MELANGKAH TANPA BEBAN

Setiap orang memang harus mempunyai keinginan untuk maju dan sukses, namun tidak smeua orang berani melakukan terobosan dan menjalani kehidupan yang sarat denagn persoalan. Itu disebabkan setiap orang pasti mempunyai beban masa lalu yang terkadang membelenggunya sehingga dia sama sekali tidak mampunyai daya apapun untuk menerobos atau melakukan sesuatu uantuk menerjang halangan. Dapat dibayangkan bagaimana mungkin orang yang mempunyai beban masa lalu yang buruk kemudian akan mampu menerjang tembok yang buruk, karena di sana ada pihak yang mengetahui masa lalunya.

Lain halnya denagn orang yang tidak mempunyai beban masa lalu, maka denagn enaknya dia akan mampu mendobrak halangan yang ada di depannya, tanpa  merasa sungkan atau terbebani. Karena itu  seyogyanya kita memang tidak memp[unyai masa lalu yang suram, dan jikalau mempunyai, maka segera harus bertobat dan mengalihkan perbuatan kita kepada yang terbaik, sehingga beban tersbeut sedikit dmei sedikit akan dapat dilupakan. Meskipun jika bwrtemu dnegan masalah yang pernah dilakukannya, otomatis akan teringat juga dengan dosa dan beban masa lalu, namun itu masih akan lebiih baik dan mungkin juga akan dapat dilewatinya denagn nyaman.

Jika pertaubatan telah dilakukan dan semua yang dijalankannya ke depan adalah yang terbaik, maka  beban masa lalu yang buruk tentunya akan  dapat dikeluarkan dari benaknya, dan  dia akan dapat berbuat yang terbaik untuk diri dan orang lain.  Sayang memang kalau kemudian beban masa lalu sama sekali tidak dapat dihapuskan, karena memang niatnya untuk bertobat masih separoh separoh dan belum total,. Jika itu yang terjadi, maka masih aka nada ganjalan yang sulit untuk disingkirkan. Untuk itu jika  niat untuk bertaubat ya harus total dan me ninggalkan hal hal yang dapat mengingatkan kembali kepada perbuatan masa lalu yang menjadi beban.

Jika seseorang pernah melakukan perbuatan yang aib dan kemudian dia ingin kembali ke jalan yang benar dan meljupakan hal hal buruk yang pernah dilakukannya, maka jalan yang harus ditempuh ialah dia harus mampu untuk menjalankan hal yang terbaik tanpa harus emnyebutnya sebagai sebuah amalan baik. Cukuplah dijalankan saja, dan kemudian terus menjalaninya sampai suatu ketika dia ketemu dengan pwerbuatan buruk yang harus dicegahnya, maka dengan mantap dia harus tegas dan  teguh untuk memberantasnya, meskipun ada suara sumbang yang mencoba mengingatkan bebannya  masa lalu, karena jika dia mampu melewati hal tersbeut, maka dia telah lulus untuk urusan tersebut.

Hal yang harus diingat ialah bahwa setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan setiap orang juga mempunyai hak yang sama untuk memperbaiki diri, karena itu tidak salah jika kemudian dia  juga melakukan hal yang terbaik untuk memperbaiki dirinya dan   begitu juga dengan orang lain. Karena itu kita tidak perlu mengolok hngolok seseorang yang iangin kembalai kepada kebaikan, dan bahkan harus mendukung siapapun yang ingin kembali kepada jalan kebajikan, bukan malah menghalanginya dengan mengingatkan beban masa lalunya atau denagn mengejeknya atau dnegan sikap lainnya yang intinya ingin mengembalikannya kepada jalan salah yang sudah disadarinya.

Memang di dunia ini hanya para nabi sajalah yang tidak mempunyai beban dosa masa lalu, dan setiap manusia dapat dipastikan mempunyai masa gelap di masa lalunya, dan  mereka pun mempunyai hak untuk kembali menjalani kebajikan sebagaimana dituntunkan oleh para rasul. Untuk itu  sesungguhnya setiap orang akan sulit untuk mendobrak  masa lalunya terkeculi jika dia memang sudah bertaubat dengan sungguh sungguh dan kemudian sudah berkomitmen untuk menjalani kebajikan dalam  kehidupannya dan  akan terus memeprtahankannya hingga akhir hayatnya.

Manusia memang tidak akan mudah melupakan masa silamnya yang kelam, namun jika dia  berniat dengan sungguh sungguh, pasti aka nada jalan yang dapat dilaluinya dan dia juga akhirnya akan sampai kepada tujuan akhir sebagaimana diinginkannya. Karena itu bukan berarti kita tidak mampu untuk berjalan atau melangkah tanpa beban, karena kita  pasti akan mampu melakukannya jika kita memang menginginkannya. Jika ada pihak lain yang mempertanyakan hal tersbeut dan mencoba mengingatkan masa lalu kita yang buruk, maka cukuplah kita mengatakan kepadanya bahwa itu masa lalu yang sudah lama dikubur sehingga tidak akan mampu bangkit kembali, dan saat ini yang ada ialah bagaimana kita merajut masa depan yang sangat indah.

Melangkah tanpa beban itu ialah awal dari kesuksesan karena dengan mantap dan tidka terpengaruh kepada dampak keburukan yang sudhaa terjadi, maka itu pertanda bahwa masa depan akan semakin membaik seiring dnegan apa yang kta  laukan dan perjalanan kita yang  sangat mantap. Sebuah perencanaan yang baik dan perjalanan perlaksanaan yang juga baik, apsti akan menghasilkan sesuau yang baik pula. Lain halnya jika perjalannnya dipenuhi oleh kerikil tajam  karena persoalan masa lalu yang kelam, maka itu akan dapat menghambat pencapaian keinginan  atau cita cita, dan smeua orang tentu mengetahui dan menyadari masalah ini.

Karena itu mulai saat ini kiranya kita harus melakukan hal hal baik yang nantinya dapata menghapuskan  keburukan kita  masa lalu dan kita memfokuskan diri kepada sesuatu yang emmang baik dan memberikan harapan baik bagi banyak pihak. Semoga kita memang akan selalu ditunjukkan oleh Allah swt ke jalan yanag terbaik dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Kita memang harus selalu mengusahakan hal tersbeut karena kita menyadaro bahwa sebaik baik orang ialah mereka ayang paling memberikan manfaat bagi sesamanya, bukan mereka yang selalu menjadi masalah bagi sesamanya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.