RAMADLAN, BULAN DITURUNKANNYA ALQURAN

Semua umat muslim mengetahui  dan meyakini baha bulan suci Ramadlan merupakan bulan yang sangat mulia, karena di dalamnya ada diturunkan kitab suci bagi umat muslim, yakni alquran. Bukan ramdalan ini juga dikenal sebagai bulan penuh rahamat, bulan ampunan dan bahkan bulan dibebaskannya umat muslim dari api neraka. Sungguh banyak sebuatamn untuk bulan ini, dan semuanya bermuara kapada kebaikannya. Beramala baik di dalamnya juga akan diberikan pahala yang berlipat ganda dibandingkan dengan bulan selainnya.

Belum lagi kalau mengingat bahwa bulan ini ada satu malam yang nilai kebaikannya melebihi  seribu bulan atau sekitar delapan puluh tiga tahun lebih, tentu semakin menambah bobot bulan ini sebagai bulan istimewa. Alquran sendiri merupakan kitab suci bagi umat muslim dan merupakan pedoman bagi seluruh kehidupannya di dunia hingga sampai akhirat. Karena itu menjadi sangat urgen untuk menjdaikan alquran sebagai kitab bacaan yang harus juga dipahami agar dapat memedomaninya dalam kehidupan ini.

Kalau para Nabi zaman dahulu dibekali dengan mukjizat yang berupa keistimewaan yang kasat mata untuk mengalahkan para lawan lawan dan orang orang yang mengingkari para Nabi etrsebut, seperti saat nabi Musa diberikan tongkat yang dapat menjadi ular dan mengalahkan serta memakan smeua ular sihir para pembela Fairaun dan juga dapat dipukulna laut  dan airnya  menjadi jalan, serta tangannya yang dimasukkan ke dalam ketiak lagsung berubah menjadi bersinar putih dan lainnya.

Lalu mukjizat nabi isa juga diberikan kemampuan untuk menyembuhkan penyakit yang tidak dapat disembuhkan seperti belang yang dnegan mudahnya dapat dijhilangkan, lalu juga  menghidupkan orang yang sudah meninggal. Juga mukjizat nabi Dawud yang mampu melemaskan besi dengan hanya disentuh oleh tangannya dan masih banyak lagi mukjizat yang diberikan kepada para Nabi untuk memberikan bukti kebenaran atas ajakannya untuk menyembah Allah swt.

Na, lain dengan nabi Muhammad saw yang diberikan mukjizat berupa alquran. Walaupun pada awalnya banyak yang belum mengetahui keistimewaan alquran, namun seiring dnegan berjalannya waktu  aklhirnya terbukti banyak hal yang menujukkaan kehebatannya. Banyak buktui ilmiah yang membenarkan klaim alquran yang dahulu didustakan. Secara nalar sendiri sesungguhnya di dalam alquiran sudah dapat dijadikan sebagai alaasan bahwa alquran itu luar biasa karena informssi begitu banyak dan tidak ada yang tump[ang tindih serta semuanya masuk di akal.

Dahulu orang dengan mudahnya  memustakhilkan  kemungkina manusia  mampu neik ke bulan, tetapi setelah ada orang yang mampu ke sana, lalu ternyata alquran sudah emmberikan isyaratnya bahwa itu sangat mungkin terjadi. Bahkan akhir akhir ini ada peneliotian yang telah terbukti dengan hanya mendengarkan ayat ayat alquran akan mampu mematikan sel sel kangker yang sangat ganas, sebelumnya juga  seorang sarjana Perancis telah membuktikan bahwa alquran itu sesuaid engan sains modern dan masih banyak lagi p[embuktian atas kemukjizatan alquran.

Kita juga dapat membuktikan bahwa dengan selalu membaca alquran, hati akan terasa tenteram dan nyaman. Lalu  bukti apalagi yang akan didustakan oleh mereka yang selalu mengingkarinya. Sebagai seorang mukmin kita sudah cukup kuat meyakininya, dan bahkan semakin hari semakin bertambah yakin dengan berbagai penemuan ilmiah alquran yang sangat luar biasa. Bulan ini merupakan bulan dimana alquran diturunkan oleh Allah kepada umat manusia melalui nabi Muhammad saw dan melalui perantara malaikat Jibril.

