Hanya saja  seharusnya memang semua dijalankan dengan  penuh taanggung jawab dan kewajran, jangan sampai kemudian  malah menjadi beban yang terlalu memberatkan bagi  seseorang. Kita memang memahami bahwa terkadang ada kewajiban tambahan yang harus dijalankan sebagai tanggung jawab tambahan, namun jika hal tersebut tidak menjadi tupoksinya, dan terkesan dipaksakan, maka akibatnya tidak akan menjadi baik.

Kita tentu dapat mengerti jika ada beban berat yang harus ditanggung bersama dan tidak ada jalan lain lagi terjecuali harus dengan menjalankan tugas tambahan tersbeut, maka dengana kesadaran penuh, kita harus mau menjalankan kewajiban tambahan tersebut yang sesungguhnya bukan menjadi kewajiban kita. Kenyataan itulah yang mendasari kenapa  pembagian jatah kewajiban kepada sleuruh pendidik harus idberikan secara proposional, denagn mengingat berbagai hal yang menempel pada diri para pendidik tersebut.

Memang kewajiban para pendidik ialah memberikan  Pendidikan dan mengajar di kelas serta memberikan bimbingan tugas tgas yang doberikan kepada peserat didik. Apalagi kalau pendidik tersebut adalah dosen, yang disamping sebagai pendidik, juga sekaligus sebagai peneliti karena dia adalah seorang ilmuwan yang juga harus emnjalankan penelitian dan menulis, baik buku maupun artikel dalam jurnal dan lainnya, maka secara otomatis harus dipertimbangkan kemungkinannya untuk berkembang dan mampu menjalankan berbaagai kewajiabannya tersebut.

Untuk itu kiranya tidak tepat jika merwka kemudian diberikan kewajiban  di luar kemampuan mereka secara layak.  Memang kita harus menyadari bahwa terkafang ada  kondisi yang mengharuskan seorang pendidik menjalankana kewajiban tambahan atas kewajiban pokoknya, karena mradaan yang memaksanya demikian, akana tetapi jika situasi tersebut disebut sebagai situasi darurat, maka harus segara dicarikan solusi yang terbaik agar smeuanya dapat berjalan sebagaimana mestinya dan bahkan dapat lebih berkembang menjadi lebih baik lagi.

Namun kita juga harus menyadari bahwa  sebagai seorang pendidik memang harus memenuhi kewajiban dasarnya sehingga dia tidak akan menanggung beban hutang yang tidak akan terselesaikan. Untuk itu seorang pendidik memang harus  menyedari poisisinya sebagai pendidik yang harus menjalankan kewajiabn tersbeut dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran penuh. Jangan sampai sebagai pendidik lalu  menginginkan  santai dan tidak melaksanakan kewajiabnnya.

Mari ini sudah mendekati masa semester ganjil dan tidak ada lagi waktu untuk bersanatai, karena kita memang sudah berkomitmen untuk menjadi seorang pendidik. Kita harus menjalaninya dengan penuh kesadaran dan jika tidak  menjalankan kewajiban maka harus ada alas an yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga tidak ada pihak lain yang dirugikan karena tidak mendapatkan haknya untuk mendapatkan didikan dari pendidik tersbeut. Sebaiknya kita tidak ada niat lainnya terkecuali hanya semata mata menjalakna kewajiban sehingga apapun yang kita peroleh nantinya  dapat berkah.

Kembali kepada kondisi masing masing pendidik tersebut, kiranya kita wajib mengetahaui keadaan masing masing pendidik dengan beban yang akan disesuaikan dnegan kemampuan dan kelayakannya. Jangan sampai ada  pendidik yang diberikan beban melebihi kewajaran, sedangkan pendidik lainnya justru malah kekurangan beban. Ini menjadi  sangat penting untuk diperhatikan sebab biasanya dalam awal perkualiahan seperti ini akan banyak jadual yang menumpuk dan terkadang seolah tidak ada kooordinasi diantara para penyusun jadual, sehingga satu orang saja harus menjalankan kewajiban di kelas dengan waktu yang sama padahal untuk kelas yang berbeda.

Jika memang ada alas an bahwa  ad akelas yang dilaksankaan oleh beberapa dosen atayu dnegan kata lain tim teaching di sana, maka harus ada penjelasaan yang gambling sehingga tidak menimbulkan pertanyaan yang justru akan menambah beban seorang pendidik. Kita tentu memahami bahwa menyusun jadual itu bukan persoalan mudah, namun karena itu sudah menjadi pekerjaan rutin, seharusnya semakin  ke sini akan semakin menjadi lebih baik dan sempurna. Kita berharap saja semoga nantinya tidak ada persoalan serius terkait dnegan pembagian jadual tersebut.

Kita tentunya menginginkan bahwa perkuliahan  ke depan akan jauh lebih baik dan menyenangkan serta memberikan kenyamanan kepada semuanya, termasuk para mahasisqwa akan dapat belajar dnegan nyaman sehingga kewajiban mereka  termasuk harus mampu BTQ juga harus diperhatikan oleh kita smeua. Mungkin juga  setiap dosen  akan memperhatikan persoalan ini sehingga jika smeua berkiprah, maka tugas kita akan menjadi semakin ringan dan tujuan akan tercapai dnegan lebih mudah dan cepat.

Pendeknya kita smeua harus berupaya menjadikan kampus kita sebagai tempat yang nyaman untuk belajar dan sleuruh warganya, termasuk para dosennya juga menjadi kerasan di dalamnya serta akan memberikan seluruh kemampuannya untuk kepentingan maahasiswa dan kampus secara keseluruhan. Jangan lagi ada keinginan lain selain memajukan kampus dan sekaligus menjadikan para mahasiswa menjadi yang terbaik dan unggul dalama berbagai  aspek. Jika kita Bersama saam tentu tidak ada hal yang berat untuk kita lakukan dan gapai.

Semoga kita mampu mengantarkan mereka untuk menjadi orang yang berguna dan memberikan manfaat bagi lingkungan mereka  serta sekaligus mengharumkan nama almamaternya, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.