SELAMAT JALAN MBAH MUN

Rasanya belum percaya saat mendengar kabar wafatnya mbah maimun Zubair, seorang ulama kharismatik asal  Sarang Rembang, namun semakin kita tidak mempercayainya, semakin gencar berita tentang kewafatannya, sehingga kita harus merelakan dan mendoakannya semoga husnul khotimah, diampuni segala dosa dan salahnya dan diterima semua amal baiknya, serta nantinya akan dimasukkan ke dalam surge Nya. Meskipun kita sangat yain bahwa beliau akan dimaafkaan seluruh salah dan dosanya, dan dimasukkan ke dalam surge, namun sebagai santri dan umat muslim tentu kita wajib mendoakan yang terbaik untuk beliau.

Saat endengar mabh Mun akana menunaikan ibadah haji tahun ini saja rasanya kita sudaha sangat khawatit=r karena kesehatan dan kondisinya memanag sudah snagat lemah sehingga harus digendong, bahkan kemudian saat kita menyaksikan video beliau diberikan  kekhususan untuk mencium hajar Aswad kita juga snagat trenyuh, dan kita selalu mendoakan beliau akan sehat sehingga akan mampu menikmati ibadah haji tahun ini. Namun ternyata Allah swt berkehendak lain dan Selasa lkemarin beliau dipanggil oleh Allah swt untuk menghadap Nya.

Selamat jalan mbah Mun. Mungkin itulah jalan terbaik untuk beliau karena usianya yang sudah sangat sepuh tetapi masih sangat energik, terutama  saat bela=iau sehat dan ketika memberikan wejangan seolah tidka mempunyai rasa capek dan suaranya juga masih cantas. Kita smeua memang merasakan kehilangan seornag ulama besar, namun apa boleh buat karean smeua adalah atas kehendak Nyaa dan kita sebagai manusia tidka mungkin mampu berbuat sesuatu terkecuali hanya berdoa semoga semuanya akan menjadi baik.

Jasa mbah Mun begitu besar bagi umat islam di Indonesia, para santrinya juga sudah menyebar ke seluruh pelosok tanah air, bahkan banyak yang di luar negeri. Kenangan manis Bersama beliau tentu sudah dirasakan oleh banyak orang, karena beliau memang selalu berpikir optimis dan mendoakan yang terbaik. Perjuangan beliau melalui partai politik Islam juga begitu banyak dan bepengaruh besar terhadap umat muslim di Indonesia, namun dmeikian beliau tetaplah seorang ulama yang tetap tawadlu’ walaupun banyak pejabat yang sering sowan kepada beliau.

Kita smeua tentu juga sangat sedih karena  seorang ulama besar dana berpengaruh telah dipanggil oleh Allah swt.  Kita tahu bahwa jika Allah ingin memanggil hamba Nya tentu aka nada konsekwensi setelahnya, dan kita berdoa smeoga setelah kepergian beliau kita akan tetap tenang dan mampu meneruskan cita cita dan perjuangan beliau untuk tetap menjadikan Islam sebagai pegangan kita dalam melangkah, baik dalam bidang Pendidikan ataupun lainnya.

Kita berdoa jangan sampai ini merupakan awal dari diambilnya ilmu pengetahuan di dunia ini  oleh Allah swt. Memang kita jga kehildnagan, namun semoaga saja tidak kehilangan banyak sehingga kita masih mampu untuk berpegang kepada  ulama lainnya yang masih ada. Kita menyadari bahwa ulam sepuh dinnegi ini memang sudah langka dan mbah Mun merupakan salah satu diantara yang langka tersebut, untuk itu mari kita selalu berdioa kepada Allah agar kita masih tetap dilindungi Nya dan selalu diberikan bimbingan Nya, meskipun  ulama besar Sudha dipanggil Nya.

Kita tentu juga menyadari kalua wafatnya beliau tersbeut diiringi oleh air mata kesedihan yang dating dari keluarga dan para snatri beliau, namun itu semua hanyalah merupakan buikti kecintaan keluarga dan santri kepada beliau, bukan karena yang lain. Merka juga pastinya akan selalu membacakan doa kepada beliau setiap hainya hingga sampai tujuh hari bahkan mungkin  sampai lebih lama lagi. Tradisi snatri biasnaya akan selalu mengenang ulama dan kiyainya sedemikian rupa sehingga meskipun sudah wafat beberapa hari bahkan beberapa minggu , tetap saja  mereka masih berduka.

Kita sebagia umat muslim yang meskipun tidak pernah nyatri di sarang atau bukan adanya hubungan kekeluargaan, namun kita juga dapat merasakan betapa kita kehilangan orang yang sangat baik dan tentu dikasihi oleh Allah swt. Sebagai manusia biasan mbah Mun tentu juga mempunyai salah dan kekurangan  dalam hubungannya dnegan umat manusia, namun kita yakin smeua salah tersbeut sudah dimaafkan oleh manusia karena melihat kebaikan beliau.

Mari kita kenang  seluruh kebaikan beliau, baik dalam hubungannya dnegan persoalan pribadi maupun  social dan juga organisasi. Kita yakin bahwa  selalu ada kebaikan dalam setiap hubungan yang eliau jalin selama ini. Mari jadikan kebiasan beliau yang baik tersbeut kita teladani dan usahakan agar kita smeua mampu untulk mengikuti  perilau beliau sehingga  ada manfaat yang dapat kita petik dari perjalanan hidup beliau.  Pada setiap kematian itu  pasti ada teladan yang dapat kita ambil apalagi kalua yang wafat itu seorang haba Allah yang salih pasti ada banyak pengalaman yang dapat ditularkan kepada umat manusia.

Kita juga yakin bahwa mbah Mun adalah seorang ulama saat yang yang terbaik. Dan dengan mengacu kepada tanda orang baik ialah  pada saat lahir orang orang lain di sekitarnya bergembira  dan dia sendiri menangis. Namun sebaliknya pada saat wafat dirinya sendiri tersenyum Bahagia,  namun orang lain di sekitarnya justru malah menangis. Itulah kenyataan yang dapat kita saksikan, dan tidka ada yang mampu menolaknya. Mbah Mun memang sudah pergi menghadap kepada Tuhannya dengan senyum lebar dan pebuh harapan  akan nikmat dan surge Nya, namun kenangan dengan beliau dalam banyak kesempatan tentu tidak akan hilang begitu saja.

Untuk itu sekali lagi kita ucapkan selamat jalan mbah Mun semoga  Tuhan akan membahagiakanmu dan  segala nikmat yang dijanjikanNya  akan segera kau rasakan dan buktikan. Kami smeua  sangat kehilangan namun kami sudah merelakan mua dan  kami pun pada saatnya juga pasti akan menysulmu kiyai. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.