Sebagai umat muslim yang taat dan tahu diri sudah menjadi keharusan bagi kita untuk memperingatinya sebagai sebuah moment yang sangat luar biasa, sekaligus juga bulannya yang begitu luar biasa pula.  Seluruh umat muslim di dunia memuliakan ramadaln dengan berpuasa di dalamnya dan memperbanyak perbuatan baik serta menolong sesamanya.  Seharusnya pula kita akan menjadikannya sebagai sesuatu yang tidak akan pernah terlupakan, baik karena kita mempunyai ikatan yang sangat kuat dengan ramadlan maupun karena kita memang mencintai alquran sebagai kitab yang harus dihormati dan dikaji.

Menurut riwayat memang persoalan kapannya alquran diturunkan ada sedikit perbedaan karena memang alquran hanya memberikan petunjuk bahwa alquran itu diturunkan pada malam lailatur qadar, dan sebagaimana  riwayat yang ada bahwa lalilatul qadar tersbeut diberikan  hanya pada bulan ramdalan. Ayat lainnya juga mengisyaratkan bahwa bukan ramadlan merupakan bulan diturunkannya alquran yang menjadi petunjuka bagi manusia  dan sebagai pembeda  antara yang benar dan yang batil.

Mayoritas ulama sepakat bahwa  alquran tersebut diturunkannya untuk pertama kalinya pada malam tujuh belas Ramadlan, tepat persis seperti peristiwa perang besar dalam islam yakni perang badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadlan. Namun petunjuk itu itu hanya dipahami dari bunyi aayat yang maksudnya seperti itu. Lalu muncul pendapat lainnya yang didukung juga oleh riwayat bahwa ada  informasi bahwa alquran itu diturunkan pada malam tanggal 24 Ramadlan, dan ini juga dikuatkan oleh riwayat lainnya baha lailatul qadar itu akan terjadi di sepluh terakhir bulan ramadlan.

Jika alquran diturunkan pada malam tujuh belas, lalu bagaimana informasi bahwa alquran itu diturunkan pada malam lailatur qadar? Tetapi memang ulama yang menyatakan dmeikian kemudian mempunyai pendapat bahwa khusus pada saat diturnkannya alquran tersebut, lailatul qadar memang diturunkan pada malam tujuh belas. Namun sekali lagi ini hanya  perkiraan dan tidak ada dalil yang kuat menyatakan dan emndukung hal tersebut. Untuk itu bagi mereka yang berpandangan bahwa alquran itu diturunkan pada malam 24 ramnadlan juga harus dihargai, dan tidka boleh dijibirkan atau bahkan disalahkan.

Justru yang terpenting ialah bagaimana kita menghargai alquran sebagia kitab suci kita yang harus kita kaji terus dan pahami hingga apapun dapat dilandasi dnegan  ayat ayat yang relevan dan benar pemahamannya. Demikian pula dengan bulannya, yakni ramadalan yang juga harus kita hargai sebagai bulan suci yang menawarkan banyak kebaikan, termasuk rahmat, ampunan dan juga pelipat gandaan pahala.

Secara khusus nabi Muhammad saw juga pernah mengajarkan doa  di bulan ramadalan dengan maksud mendaptkan ampunan dari Allah swt, yakni doa yang berbunyai “wahai Allah sesunggunya Engkau Maha Pengampun,  yang snagat menyukai  ampunan, maka ampunilah  diriku”. Tentu juga dngan  doa lainnya yang banyak diriwayatkan oleh para imam hadis. Intinya  agar kita selalu berdoa memohon kepada Allah agar kita diberikan karunia, kenikmatan, ampunan dan keluasan ilmu dan rizki serta  kesehatan dan  ketetapan iman.

Di bulan ramadlan ini pula kita juga diajari selalu untuk menjaga lisan kita, tidak berdusta, tidak menyakiti pihak lain, tidak beersumpah palsu, tidak melakukan perbuatan halal tetapi dibenci banyak orang dan  tidak melakukan kemaksiatan lainnya. Dengan menjalankan  apa yang diperintahkan oleh Nabi tersebut, hakekatnya kita juga sudah menghormati bulan suci ramadlan tersebut. Dan tentu akan jauh lebih bagus jika kita juga melakukan berbagai aktifitas  positif lainnya sehingga ramadlan memang ebnar benar hidup dan semarak.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.