AYO PUASA ARAFAH

Memang tidak wjib hukumnya namun nabi Muhammad saw snagat menganjurkannya dan para ulama juga di samping menganjurkan sekaligus mengamalkannya, yakni puasa hari Arafah, yakni berpuasa pada saat umat muslim yang sedang menunaikan ibadah haji sedang berwukuf di padang Arafah sebagai rukun haji yang harus dilakukan oleh smeua jamaah tanpa terkecuali. Mulanya memang puasa ini sebagai bentuk solidaritas umat muslim di manapaun  untuk  ikut merasakana betapa  beratnya menjalankan wukuf di Arafah sehingga bagi umat yang sedang ditempatnya masing maso=ing juga dianjurkan untuk ikut berpuasa, sementara mereka yang sedang berwukuf malahan tidak disunnakan.

Kita tahu pada zaman nabi Muhammad saw  menjalan wukuf iru jauh lebih berat karena belum ada tenda dan Aca yang menjadikan orang di dalamnya merasakan kenyamanan, melainkan harus bergelur=t dnegan teriknya matahari tanpa teduhan. Dengan kondisi yang dmeikianperjuangan untuk meraih haji itu sungguh berat dan karena itu Nabi kemudian menganjrkan  kepada sleuruh umat yang tdak berhaji untuk menjalankan puasa sebagai bentuk kesita akwanan kepada mereka yang sedang berhaji.

Nah, karena alasan tersbeut, apakah kemudian saat ini puasa Arafah menjadi tidak lagi dianjurkan? Atentu tidak dmeikian karena  pada saat itu meskipun alsannya untuk setia kawan dan solidaritas, tetapi karena Nabi telah menganjurkannya, maka sampai saat ini puasa atafah tersebut mashlah dia jurkan dan barang siapa yang menjalankannya tentu juga akan mendapatkan pahalanya.  Kita tidak perlu lagi mempersoalkan apakah mereka yang sedang wukuf  mengalami kesulitan atua kenyamanan, melainkan  kita hanya menginginkan pahala dan ridlo dari Allah swt semata.

Unruk itu saat ini kita hanya menginginkan bahwa umat muslim di manapun berada sebaiknya menjalankan puasa Arafah, karena bagiamana pun berpuasa itu  disamping mendaptkan pahala juga sekaligus  mengandung banyak  manfaat, yang salah satunya ialah kesehatan. Jika kita sesekali menjalankan ibadah puasa tersebut, tentu kita akan mersaakan betapa nyamannya berpuasa terutama untuk badan kita, namun jika kita memang tidka mampu merasakannya, tentu juga  dipelukan evaluasi menyeliruh terhadap aktifitas kita.

Di samping dianjurkan untuk berpuasa di hari Arafah kita juga mengenal anjiran untuk berpuasa di hari Tarwiyah yakni satu sebelum hari Arafah atau tanggal 8 Dzul Hijjah. Namun  biasanya yanag sangat dianjurkan itu pada saat arafah saja. Tetapi bagi siapapun yang tidak menjalankannya juga tidaka menjadi masalah karena itu memang hanya sebuah anjuran dan bukan sebuah kewajiban. Hanya saja kita  harus mampu untuk membaca dan menyaksikan bahwa beberaoa ulama dan para hamba allah yang salih selalu saja menjalankannya dengan penuh ketulusan.

Jika kita menginginkan sebuah kebajikan tentu kita harusnya mau meneladani para ulama yang salih dna juga mengikuti anjuran nabi Muhammad saw, karena pasti smeuanya itu akan menjadikan kita lebih baik. Memang terkadang kita memeprtimbangkan  masalah teknis duniawi, yakni jika berpuaa maka akan menjadikan diri kita lemah dan  mungkin akan terganggu beberapa aktifitas kita, namun jika kita yakin bahwa berpuasa itu akan menjadikan kita lebih baik, maka kita akan mendapatkan pertolongan Allah swt untuk tetap bugar dna kuat selam menjalankan puasa tersebut.

Tradisi masyarakt ini ini ialah jika akan bodo atau berhari raya biasnya harus didahaului dnegan berpuasa, sebagaimana hari raya idul fitri, nah, saat kita akan merayakan idul adlha tentu akan jauh lebih baik jiak kita juga menjalankan puasa tersbeut, setidaknya berpuasa untuk satu hari Arafah. Sekali lagi meskipun jika tidak berpusa juga tidak berdosa namun rasanya kurang afdlal karena kebiasaan para ulama semenjak dahulu ialah mereka berpuaasa menjelang idul adlha.

Kaum muslimin memang terkadang menjalankan sesuatu yang aneh karena tidak mengikuti apa yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad saw. Namun kita tidak akan selalu mengedentikan yang dmeikian dengan bid’ah sebagaimana orang lain sellau mendakwahkannya, sebab untuk perilaku bid’ah itu jika secara nyata  menyalahi syariat yang sangat jelas, semacam menambahi shalat wakib menjadi lebih dari lima waktu atau menguranginya dan sejenisnya.

Namun jika hanya menyalahi hal hal yang tidaka terkait dnegan syariat yang jelas, semacam dalam hal ilmu pengetahuan datua dalam hal menjalankan sesuatu yang masih dapat dirunut kepada dalil yang kuat, semacam  shalawatan, tahlilan, dan sejenisnya tentu tidka pautulah jika harus dikategorikan sebagai hal yang bid’ah. Apalagi kalua terkait dengan sesuatu yang memang sudah dianjurkan oleh nabi pastilah jika dijalankan akan jauh lebih baik.

Puasa Atafah sebagaimana disebutkan di ats adalah salah satu yang dianjurkan oleh rasulullah saw dan  bagi siapapun yang mau menjjalankannya pasti akan mendapatkan pahalanya. Untuk itu sebagai hamba Allah yang taat sekiranya kita tidak ada halangan yang memberatkan, sebaiknya kita menjalani puasa Arafah etrsebut dengan penuh ketulusan, Insyaallah kita akan mendapatkan kabaikannya, baik yang dapat kitarasakan secara langsung meuapun yang tidak langsung.

Kita juga dapat memerintahkan dnegan cara yang baik epada keluarga kita, termasuk anak anak kita yang masih kecil agar menjadi terbiasaa, namun kita memang tidka boleh memaksa mereka, melainkan hanya mengajurkan semata. Seroang anak biasnaya akan menjadi terbiasa  apabla sejak kecil sudah dibiasakan untuk menjalani hal hal baik , tetapi mereka akan sangat sult jika kta membiarkannya tanpa ada pembisaan dan pada saatnya kita pasti akan menyesal dan  merasaa berdosa karena tidak mampu mendidik mereka dnegna baik.

Untuk itu sejk saat ini mari kita biasakan mereka untuk menggikuti jejak kita dan kita berikan keteldanana yang baik sehingga pada saat mereka menjadi besar nanti sudah akan dengan sendirinya terbiasa dan akan menjalankannya tanpa harus kita wajibkan atau kita paks menjalankannya. Barngkali itulah yang saat ini banyak disebut sebagai Pendidikan karakter, yakni penanaman nilai kebjaikan dengan membiasakan sejak kecil dan sekligus diberikan keteladanannya. Semoga kita mampu menjalankan puasa arafah tersebut dan mengajak keluarga kita, amin,

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.