SELAMAT DATNG MAHASISWA BARU UIN WALISONGO

Hari hari ini para mahasiswa baru UIN Walisongo sedang menjalani  pengenalan akademik sebuah tradisi yang memang harus dilakukan oleh mereka sehingga pada saatnya nanti mereka akan dapat menyesuaikan diri dnegan dunia kampus, yanag tentu berbeda dengan dunia sekolh yang selama ini merekaa berada di dalamnya. Di sam[ping pengenalan terhadap banyak hal yang terkait dengan dunia akademik, mahasiswa juga diperkenalkan dengan dunia kemahsiswaan dan  perpustakaan serta  hal hal lainnya yang masih terkait dnegan  mereka nantinya.

Pada awal mereka memasuki kampus, mereka juga akan diperkenalkana dnegan persoalan agama secara umjum, dengan maksud bahwa mereka akan mengtahui hakekat agama, baik yang terkait dengan ajaran aqidah, Syariah dan juga akhlak. Kita smeua menginginana bahwa para mahasiswa akan mampu mengikuti semua kegiatan kampus yang berorientasi kepada Islam moderat, bukan islam yang ekstrim, baik kanan  maupun kiri.  Karena itu orientasi keagamaan di awal mereka masuk tentu juga harus mampu membendung arus pikiran yang tidka moderat.

Kita tentu tidak mau mereka nantinya akan berpikir ekstrim atau radikal hanya karena mereka tidak tahu atau mereka hanya mengikuti pikiran yang ditawarkan oleh pihaka tertengtu yang senagaja ingin memggiring mereka ke aliran tertentu. Benteng akidah dan juga arus moderasi harus terus ditekankan kepada mereka hingga amereka benar benar paham terhadap masalah tersebut.  Ini tentu sangat penting dan menentukan, karena kita menyadari bahwa saat ini sudah cukup banyak alran yang meresahkan yang sudah masuk dunia kampus.

Para mahasiswa baru juga harus diberikaan informasi yang memadaahi tentang kampus dan visi misinya sehingga mereka nantinya akan ikut mewujudkan visi dana misi tersebut secara sadar. Dengan pengertian yang  kuat tentang visi misi dan tujuan yang diinginkan oleh UIn Walisongo, kta berharap semua pihak, termasuk para mahasiswa akan bersama saama mewujudkan keinginana tersebut. Memang terkadang masih ada hamnatan yang harus kita terjaang sehubungan  dnegan pencapaian visi dan misi serta tujuan tersebut, namaun jika kota kompak dalam menjalankan program, patsilah smeuanya akan terasa mudah.

Kebijakan semua dosen harus memperkanalkan visi dan misi serta tujuana kepada smeua amahqsiswa baru pada saat pertama kali masuk kuliah harus terus dipertahankan karena itu akan menjadi tonggal awal untuk terealisasinya sebuah impiana yang telah lama diupayakan.  Dosen juga harus mengupayakan bahwa materi pekruliahan yang disampaikan di kelas kepada mahasiswa  sejauh mungkin dilandasi oleh semangat penyatuan ilmu dan menjauhkan diri dari pembedaan ilmu, karena landasan kita sangat jelas bahwa ilmu itu satu yang dating dari Allah swt.

Para mahasisw ajuga harus di[erkenalkana dengan bagaimana cara berpikir kritis dan menyandarkan diri kepada argument yang maton serta referensi yang benar, tidak asal ngomong. Karena itu harus dibiasakan untuk berdiskusi dalam setiap perkuliahan. Mungkin pada awal sekali kuliah, dipelrukan adanya semacam orientasi secara umum agar mereka lebih siap dalam beiskiusi, namun setelah beberapa kali berjalan, maka  diskusi mutlak dilaksnakan.  Kita tentu tidak ingin para mahasiwwa menjadi pintar dalam enulis saja, namun tidka pandai dalam menyampaikan gagasan dan pendapat.

Kita juga sekalaigus tidak menginginkan bahwa mereka nantinya hanyanpandai ngomong tetapi tanpa didasari oleh argumentasi yang kuat dan dapat diterima nalar, serta didasarkan pada referensi yang benar. Dengan melatih merekqa  dalam perkuliahan dengan diskusi Bersama mahasiswa lainnya dan  kadang kadang diberikan kesempatan untuk berdiskusi dnegan pihak lain,  diharapkan mereka nantinya akan terbiasaa menyampaikan pendapaat dan terbiasa pula untuk berargumentasi dengan baik dan benar.

Secara kese;uruhan  saat ini kita memang  kedatangan para mahassiwa dari banyak latar belakang Pendidikan SLTA nya sehingga persoalan ini juga harus disikapi dnegan bijak, terutama dalam hal kemampuan mereka dalam pengetahuan keagamaan dan bahkan mungkin  juga perlu diketahui kemampuan mereka dalam hal baca tulis alquran, karena jangan sampai nantinya kta kecolongan ada mahasiwa yang sama sekali tidak mampu baca tulis alquran [ada saat merekaa sudaah akan lulus.  Indikasi untuk hal tersbeut sudah ada, dan beberapa dosen sudah mengeluh tentaang kondisi ini.

Untuk itu kenbijakan bahwa setiap dosen wali mempunyai kewajiban untuk mengajarkan  baca tulis alquran kepada para mahasiswa dalama kewaliannya dan juga  kewajiban seluruh mahasiswa tanpa memandang jurusan dan program studi untuk menghafal surat surat pendek dalam alquran untuk diwujudkan dalam  kenyataan.  Artinya sebelum mereka menempuh ujian munaqsyah ujian skripsi, harus sudah mempunyai sertigikat lulusa hafalan surat surat pendek, sehingga kondisi tersbeut akan menolong kesulitan yang selama ini kita hadapi.

Hal yang tidak kalah pentingnya ialah bagaimana smeua pihak terutama  para ketua prodi untuk selalu mengingatkan kepada semua mahasiswa tentang penguasaan Bahasa asing, yakni bahsa Arab dan Inggris yang memang harus mereka kuasai, bahkan sertifikat toefle dan imka juga harus segera mereka peroleh. Itu karena  fungsi dan maksud penguasaan Bahasa bukan dalama rangka kelulusan, melinkan dalam upayaa  agar para mahasiwwa mengetahui referensi yang berbahasa asing sehingga mereka dapat memanfaatkan buku buku yang berbahasa asing tersebut untuk menunjang studi mereka.

Jangan sampai kasus kasu masa lalu terulang kembali, yakni mereka ternina bobokkan oleh kegiatan lain dan melupakan persoalan penguasaan bahasa tersebut, sehingga pada saat mereka akana lulus, barulah mengiktui test dan  dapat dipastikan ada beberapa kemungkinan, yakni kuotanya akan tidak emncukupi untuk melaksanakan ujian secara massal, dan sangat mungkin bagi yang tidak siap juga  tidak akan lulus dan itu pastinya akan merugikan smeua pihak, utamanya mahasiswa sendiri.

Mudah mudahan ke depan kita akan mampu mengantarkan smluruh mahasiwa  menjadi lulusan yang ideal, yakani mendapatkan IP yang baik dan menguasai  ilmu yang  dikembangkan oleh program studinya serta  tidak ketinggalan dalam penguasaan Bahasa asing, terutama Arab dan Inggris.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.